Comments on: Tutorial Watarasebashi #11 – Konsonan bersuara pada kata gabungan http://www.yumeko.web.id/2008/07/15/tutorial-watarasebashi-11-konsonan-bersuara-pada-kata-gabungan/ Belajar budaya dan bahasa Jepang bersama Thu, 06 Jan 2011 13:02:39 +0000 http://wordpress.org/?v=2.9.2 hourly 1 By: Yumeko » Blog Archive » Berbagai cara untuk mengatakan “orang” di bahasa Jepang (1) http://www.yumeko.web.id/2008/07/15/tutorial-watarasebashi-11-konsonan-bersuara-pada-kata-gabungan/#comment-2338 Yumeko » Blog Archive » Berbagai cara untuk mengatakan “orang” di bahasa Jepang (1) Tue, 01 Dec 2009 14:03:38 +0000 http://www.yumeko.web.id/?p=133#comment-2338 [...] tsuribito (釣り人, pemancing) = orang yang memancing Sampingan: Penyuaraan konsonan pada kata gabungan [...] [...] tsuribito (釣り人, pemancing) = orang yang memancing Sampingan: Penyuaraan konsonan pada kata gabungan [...]

]]>
By: Kanjiku – Mata (目) dan mulut (口) « laruku Blog http://www.yumeko.web.id/2008/07/15/tutorial-watarasebashi-11-konsonan-bersuara-pada-kata-gabungan/#comment-2055 Kanjiku – Mata (目) dan mulut (口) « laruku Blog Wed, 07 Oct 2009 06:08:29 +0000 http://www.yumeko.web.id/?p=133#comment-2055 [...] Kedua kanji tersebut digunakan di nama-nama misalnya 夏目漱石 (Natsume Souseki) sang novelis terkenal dan 山口 (Yamaguchi) yaitu salah satu prefektur di Jepang. Sampingan: Kenapa kuchi menjadi guchi? [...] [...] Kedua kanji tersebut digunakan di nama-nama misalnya 夏目漱石 (Natsume Souseki) sang novelis terkenal dan 山口 (Yamaguchi) yaitu salah satu prefektur di Jepang. Sampingan: Kenapa kuchi menjadi guchi? [...]

]]>
By: Yumeko » Blog Archive » Toori: jalan dan sejalan http://www.yumeko.web.id/2008/07/15/tutorial-watarasebashi-11-konsonan-bersuara-pada-kata-gabungan/#comment-1854 Yumeko » Blog Archive » Toori: jalan dan sejalan Thu, 27 Aug 2009 00:07:07 +0000 http://www.yumeko.web.id/?p=133#comment-1854 [...] toori langsung mengikuti nama atau verba, maka suaranya berubah menjadi doori. Artinya tetap sama, bisa “jalan” maupun “sejalan”. [...] [...] toori langsung mengikuti nama atau verba, maka suaranya berubah menjadi doori. Artinya tetap sama, bisa “jalan” maupun “sejalan”. [...]

]]>