Yumeko » abe natsumi http://www.yumeko.web.id Belajar budaya dan bahasa Jepang bersama Tue, 16 Mar 2010 08:00:12 +0000 http://wordpress.org/?v=2.9.2 en hourly 1 Penggunaan berbagai kala verba dengan toki http://www.yumeko.web.id/2009/05/21/penggunaan-berbagai-kala-verba-dengan-toki/ http://www.yumeko.web.id/2009/05/21/penggunaan-berbagai-kala-verba-dengan-toki/#comments Thu, 21 May 2009 13:39:10 +0000 Agro Rachmatullah http://www.yumeko.web.id/?p=331 toki (時) adalah kata yang berarti “waktu” atau “saat”. Dia bisa digunakan untuk menyatakan kapan suatu aksi terjadi, seperti pada kalimat bahasa Indonesia “waktu aku sedang menonton TV, ada telepon.”

Jika digunakan dengan verba (misal “menonton” di contoh atas), secara umum verba yang mendahului toki bisa berada di bentuk taklampau, bentuk lampau, maupun berkelanjutan (-te iru). Masing-masing memiliki arti sendiri, namun semuanya menggunakan pola dasar berikut:

[klausa 1] toki, [klausa 2]

Arti dasarnya adalah klausa 2 terjadi pada waktu klausa 1 terjadi. Waktu tepatnya ditunjukkan dengan bentuk verba di klausa 1.

Dengan bentuk berkelanjutan

Dengan bentuk -te iru, toki menyatakan bahwa aksi di klausa 2 terjadi saat aksi di klausa 1 sedang berlangsung.

テレビを見ている時、電話が鳴った。
terebi o mite iru toki, denwa ga natta
Waktu aku sedang menonton TV, telepon berdering.

テレビ (terebi): TV
見る (miru): melihat
電話 (denwa): telepon
鳴る (naru): berbunyi, berdering, dsb.

両親が寝てる時、電話をする。
ryoushin ga neteru toki, denwa o suru
Saat orang tua sedang tidur, aku akan menelepon.

両親 (ryoushin): (kedua) orang tua
寝る (neru): tidur
電話 (denwa): telepon
する (suru): melakukan

Perhatikan bagaimana kala di akhir kalimat menunjukkan apakah kejadian menelepon sudah berlalu (lampau) atau belum.

Dengan bentuk taklampau

Jika bentuk taklampau digunakan, artinya aksi di klausa 2 terjadi sebelum aksi di klausa 1 terjadi/selesai. Perhatikan contoh berikut:

日本に行く時、辞書を買う。
nihon ni iku toki, jisho o kau
Saya akan membeli kamus (di tanah air) saat nanti pergi ke Jepang.

日本 (nihon): Jepang
行く (iku): pergi
辞書 (jisho): kamus
買う (kau): membeli

Pada contoh kalimat di atas, iku berada pada bentuk taklampau. Artinya, aksi “membeli” akan dilakukan sebelum aksi “pergi”. Perubahan kala di akhir kalimat tidak akan mengubah kenyataan bahwa aksi membeli dilakukan sebelum pergi:

日本に行く時、辞書を買った。
nihon ni iku toki, jisho o katta
Saya membeli kamus (di tanah air) waktu dulu pergi ke Jepang.

日本 (nihon): Jepang
行く (iku): pergi
辞書 (jisho): kamus
買う (kau): membeli

Dengan bentuk lampau

Dengan bentuk lampau, aksi di klausa 2 terjadi setelah aksi di klausa 1 selesai dilaksanakan.

日本に行った時、辞書を買う。
nihon ni itta toki, jisho o kau
Saya akan membeli kamus (di Jepang) saat nanti pergi ke Jepang.

日本 (nihon): Jepang
行く (iku): pergi
辞書 (jisho): kamus
買う (kau): membeli

Bisa dilihat bahwa aksi “membeli” baru akan dilakukan setelah aksi “pergi” selesai. Dengan kata lain, orangnya baru akan membeli setelah sampai Jepang. Ini karena iku (pergi) berada di bentuk lampaunya yaitu itta.

Kalimat keseluruhannya bisa berada di bentuk lampau, namun hal yang dijelaskan di atas tidak akan berubah:

日本に行った時、辞書を買った。
nihon ni itta toki, jisho o watta
Saya membeli kamus (di Jepang) waktu dulu pergi ke Jepang.

日本 (nihon): Jepang
行く (iku): pergi
辞書 (jisho): kamus
買う (kau): membeli

Penutup dan contoh lain

Karena pada dasarnya toki adalah nomina, dia bisa diikuti partikel misalnya ni dan wa.

Artikel ini akan diakhiri oleh beberapa contoh dari lagu. Perhatikan bentuk verba yang mendahului toki.

傷ついてるときも、笑っているときも、あなたの胸に咲く花になりたい [Koi no Hana
: | ]

kizutsuiteru toki mo, waratte iru toki mo, anata no mune ni saku hana ni naritai
Di saat kamu sedang terluka maupun di saat kamu sedang tertawa, aku ingin menjadi bunga yang mekar di hatimu.

傷つく (kizutsuku): terluka
笑う (warau): tertawa, tersenyum
あなた (anata): kamu
胸 (mune): hati, dada
咲く (saku): mekar
花 (hana): bunga
なる (naru): menjadi

明日の朝目が覚めた時には、美しくなってたらいいな [VERY BEAUTY
: | ]

asu no asa me ga sameta toki ni wa, utsukushiku nattetara ii na
Alangkah senangnya jika aku telah menjadi cantik waktu bangun besok pagi.

明日 (asu): besok (umumnya 明日 dibaca ashita)
朝 (asa): pagi
目が覚める (me ga sameru): bangun (lit: mata terbangun)
美しい (utsukushii): indah, cantik
なる (naru): menjadi
いい (ii): baik

Perhatikan bahwa di atas me ga sameta (bangun) adalah bentuk lampau, sebab orangnya tentunya baru bisa tahu apakah dia menjadi lebih cantik atau tidak setelah proses bangunnya selesai, bukan saat akan bangun.

]]>
http://www.yumeko.web.id/2009/05/21/penggunaan-berbagai-kala-verba-dengan-toki/feed/ 5
Tutorial Watarasebashi #21 – Latihan konjugasi dasar nomina dan adjektiva http://www.yumeko.web.id/2008/09/17/tutorial-watarasebashi-21-latihan-konjugasi-dasar-nomina-dan-adjektiva/ http://www.yumeko.web.id/2008/09/17/tutorial-watarasebashi-21-latihan-konjugasi-dasar-nomina-dan-adjektiva/#comments Wed, 17 Sep 2008 03:08:14 +0000 Agro Rachmatullah http://www.yumeko.web.id/?p=198 [Pada seri tutorial ini, kita akan belajar bahasa Jepang dari nol dengan menggunakan lagu Watarasebashi sebagai materinya. Karena pembahasan tiap episode dibangun dari pembahasan-pembahasan sebelumnya, saya menyarankan agar kamu mengikutinya dari episode pertama.]

Setelah mempelajari konjugasi dasar nomina dan adjektiva-na lalu adjektiva-i, sekarang saatnya untuk latihan. Untuk tiap soal akan diberikan kata yang harus kamu konjugasikan ke bentuk tertentu. Inilah contohnya:

道 (michi): jalan

michi → deklaratif
Jawaban: michi da [I WISH: | ]

Ingat, bentuk deklaratif adalah pernyataan yang sifatnya tegas, dan adjektiva-i tidak bisa ditempeli da tersebut.

Menghafal bentuk konjugasi yang banyak bisa jadi merupakan hal yang menantang. Namun semua soal di bab ini diambil dari lagu, jadi jika dirasa memudahkan hafalan kamu bisa mencoba mendengarnya digunakan pada lagu dengan mengklik simbol ♪.

悪い (warui): buruk (tidak baik)

warui → negatif

Jawaban: warukunai [22sai no Watashi: | ]

初めて (hajimete): (melakukan sesuatu) untuk pertama kali

hajimete → lampau

Jawaban: hajimete datta [Memory Seishun no Hikari: | ]

上手 (jouzu): mahir

jouzu → negatif

Jawaban: jouzu janai [Suna wo Kamu You ni...NAMIDA: | ]

寂しい (samishii): merasa sendiri/kesepian

samishii → negatif lampau

Jawaban: samishikunakatta [Furusato: | ]

いい (ii): baik, bagus

ii → lampau

Jawaban: yokatta (ingat, konjugasinya diturunkan dari yoi) [FIRST KISS: | ]

素敵 (suteki): indah, hebat, mengagumkan

suteki → deklaratif

Jawaban: suteki da [(judul dirahasiakan): | ]

うまい (umai): mahir

umai → negatif

Jawaban: umakunai [Furusato: | ]

Perhatikan bahwa jouzu pada soal sebelumnya dan umai pada soal ini sama-sama berarti “mahir”, namun yang satu adalah adjektiva-na dan yang lainnya adjektiva-i.

一人 (hitori): satu orang, sendiri

hitori → negatif lampau

Jawaban: hitori janakatta [Sakura no Hanabira-tachi: | ]

かっこいい (kakkoii): keren, berpenampilan baik

kakkoii → negatif

Jawaban: kakkoyokunai (konjugasinya juga diturunkan dari yoi) [HEY! Mirai: | ]

嬉しい (ureshii): senang

ureshii → lampau

Jawaban: ureshikatta [FIRST KISS: | ]

同じ (onaji): sama

onaji → deklaratif

Jawaban: onaji da [Never Forget: | ]

onaji bukan adjektiva-na maupun -i. Cara menggunakannya langsung menempel ke nominanya seperti onaji basho (tempat yang sama). Namun untuk konjugasi dia seperti adjektiva-na.

幸せ (shiawase): bahagia

shiawase → lampau

Jawaban: shiawase datta [AS FOR ONE DAY: | ]

淋しい (samishii): merasa sendiri/kesepian

samishii → lampau

Jawaban: samishikatta [100kai no Kiss: | ]

Perhatikan bahwa kanji untuk samishii yang digunakan pada soal ini berbeda dengan soal sebelumnya. Yang lebih umum dipakai adalah 寂.

無駄 (muda): tidak ada guna

muda → negatif

Jawaban: muda janai [Koi ING: | ]
]]>
http://www.yumeko.web.id/2008/09/17/tutorial-watarasebashi-21-latihan-konjugasi-dasar-nomina-dan-adjektiva/feed/ 0
Tutorial Watarasebashi #03 – Arah menulis bahasa Jepang http://www.yumeko.web.id/2008/06/12/tutorial-watarasebashi-03-arah-menulis-bahasa-jepang/ http://www.yumeko.web.id/2008/06/12/tutorial-watarasebashi-03-arah-menulis-bahasa-jepang/#comments Thu, 12 Jun 2008 06:55:53 +0000 Agro Rachmatullah http://www.yumeko.web.id/?p=72
Monumen Watarasebashi di dekat jembatan dan sungai Watarase
Monumen lagu Watarasebashi

[Pada seri tutorial ini, kita akan belajar bahasa Jepang dari nol dengan menggunakan lagu Watarasebashi sebagai materinya. Karena pembahasan tiap episode dibangun dari pembahasan-pembahasan sebelumnya, saya menyarankan agar kamu mengikutinya dari episode pertama.]

Lagu Watarasebashi merupakan hit dan membuat Jembatan Watarase terkenal. Atas permintaan banyak fans Moritaka, pemerintah setempat tahun 2007 lalu membangun monumen yang memuat lirik lagunya. Walaupun kecil, tapi biaya pembangunannya 3.150.000 Yen atau sekitar 275 juta Rupiah!

Kalau kamu berdiri di depan monumen granit itu, kamu bisa melihat liriknya sekaligus pemandangan indah jembatan yang melintasi sungainya. Terlebih lagi, ada sensor infra merah yang akan memutar lagu originalnya jika dia mendeteksi keberadaan orang di situ. Sensor dan pemutar lagunya dipasang di tiang listrik dan hanya bekerja dari jam 8 pagi sampai jam 8 malam. Jadi kalau kamu liburan ke Jepang dan berencana mencoba alatnya, jangan sampai ke sana di luar jam-jam tersebut!

Sistem menulis

Lirik Watarasebashi pada monumennya
Lirik lagunya, klik untuk memperbesar

Sekarang, kita akan menggunakan tulisan pada monumen tersebut untuk mengenal huruf Jepang dan sistem menulisnya. Tutorial ini akan menyertakan romaji yaitu bahasa Jepang yang ditulis dengan huruf latin, namun paling tidak kamu harus tahu gambaran umum tentang sistem menulis bahasa Jepang.

Arah menulis

Tategaki pada monumen Watarasebashi

Pada awalnya, bahasa Jepang ditulis secara vertikal yaitu dari atas ke bawah, dan kanan ke kiri. Sistem seperti ini disebut tategaki (縦書き) dan merupakan cara yang dipakai di monumen Watarasebashi tersebut (lihat gambar di atas).

Namun karena pengaruh dunia barat, pada era Meiji sistem menulis horizontal yang sama seperti pada bahasa Indonesia mulai digunakan. Sistem tulis mendatar ini disebut yokogaki (横書き). Contohnya adalah cover single Watarasebashi versi Moritaka Chisato di bawah ini:

Yokogaki pada cover single Watarasebashi

Cara mengingat mana yang mana cukup gampang. Tategaki dimulai dengan huruf t, jadi dia yang tegak atau vertikal.

Karena pemerintah memberi kebebasan, saat ini keduanya masih sama-sama bisa ditemui. Pada teks di internet, kita akan menemui yokogaki karena sistem komputer pada umumnya tidak mendukung tampilan tulisan vertikal. Kaligrafi sebagai seni tradisional menggunakan cara yang tradisional juga yaitu tategaki. Pada manga, yang digunakan umumnya adalah tategaki. Media lainnya seperti buku, majalah, dan koran akan menggunakan pilihannya masing-masing.

Episode ini akan diakhiri dengan kuis. Klik gambarnya untuk membuka versi besarnya, tulis jawabannya yaitu tategaki, yokogaki, atau mungkin jawaban lain (atau bisa cukup dipikirkan saja), lalu klik daerah abu-abu untuk memunculkan jawaban benarnya. Hati-hati, tidak semuanya semudah yang kamu kira :) .

Gambar Jawaban
Artikel Abe Natsumi di Wikipedia bahasa Jepang
Halaman Wikipedia bahasa Jepang tentang Abe Natsumi

Yokogaki, sebagaimana halaman Internet pada umumnya.

Suatu BBS bahasa Jepang
Suatu situs bulletin board

Tategaki! Situs tersebut menggunakan trik-trik HTML tertentu agar bisa tampil seperti itu. Kalau tertarik, coba saja kunjungi dan lihat kode HTML-nya.

Manga di majalah Yahoo! Japan Februari 2005
Manga dari majalah Yahoo! Japan Februari 2005

Ini manga tapi hampir semua tulisannya menggunakan yokogaki! Saya bisa menemukan 5 tategaki di situ, apa masih ada yang terlewat?

Suatu halaman majalah Bungei Shunjuu Mei 2005
Suatu halaman majalah Bungei Shunjuu Mei 2005

Campuran, ada tategakinya, ada juga yokogakinya.

Penjual makanan di festival
Penjual makanan di festival

Ini yang paling susah. Walaupun terlihat seperti yokogaki, sebetulnya itu adalah tategaki yang tiap kolomnya hanya terdiri dari satu huruf! Urutan membaca yang benar adalah カステラ (kasutera, nama makanan), bukan ラテスカ. Sebetulnya bisa juga dianggap sebagai yokogaki yang ditulis dari kanan ke kiri.

Berapa soal yang bisa kamu jawab dengan benar?

Di episode berikutnya kita akan melihat hiragana dan suara-suara yang ada di bahasa Jepang.

Sumber gambar luar: Wikipedia, encyclopedia idollica, Kofun moodys

]]>
http://www.yumeko.web.id/2008/06/12/tutorial-watarasebashi-03-arah-menulis-bahasa-jepang/feed/ 5
Tips dan trik menggunakan Input Method Editor (IME) bahasa Jepang di Windows XP – bagian 1 http://www.yumeko.web.id/2008/06/06/tips-dan-trik-menggunakan-input-method-editor-ime-bahasa-jepang-di-windows-xp-bagian-1/ http://www.yumeko.web.id/2008/06/06/tips-dan-trik-menggunakan-input-method-editor-ime-bahasa-jepang-di-windows-xp-bagian-1/#comments Fri, 06 Jun 2008 13:50:46 +0000 Agro Rachmatullah http://www.yumeko.web.id/?p=63 Menulis bahasa Jepang menggunakan Input Method Editor (IME) Windows XP

Pada artikel kemarin telah dibahas cara menginstall IME di Windows XP agar kamu bisa menulis huruf Jepang. Setelah mengetahui dasarnya, sekarang kita akan membahas kesalahan-kesalahan yang umum terjadi dan beberapa penggunaan lebih lanjutnya.

Artikel ini terutama ditujukan untuk mereka yang telah mengerti hiragana dan katakana, jadi kalau kamu sama sekali tidak mengerti apa yang dibicarakan, simpan saja dahulu untuk referensi di masa datang (karena kamu pasti membutuhkannya).

Menghindari kesalahan-kesalahan umum

Orang yang baru menggunakan IME, terutama orang yang juga baru belajar bahasa Jepang, akan sering melakukan beberapa kesalahan dasar pengetikan. Kesalahan-kesalahan tersebut berkaitan dengan partikel dan akan dibahas di sini. Kalau belum bisa membaca kanjinya, fokus saja pada hiragana yang sedang dibahas.

Pertama adalah mengenai partikel topik “wa”, misalnya pada kalimat “watashi wa takahashi to moushimasu” (nama saya Takahashi). Partikel tersebut memang bunyinya “wa”, namun dia ditulis dengan hiragana は (ha). Jadi saat menggunakan IME, jangan lupa untuk menulis “ha”.

Salah: 私わ高橋と申します
Benar: 私は高橋と申します

Kedua adalah partikel arah yang sering ditulis “e” menggunakan romaji, misalnya pada “yamaguchi e sayumi to iku” (pergi ke Yamaguchi bersama Sayumi). Partikel tersebut ditulis menggunakan hiragana へ (he). Saat menggunakan IME, jangan lupa untuk menulis “he”.

Salah: 山口えさゆみと行く
Benar: 山口へさゆみと行く

Ketiga adalah partikel objek langsung yang sering ditulis “o” menggunakan romaji, misalnya “purezento o risako ni ageru” (memberi hadiah ke Risako). Partikel tersebut sebetulnya menggunakan hiragana を (wo), jadi saat menggunakan IME jangan lupa untuk menulis “wo”.

Salah: プレゼントお梨沙子にあげる
Benar: プレゼントを梨沙子にあげる

n mati (ん)

Penulisan romaji seringkali menyebabkan ambigu pada huruf “n”. Sebagai contoh adalah “kinenbi”. Apakah maksudnya ki-nen-bi (hari perayaan) atau kin-en-bi (hari dilarang merokok)?

Pada kasus tersebut, IME akan menganggap kinenbi sebagai きねんび (ki-nen-bi). Untuk memaksa menulis “n” mati (ん) pada kasus-kasus ambigu tersebut, kita harus menulis n' atau nn. Jadi untuk menulis kin-en-bi (きんえんび), kita harus menulis kin'enbi atau kinnenbi.

Kita harus selalu hati-hati dengan masalah “n” tersebut. Sebagai contoh, misalnya kita ingin menulis hiragana dari nama seseorang yaitu “konno”. Kalau kita menuliskan persis konno, maka nn tersebut akan dianggap sebagai “n” mati dan hasilnya salah yaitu こんお (kon-o). Kita harus memasukkan kon'no atau konnno untuk mendapatkan tulisan yang benar yaitu こんの.

tsu kecil (っ)

“tsu” kecil digunakan untuk menggandakan konsonan misalnya pada なっち. Yang perlu diingat adalah IME Windows XP tidak akan menerima gaya penulisan “tch” misalnya “natchi”. Kita harus menulisnya sebagai “nacchi”.

Kana kecil lainnya

Beberapa kana selain “tsu” memiliki versi kecil seperti “yu” kecil (ゅ) dan “a” kecil (ぁ). Umumnya, mereka akan muncul sendiri saat kamu menuliskan romajinya. Sebagai contoh, kalau kamu menulis shashinshuu atau syashinsyuu maka otomatis akan muncul huruf-huruf kecilnya: しゃしんしゅう. Sebagai contoh lain, kalau kamu menulis fankurabu maka otomatis akan muncul “a” kecil: ファンクラブ

Tapi kalau kamu karena alasan yang aneh ingin menulis kana kecil pada kasus-kasus yang tidak wajar, misalnya ingin menulis “niinii” sebagai ニィニィ (katakana dengan dua buah “i” kecil), maka kamu bisa menulis “x” sebelum huruf yang ingin kamu kecilkan tersebut. Pada contoh tadi, caranya adalah dengan menulis nixinixi. Ingat, tidak semua kana memiliki versi kecil.

Tanda baca

Inilah beberapa tanda baca yang umum dan cara menulisnya menggunakan IME:

Simbol Cara menulis
Titik Jepang 。 . (titik)
Koma Jepang 、 , (koma)
Tanda “atau”/spasi katakana ・ / (garis miring kanan)
Tanda kutip 「」 [ dan ] (kurung kotak)
Tanda baca panjang katakana ー - (minus)
Tanda pembatas/tanda baca panjang ~ ~ (tilda)

Kebanyakan tanda baca lainnya, jika ditulis dalam mode edit IME, akan memberikan versi lebar gandanya. Sebagai contoh, menulis tanda seru (!) pada IME akan menghasilkan !, yaitu tanda seru versi lebar ganda. Guna karakter-karakter versi lebar ganda adalah agar terlihat seragam jika ditulis berdampingan dengan kanji. Karakter lebar ganda sering juga disebut karakter lebar penuh (full width), dan karakter-karakter normal sering disebut karakter lebar setengah (half width).

Karakter-karakter rahasia

Kalau kita menuliskan kata-kata tertentu, IME memberikan pilihan untuk mengubahnya menjadi karakter khusus. Inilah daftar beberapa masukan rahasia tersebut dan karakter yang akan dihasilkan:

  • dakuten: Tanda “tenten” ゛. Coba juga “handakuten”.
  • kakko: Berbagai tanda kurung misalnya 〔〕, 《》, dan 【】. “kakko” artinya tanda kurung.
  • onpu: ♪. “onpu” artinya not.
  • ecchi: Berbagai versi huruf “h”. Orang Jepang memang mengucapkan “h” sebagai “ecchi”. Memangnya kamu berharap apa?

Jangan lupa menekan tombol konversi Space sampai mendapatkan karakter rahasia tersebut. Silahkan bermain-main dengan berbagai kata-kata dalam bahasa Jepang, mungkin saja kamu akan mendapat suatu karakter rahasia.

Penutup

Ini baru bagian 1 dari tips dan trik. Masih ada catatan penggunaan tambahan yang akan ditulis di lain artikel. Yang pasti, kemahiran menggunakan IME sangat vital bagi penulisan bahasa Jepang, sama seperti kemahiran menekan tombol-tombol keyboard saat menulis huruf latin.

]]>
http://www.yumeko.web.id/2008/06/06/tips-dan-trik-menggunakan-input-method-editor-ime-bahasa-jepang-di-windows-xp-bagian-1/feed/ 5