Yumeko » moritaka chisato http://www.yumeko.web.id Belajar budaya dan bahasa Jepang bersama Tue, 16 Mar 2010 08:00:12 +0000 http://wordpress.org/?v=2.9.2 en hourly 1 Kanjiku 8 – pepohonan (林) dan hutan (森) http://www.yumeko.web.id/2009/06/08/kanjiku-8-pepohonan-%e6%9e%97-dan-hutan-%e6%a3%ae/ http://www.yumeko.web.id/2009/06/08/kanjiku-8-pepohonan-%e6%9e%97-dan-hutan-%e6%a3%ae/#comments Mon, 08 Jun 2009 11:12:26 +0000 Agro Rachmatullah http://www.yumeko.web.id/?p=350 Hutan
Sumber gambar: Wikipedia

Di artikel-artikel sebelumnya kita telah belajar berbagai kanji-kanji yang bentuknya relatif sederhana. Nah, bentuk-bentuk sederhana tersebut seringkali dipakai untuk membentuk kanji-kanji lainnya. Sekarang kita akan mempelajari dua kanji tambahan yang dibentuk oleh kanji pohon 木.

Pepohonan: 林 (hayashi)

Kanji pertama untuk menu kali ini adalah hayashi yang artinya pepohonan atau hutan kecil. Kanji tersebut terdiri dari dua pohon, jadi sangat mudah diingat.

Aturan umum dalam menulis kanji adalah menggambar komponen-komponennya dari kiri ke kanan, dan ini juga berlaku di sini. Jadi gambar pohon yang di kiri dulu sebelum yang di kanan:

Urutan guratan/penulisan kanji 林 (hayashi, pepohonan)
Sumber: Wikimedia Commons Stroke Order Project

Hutan: 森 (mori)

Kanji berikutnya yaitu mori yang artinya hutan dan terdiri dari tiga bentuk pohon. Pada dasarnya 林 dan 森 sama-sama berarti kumpulan pohon-pohon, hanya saja umumnya 林 tidak seluas 森 dan pohon-pohon pada 林 tidak sepadat 森. Ini mudah dimengerti karena jumlah pohon pada kanjinya memang lebih banyak pada 森.

Untuk menggambar 森 gunakan prinsip satu lagi yaitu menggambar dari atas ke bawah. Jadi pohon di atas digambar pertama:

Urutan guratan/penulisan kanji 森 (mori, hutan)
Sumber: Wikimedia Commons Stroke Order Project

Penggunaan

Orang-orang yang menggunakan 林 atau 森 pada namanya
Orang-orang yang menggunakan 林 atau 森 pada namanya

林 maupun 森 bisa cukup kamu sering temukan di nama. Contohnya adalah pemain dorama 林丹丹 (Hayashi Tantan), pemain igo 小林覚 (Kobayashi Satoru), dan penyanyi 森高千里 (Moritaka Chisato). Kalau ada nama orang maupun tempat yang kamu kenal dengan kanji-kanji yang baru kita pelajari, jangan lupa tulis di komentar ya!

Inilah contoh penggunaan 林 pada kalimat:

家の後ろの林
ie no ushiro no hayashi
Pepohonan di belakang rumah

家 (ie): rumah
後ろ (ushiro): belakang

この林には種々の昆虫がいる
kono hayashi ni wa shuju no mushi ga iru
Di pepohonan ini ada bermacam serangga

この (kono): ini
種々 (shuju): beragam, bermacam
昆虫 (konchuu): serangga
いる (iru): ada (benda hidup kecuali tumbuhan)

Dan inilah contoh penggunaan 森:

森の中から爆発の音が聞こえた
mori no naka kara bakuhatsu no oto ga kikoeta
Terdengar suara ledakan dari dalam hutan

中 (naka): dalam
から (kara): dari
爆発 (bakuhatsu): ledakan
音 (oto): suara
聞こえる (kikoeru): terdengar

その子は森の奥で迷子になってしまった
sono ko wa mori no oku de maigo ni natte shimatta
Anak itu tersesat di kedalaman hutan

その (sono): itu
子 (ko): anak
奥 (oku): kedalaman
迷子 (maigo): anak hilang/tersesat
なる (naru): menjadi

Mari terus belajar kanji sedikit demi sedikit!

]]>
http://www.yumeko.web.id/2009/06/08/kanjiku-8-pepohonan-%e6%9e%97-dan-hutan-%e6%a3%ae/feed/ 10
Tutorial Watarasebashi #03 – Arah menulis bahasa Jepang http://www.yumeko.web.id/2008/06/12/tutorial-watarasebashi-03-arah-menulis-bahasa-jepang/ http://www.yumeko.web.id/2008/06/12/tutorial-watarasebashi-03-arah-menulis-bahasa-jepang/#comments Thu, 12 Jun 2008 06:55:53 +0000 Agro Rachmatullah http://www.yumeko.web.id/?p=72
Monumen Watarasebashi di dekat jembatan dan sungai Watarase
Monumen lagu Watarasebashi

[Pada seri tutorial ini, kita akan belajar bahasa Jepang dari nol dengan menggunakan lagu Watarasebashi sebagai materinya. Karena pembahasan tiap episode dibangun dari pembahasan-pembahasan sebelumnya, saya menyarankan agar kamu mengikutinya dari episode pertama.]

Lagu Watarasebashi merupakan hit dan membuat Jembatan Watarase terkenal. Atas permintaan banyak fans Moritaka, pemerintah setempat tahun 2007 lalu membangun monumen yang memuat lirik lagunya. Walaupun kecil, tapi biaya pembangunannya 3.150.000 Yen atau sekitar 275 juta Rupiah!

Kalau kamu berdiri di depan monumen granit itu, kamu bisa melihat liriknya sekaligus pemandangan indah jembatan yang melintasi sungainya. Terlebih lagi, ada sensor infra merah yang akan memutar lagu originalnya jika dia mendeteksi keberadaan orang di situ. Sensor dan pemutar lagunya dipasang di tiang listrik dan hanya bekerja dari jam 8 pagi sampai jam 8 malam. Jadi kalau kamu liburan ke Jepang dan berencana mencoba alatnya, jangan sampai ke sana di luar jam-jam tersebut!

Sistem menulis

Lirik Watarasebashi pada monumennya
Lirik lagunya, klik untuk memperbesar

Sekarang, kita akan menggunakan tulisan pada monumen tersebut untuk mengenal huruf Jepang dan sistem menulisnya. Tutorial ini akan menyertakan romaji yaitu bahasa Jepang yang ditulis dengan huruf latin, namun paling tidak kamu harus tahu gambaran umum tentang sistem menulis bahasa Jepang.

Arah menulis

Tategaki pada monumen Watarasebashi

Pada awalnya, bahasa Jepang ditulis secara vertikal yaitu dari atas ke bawah, dan kanan ke kiri. Sistem seperti ini disebut tategaki (縦書き) dan merupakan cara yang dipakai di monumen Watarasebashi tersebut (lihat gambar di atas).

Namun karena pengaruh dunia barat, pada era Meiji sistem menulis horizontal yang sama seperti pada bahasa Indonesia mulai digunakan. Sistem tulis mendatar ini disebut yokogaki (横書き). Contohnya adalah cover single Watarasebashi versi Moritaka Chisato di bawah ini:

Yokogaki pada cover single Watarasebashi

Cara mengingat mana yang mana cukup gampang. Tategaki dimulai dengan huruf t, jadi dia yang tegak atau vertikal.

Karena pemerintah memberi kebebasan, saat ini keduanya masih sama-sama bisa ditemui. Pada teks di internet, kita akan menemui yokogaki karena sistem komputer pada umumnya tidak mendukung tampilan tulisan vertikal. Kaligrafi sebagai seni tradisional menggunakan cara yang tradisional juga yaitu tategaki. Pada manga, yang digunakan umumnya adalah tategaki. Media lainnya seperti buku, majalah, dan koran akan menggunakan pilihannya masing-masing.

Episode ini akan diakhiri dengan kuis. Klik gambarnya untuk membuka versi besarnya, tulis jawabannya yaitu tategaki, yokogaki, atau mungkin jawaban lain (atau bisa cukup dipikirkan saja), lalu klik daerah abu-abu untuk memunculkan jawaban benarnya. Hati-hati, tidak semuanya semudah yang kamu kira :) .

Gambar Jawaban
Artikel Abe Natsumi di Wikipedia bahasa Jepang
Halaman Wikipedia bahasa Jepang tentang Abe Natsumi

Yokogaki, sebagaimana halaman Internet pada umumnya.

Suatu BBS bahasa Jepang
Suatu situs bulletin board

Tategaki! Situs tersebut menggunakan trik-trik HTML tertentu agar bisa tampil seperti itu. Kalau tertarik, coba saja kunjungi dan lihat kode HTML-nya.

Manga di majalah Yahoo! Japan Februari 2005
Manga dari majalah Yahoo! Japan Februari 2005

Ini manga tapi hampir semua tulisannya menggunakan yokogaki! Saya bisa menemukan 5 tategaki di situ, apa masih ada yang terlewat?

Suatu halaman majalah Bungei Shunjuu Mei 2005
Suatu halaman majalah Bungei Shunjuu Mei 2005

Campuran, ada tategakinya, ada juga yokogakinya.

Penjual makanan di festival
Penjual makanan di festival

Ini yang paling susah. Walaupun terlihat seperti yokogaki, sebetulnya itu adalah tategaki yang tiap kolomnya hanya terdiri dari satu huruf! Urutan membaca yang benar adalah カステラ (kasutera, nama makanan), bukan ラテスカ. Sebetulnya bisa juga dianggap sebagai yokogaki yang ditulis dari kanan ke kiri.

Berapa soal yang bisa kamu jawab dengan benar?

Di episode berikutnya kita akan melihat hiragana dan suara-suara yang ada di bahasa Jepang.

Sumber gambar luar: Wikipedia, encyclopedia idollica, Kofun moodys

]]>
http://www.yumeko.web.id/2008/06/12/tutorial-watarasebashi-03-arah-menulis-bahasa-jepang/feed/ 5
Tutorial Watarasebashi #02 – Tentang lagunya http://www.yumeko.web.id/2008/06/11/tutorial-watarasebashi-02-tentang-lagunya/ http://www.yumeko.web.id/2008/06/11/tutorial-watarasebashi-02-tentang-lagunya/#comments Tue, 10 Jun 2008 23:40:56 +0000 Agro Rachmatullah http://www.yumeko.web.id/?p=70 Matahari terbenam di Jembatan Watarase (Watarasebashi)
Matahari terbenam di Watarasebashi

[Pada seri tutorial ini, kita akan belajar bahasa Jepang dari nol dengan menggunakan lagu Watarasebashi sebagai materinya. Karena pembahasan tiap episode dibangun dari pembahasan-pembahasan sebelumnya, saya menyarankan agar kamu mengikutinya dari episode pertama.]

Kita akan menggunakan lagu Watarasebashi sebagai materi studi di tutorial ini. Karenanya, pertama-tama kita akan sedikit membahas latar belakang dan gambaran umum cerita pada lagunya.

Watarasebashi sendiri artinya “Jembatan Watarase”, jembatan nyata yang ada di tengah kota Ashikaga, prefektur Tochigi. Dibangun melintasi Sungai Watarase (Watarasegawa), struktur ini terkenal dengan keindahan matahari terbenamnya.

Lagunya menceritakan tentang seorang perempuan yang tinggal di daerah Jembatan Watarase. Dia mengenang cintanya yang kandas karena kekasihnya tidak bisa menetap di kota itu sedangkan dia sendiri tidak ingin meninggalkan tanah kelahirannya. Walaupun begitu, perempuan tersebut sadar bahwa semuanya sudah memilih jalan masing-masing, dan hanya bisa menyimpan segala kenangan masa lalunya sebagai harta karun paling berharga di hatinya. Perasaan yang paling diekspresikan di lagu ini menurut saya adalah rasa syukur pada Tuhan bahwa dia pernah dianugerahi kenangan manis tersebut.

Lagu ini dikarang dan pertama kali dinyanyikan oleh Moritaka Chisato pada tahun 1993. Karena lagu ini, Jembatan Watarase menjadi terkenal di seluruh penjuru Jepang dan sering menjadi objek wisata setempat. Watarasebashi telah dinyanyikan ulang oleh berbagai penyanyi lain, dan saya sendiri mengenal lagu ini melalui versinya Matsuura Aya yang dirilis tahun 2004. Pada tahun 2007 lalu, pemerintah setempat membangun monumen kecil di dekat Jembatan Watarase yang menuliskan lirik lagunya secara lengkap.

Di episode berikutnya, kita akan melihat monumen lirik tersebut dari dekat dan memulai studi bahasa Jepang kita!

]]>
http://www.yumeko.web.id/2008/06/11/tutorial-watarasebashi-02-tentang-lagunya/feed/ 3
Tutorial Watarasebashi #01 – Belajar bahasa Jepang secara alternatif menggunakan lagu http://www.yumeko.web.id/2008/06/10/tutorial-watarasebashi-01-belajar-bahasa-jepang-secara-alternatif-menggunakan-lagu/ http://www.yumeko.web.id/2008/06/10/tutorial-watarasebashi-01-belajar-bahasa-jepang-secara-alternatif-menggunakan-lagu/#comments Tue, 10 Jun 2008 13:13:43 +0000 Agro Rachmatullah http://www.yumeko.web.id/?p=68 Matsuura Aya pada PV Watarasebashi
Matsuura Aya di PV Watarasebashi

Kamu beruntung sekali datang hari ini, karena sekarang kita akan mencoba sesuatu yang benar-benar berbeda! Kita akan belajar bahasa Jepang dari nol, ya, dari nol, dengan perantara sebuah lagu. Begini metodenya…

Lagu yang akan kita pelajari adalah Watarasebashi, tembang indah tahun 90-an. Lagu karangan Moritaka Chisato ini telah dinyanyikan ulang oleh beberapa penyanyi dan saya pribadi mengenalnya melalui Matsuura Aya. Kita akan berusaha memahami liriknya dari awal sampai akhir, sedikit demi sedikit. Nah, setiap kali kita bertemu suatu tata bahasa baru, maka kita akan membahas tata bahasa tersebut. Apa yang telah kita pelajari di suatu episode akan menjadi fondasi bagi episode-episode selanjutnya. Jadi, cara mengikuti seri ini adalah dengan membaca secara urut dari episode pertama sampai akhir.

Kalau saat ini kamu belum tahu apa-apa tentang bahasa Jepang, berbahagialah, karena di akhir bedah lagu ini kamu akan bisa cukup banyak! Bagi yang sudah mengerti sedikit bahasa Jepang, bersiaplah untuk mempelajari materi-materi yang lebih menantang di sini. Seri ini juga diharapkan menjadi bacaan dan review yang menyenangkan bagi pelajar dan pengguna bahasa Jepang tingkat lanjut.

Kenapa lagunya Watarasebashi? Pertama, karena saya suka lagu itu. Lagunya enak, dan saya berharap kamu juga akan berpendapat begitu setelah mendengarnya. Kedua, tempo lagunya lambat dan pengucapannya relatif jelas sehingga merupakan materi latihan mendengar yang bagus juga. Ketiga, dan sebetulnya yang paling penting, adalah karena di lagu tersebut tersembunyi banyak sekali harta karun pola-pola tata bahasa! Bentuk kamus sampai bentuk sopan, bentuk lampau sampai pengandaian, bahkan bentuk rendah diri, semua ada di lagu tersebut dan akan kita pelajari secara bertahap!

Selain tutorial ini, Yumeko juga merupakan rumah bagi Tutorial Tae Kim yang masih dalam penerjemahan. Tentunya penerjemahan tutorial Tae Kim tersebut masih akan terus berlanjut. Mungkin kamu jadi bertanya-tanya, “Perbedaannya apa saja? Kenapa perlu ada dua?”. Selain tentunya beda dalam urutan penyampaian materi, perbedaan utama lainnya adalah mengenai penggunaan romaji dan cakupan materinya.

Tutorial Tae Kim mewajibkan penggunanya menghafalkan dua jenis huruf Jepang yaitu hiragana dan katakana karena tidak menggunakan romaji. Itu memang keharusan dalam mempelajari bahasa Jepang. Di lain pihak, saya juga merasa bahwa banyak orang yang ingin mulai belajar bahasa Jepang namun sebelum memutuskan untuk belajar hurufnya ingin sedikit mencicipi kosakata dan tata bahasanya dulu. Nah tutorial Watarasebashi ini terutama ditujukan bagi mereka, karena di sini romaji akan disertakan.

Dari segi cakupan, walaupun tutorial Watarasebashi akan membahas banyak tata bahasa, tetap saja akan jauh dari sebuah referensi yang lengkap. Ini memang sesuai dengan tujuannya, yaitu mengajak pembaca mencelupkan kakinya ke bahasa Jepang dengan cara yang unik, sebelum pembaca berlanjut ke materi yang lebih komprehensif seperti tutorial Tae Kim. Namun tutorial ini juga akan sesekali membahas aspek budaya yang muncul di lagunya dengan dalam, sesuatu yang tidak bisa ditemui di tutorial-tutorial lain. Terakhir, jangan kaget kalau nanti banyak penjelasan yang pada dasarnya sama dengan yang digunakan di tutorial Tae Kim, karena saya pribadi menggunakan cara berpikir yang diajarkan Tae Kim untuk memahami bahasa Jepang.

Adakah yang tertarik? Saya sendiri merasa sangat entusias! Lagunya akan disediakan sepotong-sepotong sesuai dengan pembahasan tiap episode. Untuk saat ini, kamu bisa mendengar lagu penuhnya beserta videonya di YouTube, baik versi yang dibawakan Matsuura Aya maupun versi aslinya Moritaka Chisato. Kamu juga bisa mendengar lagunya lewat imeem. Selama pembuatan tutorial ini, kesan, saran, maupun koreksi dari seluruh pembaca yang budiman akan kami terima dengan senang hati.

Sampai jumpa di episode mendatang!

]]>
http://www.yumeko.web.id/2008/06/10/tutorial-watarasebashi-01-belajar-bahasa-jepang-secara-alternatif-menggunakan-lagu/feed/ 36