Yumeko » kesopanan http://www.yumeko.web.id Belajar budaya dan bahasa Jepang bersama Tue, 16 Mar 2010 08:00:12 +0000 http://wordpress.org/?v=2.9.2 en hourly 1 Hatsukome dan hatsu-hatsu lainnya http://www.yumeko.web.id/2009/07/05/hatsukome-dan-hatsu-hatsu-lainnya/ http://www.yumeko.web.id/2009/07/05/hatsukome-dan-hatsu-hatsu-lainnya/#comments Sun, 05 Jul 2009 09:25:23 +0000 Agro Rachmatullah http://www.yumeko.web.id/?p=361 Hatsukome di blog Fujimoto Miki
Suatu hatsukome di blog Fujimoto Miki

Di blog-blog berbahasa Jepang saya sering menemui istilah hatsukome (初コメ). Awalnya saya mengira itu sama dengan istilah “pertamax” di bahasa Indonesia yang digunakan oleh pembaca blog saat dia berhasil komentar di suatu postingan lebih cepat dari pembaca lainnya.

Ternyata artinya bukan seperti itu. hatsukome artinya adalah komentar pertama seorang pembaca di suatu blog. Jadi untuk kesopanan seorang pembaca bisa mengawali komentar pertamanya dengan mengatakan “hatsukome desu” atau semacamnya. Arti yang termuat kurang lebih semacam “Ini komentar pertama saya di blog ini, dan mungkin kedepannya saya akan menulis komentar-komentar lain, jadi mohon bantuannya.”

Kata hatsukome sendiri terdiri dari hatsu (初) yang berarti pertama dan kome yang berarti komentar. hatsu di sini banyak digunakan di kata-kata lain. Contohnya adalah hatsu-koi yang berarti cinta pertama.

初恋の思い出 [Sougen no Hito: | ]
hatsukoi no omoide
Kenangan cinta pertama

恋 (koi): cinta
思い出 (omoide): kenangan, ingatan

Lalu ada juga hatsu-deeto yang artinya kencan pertama.

高校生が初デートをする時は、服装よりも、「どんな会話をしようか?」などを考えるべきだと思います [1]
koukousei ga hatsu-deeto o suru toki wa, fukusou yori mo, “donna kaiwa o shiyou ka?” nado o kangaeru beki da to omoimasu
Saat anak SMU akan melakukan kencan pertama, menurut saya yang harus lebih dipikirkan adalah topik pembicaraan dan semacamnya, daripada pakaian yang akan dikenakan.

高校生 (koukousei): murid SMU
デート (deeto): kencan
する (suru): melakukan
時 (toki): waktu
服装 (fukusou): pakaian
どんな (donna): seperti apa
会話 (kaiwa): pembicaraan
など (nado): dan yang semacamnya, dll.
考える (kangaeru): memikirkan
べき (beki): harus
思う (omou): berpikir

Tentunya hatsu tidak harus berhubungan dengan cinta. hatsu-yuki misalnya berarti salju pertama di tahun tertentu.

ゆうべ初雪が降った [2]
yuube hatsu-yuki ga futta
Salju pertama turun kemarin malam

ゆうべ (yuube): kemarin malam
雪 (yuki): salju
降る (furu): turun (hujan dsb.)

Sebagai penutup, mungkin menarik untuk diketahui bahwa kanji dari hatsu yang kita bahas di sini (初) adalah kanji yang juga digunakan untuk kata hajimete (初めて) yang artinya “untuk pertama kali”.

Adakah kata lain yang diawali 初 (hatsu) yang terpikir oleh kamu?

PS: Dalam beberapa hari ini sepertinya cukup banyak komentar ya… Tapi belum sempat saya balas. Nanti saya coba lihat satu satu :)

]]>
http://www.yumeko.web.id/2009/07/05/hatsukome-dan-hatsu-hatsu-lainnya/feed/ 16
Kata paling berbahaya di bahasa Jepang: Anata http://www.yumeko.web.id/2009/05/13/kata-paling-berbahaya-di-bahasa-jepang-anata/ http://www.yumeko.web.id/2009/05/13/kata-paling-berbahaya-di-bahasa-jepang-anata/#comments Wed, 13 May 2009 14:01:41 +0000 Agro Rachmatullah http://www.yumeko.web.id/?p=323 Kalau di bahasa Jepang ada gelar “kata paling berbahaya”, maka tidak diragukan lagi bahwa yang paling pantas menyandangnya adalah kata “anata“. anata adalah kata ganti orang kedua, jadi dia berarti semacam “anda” atau “kamu”. Dilihat sekilas, sepertinya itu kata yang normal dan bukan kata umpatan atau semacamnya. Tapi kenapa dia berbahaya?

Ini berhubungan dengan masalah sopan-santun dan kalimat yang alami di bahasa Jepang. anata sering dianggap sebagai kata normal oleh pemula, jadi pemula akan menggunakannya secara bebas dan sering. Padahal anata hanya bisa digunakan di kasus-kasus tertentu. Jadinya kata tersebut sering disalahgunakan, yaitu digunakan tidak pada tempatnya.

Cara memanggil “kamu” yang benar di bahasa Jepang

conan menunjuk
“Kamu!”

Tentu setiap bahasa ada untuk memfasilitasi interaksi antar dua orang. Oleh karenanya, pastilah ada konsep “aku” dan “kamu”. Namun di bahasa Jepang, menyebut anata (kamu) adalah cara yang terlalu langsung sehingga terdengar vulgar atau tidak sopan. Ini seakan-akan kamu menunjuk persis ke wajahnya sambil mengatakan “kamu!”. Kalau digunakan dengan teman mungkin dia tidak akan marah, tapi paling tidak hal tersebut tetap akan terdengar aneh.

Kalau kita memang perlu mengacu pada lawan bicara, cara yang sopan dan paling alami adalah dengan menyebut nama orangnya dengan ditambah akhiran yang bersesuaian. Akhiran-akhiran tersebut misalnya san (akhiran sopan umum), sensei (guru, dokter, dsb.), dan chan (untuk anak kecil atau teman dekat perempuan). Contohnya adalah Takahashi-sensei, Tanaka-san, dan San-chan. Umumnya kita menggunakan nama keluarga (Tanaka Reina, Fujimoto Miki, dsb) kecuali kalau kita sudah kenal dekat orangnya.

Inilah contohnya (yang merah contoh salah):

あなたはいつ帰りますか (誤)
anata wa itsu kaerimasu ka (salah)

新垣さんはいつ帰りますか
niigaki-san wa itsu kaerimasu ka

Kapan anda (Niigaki-san) pulang?

いつ (itsu): kapan
帰る (kaeru): pulang

Cara lain untuk mengacu lawan bicara adalah dengan hanya menyebut gelar atau jabatannya. Contohnya adalah sensei (guru) dan shachou (pemimpin perusahaan). Ini contohnya:

あなたはジャズが好きですか (誤)
anata wa jazu ga suki desu ka (salah)

先生はジャズが好きですか
sensei wa jazu ga suki desu ka

Apakah bapak (guru) suka Jazz?

ジャズ (jazu): Jazz
好き (suki): suka

Tidak memanggil “kamu” sama sekali

Tentu saja kalau konteksnya sudah jelas, kita bisa saja membuat kalimat benar tanpa menggunakan “kamu” sama sekali. Contohnya kalimat di atas akan menjadi seperti ini:

いつ帰りますか
itsu kaerimasu ka
Pulangnya kapan?

Perhatikan bahwa di bahasa Indonesia pun kita juga bisa membuat kalimat-kalimat tanpa “kamu”. Contoh bahasa Indonesia lainnya misalnya “Mau pergi ke mana?”, “Tinggalnya di mana?”, dan “Lagi baca apa?”. Jadi ini bukanlah konsep yang aneh.

Ini terutama berguna kalau kita bicara dengan orang yang tak dikenal misalnya, karena tentu kita belum tahu namanya. Ini beberapa contohnya:

すみません、あなたは橋本さんですか (誤)
sumimasen, anata wa hashimoto-san desu ka (salah)

すみません、橋本さんですか
sumimasen, hashimoto-san desu ka

Maaf, Pak Hashimoto bukan ya?

すみません (sumimasen): maaf

あたなの名前は何ですか (誤)
anata no namae wa nan desu ka (salah)

お名前は何ですか
onamae wa nan desu ka

Namanya siapa ya?

名前 (namae): nama
何 (nan): apa

Karena kita mengacu pada “nama” lawan bicara, akan lebih sopan jika digunakan awalan o- (sehingga menjadi onamae) seperti pada contoh.

Kapan anata digunakan?

Kalau anata sebegitu tabunya, untuk apa ada kata ini? Tentu saja, terdapat kasus-kasus khusus di mana kita bisa menggunakannya.

anata digunakan misalnya di angket, formulir, atau iklan. Di kasus-kasus tersebut anata bisa digunakan karena kita tidak mungkin mengenal nama orangnya dan karena kita tidak bertatap muka dengan orangnya secara langsung. Ini contohnya:

Penggunaan anata di iklan majalah bungei shunjuu
Iklan di majalah Bungei Shunjuu

あなたの本を出版します
anata no hon o shuppan shimasu
Kami akan menerbitkan bukumu!

本 (hon): buku
出版 (shuppan): publikasi, penerbitan

Berikut adalah contoh dari form registrasi di Internet:

ぷっちょ会員登録が完了すると、あなたのメールに登録完了メールが送られています
puccho kaiin touroku ga kanryou suru to, anata no meeru ni touroku kanryou meeru ga okurarete imasu
Jika proses registrasi anggota Puccho telah selesai, email pemberitahuan (mengenai selesainya proses registrasi) akan dikirimkan ke alamat email kamu

会員 (kaiin): anggota
登録 (touroku): pendaftaran
完了 (kanryou): selesai
メール (meeru): email
送る (okuru): mengirim

anata juga bisa digunakan di lagu, karena pada lagu kita sebetulnya tidak berbicara langsung dengan orang yang dimaksud. Pada bagian-bagian yang menggunakan anata umumnya sang penyanyi sedang berbicara (berkisah) sendiri, atau sekedar menumpahkan perasaannya pada lagu.

あなたが好き [Kokuhaku no Funsui Hiroba: | ]
anata ga suki
Aku cinta kamu

好き (suki): cinta, suka

そう、今すぐあなたに会いたいよ [Manopiano: | ]
sou, ima sugu anata ni aitai yo
Ya, aku ingin bertemu denganmu sekarang juga

そう (sou): iya, betul
今すぐ (ima sugu): saat ini juga, sekarang juga
会う (au): bertemu

Kalau kita berbicara langsung dengan orangnya, maka yang lebih alami adalah hanya “suki” dan “ima sugu aitai yo” atau menggunakan nama orangnya misalnya “ima sugu bima-kun ni aitai yo“.

Terakhir, di film-film kamu mungkin akan menemukan istri memanggil suaminya anata. Itu adalah sebutan sayang istri kepada suami walaupun hal tersebut kini terdengar cukup kuno. Artinya di sini bukan “kamu”, tapi lebih ke arah “sayangku” atau “suamiku sayang”.

Penutup

anata sepertinya banyak disalahgunakan oleh pemula karena pengaruh bahasa Inggris. Saat belajar bahasa Inggris, kita dibiasakan (terpaksa) untuk menggunakan kata “you”. Bayangkan saja kalimat seperti “Do you like Jazz” dan “I love you” yang mau tidak mau harus menggunakan “you”. Oleh karenanya, saat belajar bahasa Jepang yang juga merupakan bahasa asing para pemula cenderung terjebak untuk menggunakan anata.

Padahal seperti telah kita bahas, menggunakan anata kemungkinan besar akan terdengar aneh atau malah tidak sopan. Bahasa Jepang bukan bahasa Inggris, jadi kita harus tahu beda penggunaan kata-katanya. Oleh karenanya berhati-hatilah dan cobalah gunakan tips-tips di artikel ini untuk mengakali kalimatmu agar tidak menggunakan anata.

Agar tidak terlalu panjang, untuk saat ini pembahasannya akan kita akhiri. Namun topik anata ini masih akan kita lanjutkan lagi kapan-kapan. Kalau kamu termasuk orang yang terkena sindrom menggunakan anata kapanpun dan di manapun, semoga artikel ini berguna! Mata kondo!

]]>
http://www.yumeko.web.id/2009/05/13/kata-paling-berbahaya-di-bahasa-jepang-anata/feed/ 29