Yumeko » lagu http://www.yumeko.web.id Belajar budaya dan bahasa Jepang bersama Tue, 16 Mar 2010 08:00:12 +0000 http://wordpress.org/?v=2.9.2 en hourly 1 Koi no Maiahi – Nekoneko Soramimi (dengan terjemahan Indonesia) http://www.yumeko.web.id/2009/06/18/koi-no-maiahi-nekoneko-soramimi-dengan-terjemahan-indonesia/ http://www.yumeko.web.id/2009/06/18/koi-no-maiahi-nekoneko-soramimi-dengan-terjemahan-indonesia/#comments Thu, 18 Jun 2009 11:08:31 +0000 Agro Rachmatullah http://www.yumeko.web.id/?p=366 Siapa yang tidak tahu lagu Dragostea din tei oleh O-Zone? OK, mungkin kamu tidak tahu judulnya, tapi kamu pasti tahu liriknya. Dia dimulai dengan “Ma-i-a hi… Ma-i-a hu…”. Tetap merasa tidak tahu? Coba dengarkan saja klip di bawah, saya yakin kamu pasti akan ingat :) !

Nah, apa jadinya kalau lagu bahasa Romania ini dipaksa diinterpretasikan sebagai bahasa Jepang? Jadinya sangat kocak! Nikmati video YouTube berikut:


(Link YouTube)

Sebagai sedikit panduan, tokoh utama pada video klip di atas sepertinya adalah tokoh 2ch Sasuga Bersaudara. Salah satunya menyanyikan lagunya, dan saudara yang satunya lagi berusaha sepenuh tenaga (mati-matian, sampai lama-lama gila) untuk memahami liriknya. Sangat kacau!

Karena di videonya terdapat teks bahasa Jepangnya, pertama-tama coba usahakan temukan sendiri kelucuannya (saya sendiri terpingkal-pingkal XD). Namun kalau butuh bantuan atau spoiler, maka di bawah saya sertakan penjelasannya. Walaupun lawakan, namun banyak hal-hal sarat budaya di dalamnya jadi klip tersebut sangatlah menarik…

(catatan: huruf yang tebal adalah lirik lagunya (umumnya si pembicara A). B adalah tokoh satunya lagi yang kebingungan dan lama-lama gila)

Kanji Romaji Arti Penjelasan
すたーと
前奏中です
しばらくお待ちください
sutaato
zensou-chuu desu
shibaraku omachi kudasai
Mulai
Ini masih pembukaan
Harap tunggu sebentar
Perhatikan bahwa “start” ditulis dengan hiragana. Siapa bilang kata asing harus selalu ditulis dengan katakana? (toh ditulis dengan apapun bunyinya sama…)
音楽
O-ZONE
「DRAGOSTEA DIN TEI」
ongaku
Musik
 
マイアヒー
マイアフー
マイアホー
マイアハッハー
4x
maiahii
maiafuu
maiahoo
maiahahhaa
4x
  Ini hanya senandung tak berarti seperti “la la la” atau “na na na”
A:ハロー?
B:何で英語・・・?
A: haroo?
B: nande eigo…?
A: Halo?
B: Kok bahasa Inggris?
Si pendengar agak heran, kenapa A tidak menggunakan bahasa Jepang saja yaitu moshi moshi
A:猿ー?
B:誰に電話してんの?
A: saruu?
B: dare ni denwa shiten no?
A: Monyet?
B: Nelfon siapa sih?
Pembicaraannya mulai tidak masuk akal, sehingga si B bingung.
A:すげえ、うん、入る?
B:何が!?
A: sugee, un, hairu?
B: nani ga!?
A: Keren… Iya… Masuk?
B: Apanya yang masuk!?
sugee adalah bentuk slang dari sugoi
A:字べろ
B:ベロ・・・?
A: ji-bero
B: bero…?
A: Lidah huruf
B: Lidah…?
 
A:ゆびーら、まくましてー
B:もうホント、何言ってんだろ・・・
A: yubiira, makumashite
B: mou honto, nani itten daro…
A: (kedengerannya keren tapi nggak jelas artinya)
B: Ih, dari tadi ngomong apaan sih…
Salah satu interpretasi: yubi itu jari, ra itu akhiran plural (boku-ra dsb.), maku artinya bisa bermacam-macam (misal selaput), mashite itu bentuk -te dari masu (bertambah). Makannya terdengar seperti bahasa Jepang otentik. Namun dalam hal ini, kesemuanya ditulis dengan hiragana untuk menunjukkan bahwa tidak ada arti tertentu yang ingin diberikan.
A:ぺんチラ A: pen-chira A: pulpen yang terlihat sesaat chira berarti terlihat sesaat. Misalnya jika ada angin kencang sehingga rok-rok tertiup dan pakaian di dalamnya terlihat sesaat, maka bahasa Jepangnya adalah pan-chira (pantsu ga chirari to mieru). Perhatikan wajah si B di bagian ini.
A:あっ ロン!
B:・・・誰すか
A: Ah, ron!
B: … dare su ka
A: Ah, ron!
B: Siapa tuh yang berhasil ron?
“Ron” adalah istilah bahasa Jepang di permainan Mahjong yang diucapkan saat bermain, mirip sebagaimana di igo ada istilah “atari!”, di catur ada “skak!”, dan di uno ada “uno!”. su ka adalah singkatan dari desu ka.
A:あっ ロン!すげぇ うん
B:ねぇほんと、今の誰?
A: Ah, ron! Sugee un
B: Nee honto, ima no dare?
A: Ah, ron! Keren, iya.
B: Serius nih, yang tadi itu siapa?
 
A:ピカソ
B:ピカソ!?
A: pikaso
B: pikaso?
A: Picasso
B: Picasso!?
Nama pelukis.
A:簒奪ビーフ
B:簒奪・・・奪い取ること
A: sandatsu biifu
B: sandatsu… ubaitoru koto
A: Daging sapi rampasan
B: Rampasan… Mencuri ya…
Di sini sandatsu dibaca “sandats” dan biifu dibaca “biif”, mirip seperti desu yang sering dibaca “des” dengan menghilangkan suara “u” di akhir.
A:ピロリ~ピロリ~
B:何その音
A: pirorii pirorii
B: nani sono oto
A: kring kring
B: Suara apa tuh?
 
A:キスすごい肉
B:また肉?
A: kisu sugoi niku
B: mata niku?
A: cium daging hebat
B: Daging lagi?
Di sini juga kisu dibaca “kis” dan niku dibaca “nik”.
A:脱線してんの
B:おおごとだよ?
A: dassen shiten no
B: oogoto da yo?
A: Keluar dari rel.
B: Masalah serius ya?
 
A:さらに肉
B:肉はもういいよ
A: sara ni niku
B: niku wa mou ii yo
A: Ditambah lagi daging
B: Udah cukup oi dagingnya!
 
B:米さ
A:米酒か!!
B: bei sa
A: beishu ka!!
B: beras nih
A: Sake beras??
 
のまのまイェイ!!
のまのまイェイ!!
のまのまのまイェイ!!
noma noma iei!!
noma noma iei!!
noma noma noma iei!!
Minum, minum, yei!!
Minum, minum, yei!!
Minum, minum, minum, yei!!
noma ceritanya berasal dari nomu (minum). Sebetulnya noma yang berdiri sendiri adalah konjugasi tidak selesai (contoh lengkapnya misal nomanai) jadi sebetulnya bukan kalimat bahasa Jepang benar. Tapi karena dipaksa diinterpretasikan, jadinya setiap muncul kata noma para tokohnya minum-minum. Mungkin menarik untuk diketahui bahwa bentuk perintah dari nomu adalah nome yang terdengar cukup mirip dengan noma.
A:キープだ 牛
B:牛!?
A: kiipu da ushi
B: ushi!?
A: Simpan sapi
B: Sapi!?
 
A:あずかり Day
B:へぇ
A: azukari day
B: hee
A: Hari pemerahan
B: Hee
azukaru berarti menerima sesuatu, misalnya menerima uang bayaran pelanggan. Di sini yang diterima adalah susu sapi dari sapinya.
A:牛乳、のまのま
B:はあ・・・
A: gyuunyuu, noma noma
B: haa…
A: Susu sapi, ayo minum, minum
B: Haa…
 
A:並フェイス A: nami feisu Wajah yang biasa-biasa saja  
A:大きい笛入れ
B:いつのまに!?
A: ookii fueire
B: itsu no ma ni!?
A: Tempat memasukkan suling besar
B: Sejak kapan!?
 
B:米さ
A:米酒か!!
B: bei sa
A: beishu ka!!
B: beras nih
A: Sake beras??
 
飲ま飲まイェイ!!
飲ま飲まイェイ!!
飲ま飲ま飲まイェイ!!
noma noma iei!!
noma noma iei!!
noma noma noma iei!!
Minum, minum, yei!!
Minum, minum, yei!!
Minum, minum, minum, yei!!
 
A:大丈夫、大丈夫。芸とか平気でできるから
B:・・・芸?
A: daijoubu, daijoubu. gei toka heiki de dekiru kara
B: …gei?
A: Tenang, tenang… Kalau pentas aku masih bisa kok.
B: Pentas?
 
A:芸やります!! A: gei yarimasu!! A: Pentas dimulai!!  
ここでボケて! koko de bokete Di sini mulai mabok  
A:ベス~
B:女装?
A: besuu
B: josou?
A: Beth
B: Kostum cewek?
Beth itu nama perempuan barat, seringkali singkatan dari Elizabeth.
A:節分 A: setsubun A: Ritual lempar kacang. Setsubun adalah hari tradisional di mana terdapat adat melempar kacang untuk mengusir roh jahat.
A:ジェシー
B:でこの豆どうすんの
A: jesii
B: de kono mame dou sun no?
A: Jessy
B: Oi kacangnya mau diapain?
 
A:ああ食う
B:食べるんだ
A: aa kuu
B: taberun da
A: Ah, makan
B: Wah dimakan ternyata
kuu versi lebih vulgar dari taberu, umumnya digunakan laki-laki.
A:あと A: ato A: Lalu…  
A:ゆびわ A: yubiwa A: Cincin  
A:マック・ピエール
B:誰?
A: makku pieeru
B: dare?
A: Mark Pierre
B: Siapa sih?
 
A:ペン チラ A: pen-chira A: pulpen yang terlihat sesaat Perhatikan bahwa wajah si B sudah mulai terlihat sangat BT.
A:あと
B:何
A: ato
B: nani?
A: Lalu…
B: Apa?
 
A:あと
B:ネタ切れ?
A: ato
B: netagire?
A: Lalu…
B: Kehabisan bahan nih?
 
A:スンバラシー!!
B:何が?
A: sunbarashii
B: nani ga?
A: Hebat!!
B: Apanya?
Ini hanya varian dari kata baku subarashii.
A:・・・ピカソの「簒奪ビーフ」
B:どんな作品よ、そん
A: pikaso no “sandatsu biifu”
B: donna sakuhin yo, son
A: Lukisan Picasso, “Daging Sapi Rampasan”
B: Lukisan kaya apaan tuh?
 
A:キスがすごい肉っぽくて A: kisu ga sugoi niku ppokute A: Semacam daging yang ciumannya hebat  
A:脱税してる感じ
B:犯罪だ!!
A: datsuzei shiteru kanji
B: hanzai da!!
A: Rasanya kaya nggak bayar pajak.
B: Tindak kriminal!!
 
A:それでさらに肉
B:肉はもういい!!
A: sore de sara ni niku
B: niku wa mou ii!!
A: Ditambah lagi daging
B: Udah cukup dagingnya!!
Akhirnya si B sudah mencapai titik batas kewarasannya XD

Saya tidak tahu apakah videonya bisa tetap lucu kalau kamu perlu membaca penjelasan panjang lebarnya di atas. Sebab lawakan yang paling menggelitik syaraf tertawa kita adalah hal-hal yang sudah kita kenal dekat namun disalahgunakan di luar imajinasi kita. Tapi mudah-mudahan saja tetap lucu kalaupun perlu melalui terjemahannya. (Silahkan komennya, seberapa lucukah bagi kamu? Atau mana bagian yang paling kocak?)

]]>
http://www.yumeko.web.id/2009/06/18/koi-no-maiahi-nekoneko-soramimi-dengan-terjemahan-indonesia/feed/ 10
Tutorial Watarasebashi #02 – Tentang lagunya http://www.yumeko.web.id/2008/06/11/tutorial-watarasebashi-02-tentang-lagunya/ http://www.yumeko.web.id/2008/06/11/tutorial-watarasebashi-02-tentang-lagunya/#comments Tue, 10 Jun 2008 23:40:56 +0000 Agro Rachmatullah http://www.yumeko.web.id/?p=70 Matahari terbenam di Jembatan Watarase (Watarasebashi)
Matahari terbenam di Watarasebashi

[Pada seri tutorial ini, kita akan belajar bahasa Jepang dari nol dengan menggunakan lagu Watarasebashi sebagai materinya. Karena pembahasan tiap episode dibangun dari pembahasan-pembahasan sebelumnya, saya menyarankan agar kamu mengikutinya dari episode pertama.]

Kita akan menggunakan lagu Watarasebashi sebagai materi studi di tutorial ini. Karenanya, pertama-tama kita akan sedikit membahas latar belakang dan gambaran umum cerita pada lagunya.

Watarasebashi sendiri artinya “Jembatan Watarase”, jembatan nyata yang ada di tengah kota Ashikaga, prefektur Tochigi. Dibangun melintasi Sungai Watarase (Watarasegawa), struktur ini terkenal dengan keindahan matahari terbenamnya.

Lagunya menceritakan tentang seorang perempuan yang tinggal di daerah Jembatan Watarase. Dia mengenang cintanya yang kandas karena kekasihnya tidak bisa menetap di kota itu sedangkan dia sendiri tidak ingin meninggalkan tanah kelahirannya. Walaupun begitu, perempuan tersebut sadar bahwa semuanya sudah memilih jalan masing-masing, dan hanya bisa menyimpan segala kenangan masa lalunya sebagai harta karun paling berharga di hatinya. Perasaan yang paling diekspresikan di lagu ini menurut saya adalah rasa syukur pada Tuhan bahwa dia pernah dianugerahi kenangan manis tersebut.

Lagu ini dikarang dan pertama kali dinyanyikan oleh Moritaka Chisato pada tahun 1993. Karena lagu ini, Jembatan Watarase menjadi terkenal di seluruh penjuru Jepang dan sering menjadi objek wisata setempat. Watarasebashi telah dinyanyikan ulang oleh berbagai penyanyi lain, dan saya sendiri mengenal lagu ini melalui versinya Matsuura Aya yang dirilis tahun 2004. Pada tahun 2007 lalu, pemerintah setempat membangun monumen kecil di dekat Jembatan Watarase yang menuliskan lirik lagunya secara lengkap.

Di episode berikutnya, kita akan melihat monumen lirik tersebut dari dekat dan memulai studi bahasa Jepang kita!

]]>
http://www.yumeko.web.id/2008/06/11/tutorial-watarasebashi-02-tentang-lagunya/feed/ 3
Tutorial Watarasebashi #01 – Belajar bahasa Jepang secara alternatif menggunakan lagu http://www.yumeko.web.id/2008/06/10/tutorial-watarasebashi-01-belajar-bahasa-jepang-secara-alternatif-menggunakan-lagu/ http://www.yumeko.web.id/2008/06/10/tutorial-watarasebashi-01-belajar-bahasa-jepang-secara-alternatif-menggunakan-lagu/#comments Tue, 10 Jun 2008 13:13:43 +0000 Agro Rachmatullah http://www.yumeko.web.id/?p=68 Matsuura Aya pada PV Watarasebashi
Matsuura Aya di PV Watarasebashi

Kamu beruntung sekali datang hari ini, karena sekarang kita akan mencoba sesuatu yang benar-benar berbeda! Kita akan belajar bahasa Jepang dari nol, ya, dari nol, dengan perantara sebuah lagu. Begini metodenya…

Lagu yang akan kita pelajari adalah Watarasebashi, tembang indah tahun 90-an. Lagu karangan Moritaka Chisato ini telah dinyanyikan ulang oleh beberapa penyanyi dan saya pribadi mengenalnya melalui Matsuura Aya. Kita akan berusaha memahami liriknya dari awal sampai akhir, sedikit demi sedikit. Nah, setiap kali kita bertemu suatu tata bahasa baru, maka kita akan membahas tata bahasa tersebut. Apa yang telah kita pelajari di suatu episode akan menjadi fondasi bagi episode-episode selanjutnya. Jadi, cara mengikuti seri ini adalah dengan membaca secara urut dari episode pertama sampai akhir.

Kalau saat ini kamu belum tahu apa-apa tentang bahasa Jepang, berbahagialah, karena di akhir bedah lagu ini kamu akan bisa cukup banyak! Bagi yang sudah mengerti sedikit bahasa Jepang, bersiaplah untuk mempelajari materi-materi yang lebih menantang di sini. Seri ini juga diharapkan menjadi bacaan dan review yang menyenangkan bagi pelajar dan pengguna bahasa Jepang tingkat lanjut.

Kenapa lagunya Watarasebashi? Pertama, karena saya suka lagu itu. Lagunya enak, dan saya berharap kamu juga akan berpendapat begitu setelah mendengarnya. Kedua, tempo lagunya lambat dan pengucapannya relatif jelas sehingga merupakan materi latihan mendengar yang bagus juga. Ketiga, dan sebetulnya yang paling penting, adalah karena di lagu tersebut tersembunyi banyak sekali harta karun pola-pola tata bahasa! Bentuk kamus sampai bentuk sopan, bentuk lampau sampai pengandaian, bahkan bentuk rendah diri, semua ada di lagu tersebut dan akan kita pelajari secara bertahap!

Selain tutorial ini, Yumeko juga merupakan rumah bagi Tutorial Tae Kim yang masih dalam penerjemahan. Tentunya penerjemahan tutorial Tae Kim tersebut masih akan terus berlanjut. Mungkin kamu jadi bertanya-tanya, “Perbedaannya apa saja? Kenapa perlu ada dua?”. Selain tentunya beda dalam urutan penyampaian materi, perbedaan utama lainnya adalah mengenai penggunaan romaji dan cakupan materinya.

Tutorial Tae Kim mewajibkan penggunanya menghafalkan dua jenis huruf Jepang yaitu hiragana dan katakana karena tidak menggunakan romaji. Itu memang keharusan dalam mempelajari bahasa Jepang. Di lain pihak, saya juga merasa bahwa banyak orang yang ingin mulai belajar bahasa Jepang namun sebelum memutuskan untuk belajar hurufnya ingin sedikit mencicipi kosakata dan tata bahasanya dulu. Nah tutorial Watarasebashi ini terutama ditujukan bagi mereka, karena di sini romaji akan disertakan.

Dari segi cakupan, walaupun tutorial Watarasebashi akan membahas banyak tata bahasa, tetap saja akan jauh dari sebuah referensi yang lengkap. Ini memang sesuai dengan tujuannya, yaitu mengajak pembaca mencelupkan kakinya ke bahasa Jepang dengan cara yang unik, sebelum pembaca berlanjut ke materi yang lebih komprehensif seperti tutorial Tae Kim. Namun tutorial ini juga akan sesekali membahas aspek budaya yang muncul di lagunya dengan dalam, sesuatu yang tidak bisa ditemui di tutorial-tutorial lain. Terakhir, jangan kaget kalau nanti banyak penjelasan yang pada dasarnya sama dengan yang digunakan di tutorial Tae Kim, karena saya pribadi menggunakan cara berpikir yang diajarkan Tae Kim untuk memahami bahasa Jepang.

Adakah yang tertarik? Saya sendiri merasa sangat entusias! Lagunya akan disediakan sepotong-sepotong sesuai dengan pembahasan tiap episode. Untuk saat ini, kamu bisa mendengar lagu penuhnya beserta videonya di YouTube, baik versi yang dibawakan Matsuura Aya maupun versi aslinya Moritaka Chisato. Kamu juga bisa mendengar lagunya lewat imeem. Selama pembuatan tutorial ini, kesan, saran, maupun koreksi dari seluruh pembaca yang budiman akan kami terima dengan senang hati.

Sampai jumpa di episode mendatang!

]]>
http://www.yumeko.web.id/2008/06/10/tutorial-watarasebashi-01-belajar-bahasa-jepang-secara-alternatif-menggunakan-lagu/feed/ 36