Comments on: Tutorial Watarasebashi #25 – Penggunaan partikel topik dengan verba dan konsep kala taklampau http://www.yumeko.web.id/2008/11/08/tutorial-watarasebashi-25-penggunaan-partikel-topik-dengan-verba-dan-konsep-kala-taklampau/ Belajar budaya dan bahasa Jepang bersama Thu, 06 Jan 2011 13:02:39 +0000 http://wordpress.org/?v=2.9.2 hourly 1 By: yayat http://www.yumeko.web.id/2008/11/08/tutorial-watarasebashi-25-penggunaan-partikel-topik-dengan-verba-dan-konsep-kala-taklampau/#comment-2260 yayat Fri, 13 Nov 2009 13:35:18 +0000 http://www.yumeko.web.id/?p=219#comment-2260 agro-sensei, Hajimemashite. Yayat desu. Sebenarnya saya sedang mencari artikel mengenai "N-suru", kemudian saya menemukan blog ini. Saya belajar banyak dari sini. Minna ni shoukai shimashita. Hontouni tasukarimashita. Yoroshikereba N Suru no koto wo oshiete itadakimasen ka. Yoroshiku onegaishimasu. agro-sensei,
Hajimemashite. Yayat desu. Sebenarnya saya sedang mencari artikel mengenai “N-suru”, kemudian saya menemukan blog ini. Saya belajar banyak dari sini. Minna ni shoukai shimashita. Hontouni tasukarimashita. Yoroshikereba N Suru no koto wo oshiete itadakimasen ka.
Yoroshiku onegaishimasu.

]]>
By: Agro Rachmatullah http://www.yumeko.web.id/2008/11/08/tutorial-watarasebashi-25-penggunaan-partikel-topik-dengan-verba-dan-konsep-kala-taklampau/#comment-2073 Agro Rachmatullah Thu, 08 Oct 2009 16:46:22 +0000 http://www.yumeko.web.id/?p=219#comment-2073 @Yuitomodachi-san Iya waktu itu sempet vakum jadi kehilangan momentumnya. Rencananya kapan2 mau buat silabel terus lanjut lagi, jadi walaupun vakum tinggal lanjut dari silabelnya aja :) @Yuitomodachi-san

Iya waktu itu sempet vakum jadi kehilangan momentumnya. Rencananya kapan2 mau buat silabel terus lanjut lagi, jadi walaupun vakum tinggal lanjut dari silabelnya aja :)

]]>
By: Yuitomodachi http://www.yumeko.web.id/2008/11/08/tutorial-watarasebashi-25-penggunaan-partikel-topik-dengan-verba-dan-konsep-kala-taklampau/#comment-2072 Yuitomodachi Thu, 08 Oct 2009 15:22:56 +0000 http://www.yumeko.web.id/?p=219#comment-2072 Agro Sensei,kono blog wa subarashii'n desu.. Demo doushite kono watarasebashi no tutorial wa tsuzukanai? Boku wa matteru kara.. Hehehe.. Agro Sensei,kono blog wa subarashii’n desu.. Demo doushite kono watarasebashi no tutorial wa tsuzukanai? Boku wa matteru kara.. Hehehe..

]]>
By: Agro Rachmatullah http://www.yumeko.web.id/2008/11/08/tutorial-watarasebashi-25-penggunaan-partikel-topik-dengan-verba-dan-konsep-kala-taklampau/#comment-1093 Agro Rachmatullah Wed, 22 Apr 2009 09:22:27 +0000 http://www.yumeko.web.id/?p=219#comment-1093 @Nisa-san Pengamatan yang sangat tajam. Iya, memang sebetulnya bentuk tak lampau (気がする, 思う, dsb) juga bisa menyatakan pikiran atau perasaan pembicara saat ini (berarti kasus tersebut tidak dibahas di artikel ini ya...). Untuk 気がする, memang yang lebih umum adalah menggunakan する dan bukan している. Namun secara teknis している juga bisa digunakan, coba cari di google misalnya. Kalau pertanyaannya 'kenapa yang umum digunakan bentuk taklampau, bukannya bentuk ている?', sayang sekali jawaban terbaik saya hanyalah: 'memang pada kenyataannya yang biasa seperti itu'. Tapi kalau boleh menebak (ingat, hanya tebakan saya), saya rasa mungkin karena mengatakan する lebih praktis daripada している. Mungkin ini juga alasannya mengatakan 。。。と思う lebih umum daripada 。。。と思っている hehe. Penjelasan tata bahasa pada umumnya berusaha mengcover penggunaan untuk kasus umum. Namun kalau kita menjumpai kasus-kasus spesifik yang tata bahasanya tidak sesuai dengan cara berpikir kita orang Indonesia (misal お腹がすいた (umumnya bukan すいている) dan 日本語がわかる (tidak pernah dengan を)), ingat-ingat saja bahwa 'keanehan' tersebut adalah bahasa Jepang yang benar dan berusahalah menirunya agar bahasa Jepang kita juga terdengar alami. @Nisa-san

Pengamatan yang sangat tajam. Iya, memang sebetulnya bentuk tak lampau (気がする, 思う, dsb) juga bisa menyatakan pikiran atau perasaan pembicara saat ini (berarti kasus tersebut tidak dibahas di artikel ini ya…).

Untuk 気がする, memang yang lebih umum adalah menggunakan する dan bukan している. Namun secara teknis している juga bisa digunakan, coba cari di google misalnya.

Kalau pertanyaannya ‘kenapa yang umum digunakan bentuk taklampau, bukannya bentuk ている?’, sayang sekali jawaban terbaik saya hanyalah: ‘memang pada kenyataannya yang biasa seperti itu’. Tapi kalau boleh menebak (ingat, hanya tebakan saya), saya rasa mungkin karena mengatakan する lebih praktis daripada している.

Mungkin ini juga alasannya mengatakan 。。。と思う lebih umum daripada 。。。と思っている hehe.

Penjelasan tata bahasa pada umumnya berusaha mengcover penggunaan untuk kasus umum. Namun kalau kita menjumpai kasus-kasus spesifik yang tata bahasanya tidak sesuai dengan cara berpikir kita orang Indonesia (misal お腹がすいた (umumnya bukan すいている) dan 日本語がわかる (tidak pernah dengan を)), ingat-ingat saja bahwa ‘keanehan’ tersebut adalah bahasa Jepang yang benar dan berusahalah menirunya agar bahasa Jepang kita juga terdengar alami.

]]>
By: Nisa http://www.yumeko.web.id/2008/11/08/tutorial-watarasebashi-25-penggunaan-partikel-topik-dengan-verba-dan-konsep-kala-taklampau/#comment-1071 Nisa Tue, 21 Apr 2009 13:06:47 +0000 http://www.yumeko.web.id/?p=219#comment-1071 Konnichiwa. Agro san, kuwashiku setsumei shite kurete, arigatou gozaimashita. Sekaligus sbgai pertanyaan tambahan, kalau tidak keberatan, sy ingin mengutip lirik lagu "doushite", sbb : 初めて出会った、その日から、君を知っていた気がしたんだ。 Di kalimat ini dipakai bentuk lampau krna memang yg ingin ditunjukkan adalah apa yg dirasakan pd waktu itu (lampau). Tapi klo merujuk ke kalimat seperti : おなかが空きました。 yang dipakai bentuk lampau, untuk menyatakan bhwa si pembicara merasa lapar skrng (karena perutnya dlm keadaan kosong saat ini). Yg ingin sy tnyakan adalah untuk kata kerja seperti :  気がする atau 感じがする knpa yg dipakai bentuk tak lampau untuk menunjukkan keadaan yg dirasakan oleh pembicara saat ini? contoh: ちょっと何か食べたい気がする apakah memang bentuk "te iru" memang tidak digunakan untuk kasus verba ini? Terima kasih untuk kesediaan waktunya. Arigatou gozaimasu. Konnichiwa.
Agro san, kuwashiku setsumei shite kurete, arigatou gozaimashita.

Sekaligus sbgai pertanyaan tambahan, kalau tidak keberatan, sy ingin mengutip lirik lagu “doushite”, sbb :
初めて出会った、その日から、君を知っていた気がしたんだ。
Di kalimat ini dipakai bentuk lampau krna memang yg ingin ditunjukkan adalah apa yg dirasakan pd waktu itu (lampau).
Tapi klo merujuk ke kalimat seperti :
おなかが空きました。
yang dipakai bentuk lampau, untuk menyatakan bhwa si pembicara merasa lapar skrng (karena perutnya dlm keadaan kosong saat ini).

Yg ingin sy tnyakan adalah untuk kata kerja seperti : 
気がする atau 感じがする
knpa yg dipakai bentuk tak lampau untuk menunjukkan keadaan yg dirasakan oleh pembicara saat ini?
contoh:
ちょっと何か食べたい気がする
apakah memang bentuk “te iru” memang tidak digunakan untuk kasus verba ini?

Terima kasih untuk kesediaan waktunya.
Arigatou gozaimasu.

]]>
By: Agro Rachmatullah http://www.yumeko.web.id/2008/11/08/tutorial-watarasebashi-25-penggunaan-partikel-topik-dengan-verba-dan-konsep-kala-taklampau/#comment-627 Agro Rachmatullah Mon, 06 Apr 2009 11:40:01 +0000 http://www.yumeko.web.id/?p=219#comment-627 @Nisa-san はじめまして! Iya, betul sekali bahwa -te iru juga bisa sebagai petunjuk kegiatan yg dilakukan berulang-ulang. Pengamatan yang sangat baik! Oleh karenanya, kedua contoh kalimat yang Nisa-san berikan sama-sama bisa digunakan dan artinya sama. Sebagai pendukung statistiknya untuk lebih meyakinkan diri, tadi saya cari di google dan terdapat 498 <a href="http://www.google.co.jp/search?q=%22%E6%AF%8E%E6%97%A5%E3%82%B8%E3%83%A7%E3%82%AE%E3%83%B3%E3%82%B0%E3%82%92%E3%81%99%E3%82%8B%22&lr=lang_ja&ie=utf-8&oe=utf-8&aq=t&rls=org.mozilla:ja:official&client=firefox-a" rel="nofollow">kalimat pertama</a> dan 597 <a href="http://www.google.co.jp/search?q=%22%E6%AF%8E%E6%97%A5%E3%82%B8%E3%83%A7%E3%82%AE%E3%83%B3%E3%82%B0%E3%82%92%E3%81%97%E3%81%A6%E3%81%84%E3%82%8B%22&lr=lang_ja&ie=utf-8&oe=utf-8&aq=t&rls=org.mozilla:ja:official&client=firefox-a" rel="nofollow">kalimat kedua</a>. Jadi keduanya memang sama2 umum dipakai :) Bedanya? Ya, hanya beda di "feeling" saja. Kalau di kalimat pertama, "rutinitasnya" bersifat implisit dan kita bisa tahu itu rutin karena ada kata 毎日. Kalau 毎日nya diganti 明日 misalnya, otomatis arti する bukan lagi "rutinitas" tapi menjadi "masa depan" (saya akan jogging besok). Jadi kalau pakai する semuanya sangat tergantung konteks. Di lain pihak, dengan kalimat kedua "rutinitasnya" bersifat explisit karena terpatri pada bentuk -te iru tersebut. Kalau 毎日-nya dibuang pun kita bisa tahu bahwa maksudnya rutinitas. Sedangkan kalau di kalimat pertama 毎日-nya dihilangkan, kalimatnya jadi ambigu (bisa rutinitas, bisa masa depan) Jadi kesimpulannya hanya beda di "feeling"-nya saja sedangkan maksudnya sama. Semoga penjelasannya membantu ^^. @Nisa-san

はじめまして!

Iya, betul sekali bahwa -te iru juga bisa sebagai petunjuk kegiatan yg dilakukan berulang-ulang. Pengamatan yang sangat baik!

Oleh karenanya, kedua contoh kalimat yang Nisa-san berikan sama-sama bisa digunakan dan artinya sama. Sebagai pendukung statistiknya untuk lebih meyakinkan diri, tadi saya cari di google dan terdapat 498 kalimat pertama dan 597 kalimat kedua. Jadi keduanya memang sama2 umum dipakai :)

Bedanya? Ya, hanya beda di “feeling” saja. Kalau di kalimat pertama, “rutinitasnya” bersifat implisit dan kita bisa tahu itu rutin karena ada kata 毎日. Kalau 毎日nya diganti 明日 misalnya, otomatis arti する bukan lagi “rutinitas” tapi menjadi “masa depan” (saya akan jogging besok). Jadi kalau pakai する semuanya sangat tergantung konteks.

Di lain pihak, dengan kalimat kedua “rutinitasnya” bersifat explisit karena terpatri pada bentuk -te iru tersebut. Kalau 毎日-nya dibuang pun kita bisa tahu bahwa maksudnya rutinitas. Sedangkan kalau di kalimat pertama 毎日-nya dihilangkan, kalimatnya jadi ambigu (bisa rutinitas, bisa masa depan)

Jadi kesimpulannya hanya beda di “feeling”-nya saja sedangkan maksudnya sama. Semoga penjelasannya membantu ^^.

]]>
By: Nisa http://www.yumeko.web.id/2008/11/08/tutorial-watarasebashi-25-penggunaan-partikel-topik-dengan-verba-dan-konsep-kala-taklampau/#comment-626 Nisa Mon, 06 Apr 2009 10:43:10 +0000 http://www.yumeko.web.id/?p=219#comment-626 Konnichiwa. Hajimemashite, Jkt no Nisa desu. Maaf sy baru baca watarasebashi #25 ini, ada yg ingin sy tnyakan. Klo sy tidak salah, bentuk "te iru" juga bisa sebagai petunjuk kegiatan yg dilakukan berulang-ulang. Jadi fungsinya sama dengan verba tak lampau yg menunjukkan rutinitas. Apakah ada bedanya dua kalimat dibwh ini: 毎日ジョギングをする  VS  毎日ジョギングをしている Mohon penjelasannya. Arigatou gozaimasu. Konnichiwa. Hajimemashite, Jkt no Nisa desu.
Maaf sy baru baca watarasebashi #25 ini, ada yg ingin sy tnyakan. Klo sy tidak salah, bentuk “te iru” juga bisa sebagai petunjuk kegiatan yg dilakukan berulang-ulang. Jadi fungsinya sama dengan verba tak lampau yg menunjukkan rutinitas.
Apakah ada bedanya dua kalimat dibwh ini:
毎日ジョギングをする  VS  毎日ジョギングをしている

Mohon penjelasannya.
Arigatou gozaimasu.

]]>
By: Agro Rachmatullah http://www.yumeko.web.id/2008/11/08/tutorial-watarasebashi-25-penggunaan-partikel-topik-dengan-verba-dan-konsep-kala-taklampau/#comment-548 Agro Rachmatullah Sat, 21 Mar 2009 02:56:04 +0000 http://www.yumeko.web.id/?p=219#comment-548 Silahkan download file mentah EDICT, daftar katanya sangatlah lengkap: http://ftp.monash.edu.au/pub/nihongo/edict.zip Ini dokumentasinya: http://www.csse.monash.edu.au/~jwb/edict_doc.html Silahkan download file mentah EDICT, daftar katanya sangatlah lengkap:

http://ftp.monash.edu.au/pub/nihongo/edict.zip

Ini dokumentasinya: http://www.csse.monash.edu.au/~jwb/edict_doc.html

]]>
By: eka yuvani http://www.yumeko.web.id/2008/11/08/tutorial-watarasebashi-25-penggunaan-partikel-topik-dengan-verba-dan-konsep-kala-taklampau/#comment-545 eka yuvani Fri, 20 Mar 2009 13:39:03 +0000 http://www.yumeko.web.id/?p=219#comment-545 kirim kosa kata jepang yang lebih banyak lagi ke email aq ya.. eka.yuvani@gmail.com kirim kosa kata jepang yang lebih banyak lagi ke email aq ya..
eka.yuvani@gmail.com

]]>
By: Agro Rachmatullah http://www.yumeko.web.id/2008/11/08/tutorial-watarasebashi-25-penggunaan-partikel-topik-dengan-verba-dan-konsep-kala-taklampau/#comment-254 Agro Rachmatullah Sat, 08 Nov 2008 22:39:33 +0000 http://www.yumeko.web.id/?p=219#comment-254 @akina_airi go-yukkuri douzo... :) @akina_airi

go-yukkuri douzo… :)

]]>