@gsan wrote:Terlepas dari segi teknis proyek CDMA di Jogja.....
Tetapi lebih mengarah ke bagian politik ......
Proyek CDMA di jogja seharga Rp 17 M sedang mengalami kasus dan akhirnya akan dibatalkan. Hal ini dikarenakan masalah klasik yang selalu menyelimuti dunia politik kita yaitu setiap proyek memberikan kesempatan bagi pihak bersangkutan melakukan korupsi. Betul, ada korupsi di balik proyek CDMA Jogja. Ini dilakukan oleh Sekda DIY.
Sungguh memalukan..... Mau jadi apa dunia kita jika korupsi selalu ada....
Bisa dilihat di koran2 Jogja masalah ini.....
Betul, 17M hampir digunakan untuk foya-foya (beli mobil mewah dsb) hehehe.. gak ada hasilnya
CDMA di jogja sudah ada flexy, kenapa harus buat lagi .. heran gw.
Menurut saya lebih baik uang segitu besar di gunakan untuk bidang pendidikan...
Contohnya yang masih berkaitan dengan teknologi yakni memperbaiki infrastruktur jaringan informasi (internet) sekolah-sekolah/perguruan tinggi dan pemerintah. Masih sesuai dengan angan angan Sultan DIY untuk menuju e-goverment.
Dengan teknologi wifi/wimax, yang dengan biaya relatif lebih murah dapat dijangkau oleh semua instansi pendidikan dan kampus kampus. Bisa dihubungkan ke situs pemerintah dst.. dan bisa dinikmati masyarakat banyak (misalnya dengan mendirikan hotspot di daerah masing masing).... gak sampe belasan M membuat infrastruktur tersebut.