Yumeko » Morning Musume http://www.yumeko.web.id Belajar budaya dan bahasa Jepang bersama Tue, 16 Mar 2010 08:00:12 +0000 http://wordpress.org/?v=2.9.2 en hourly 1 Akhiran buri pada lama waktu http://www.yumeko.web.id/2009/03/24/akhiran-buri-pada-lama-waktu/ http://www.yumeko.web.id/2009/03/24/akhiran-buri-pada-lama-waktu/#comments Tue, 24 Mar 2009 11:20:09 +0000 Agro Rachmatullah http://www.yumeko.web.id/?p=287 Untuk menyatakan bahwa waktu yang panjang telah berlalu sejak sesuatu terakhir dilakukan, kita bisa menempelkan akhiran buri (振り). Akhiran ini ditempelkan ke lama waktu misalnya sankagetsu (3 bulan) dan juu-nen (10 tahun). Sebagai contoh sankagetsu buri berarti “setelah 3 bulan”.

Inilah beberapa contohnya:

2年ぶりにおばあさんの墓参りに行った
ni-nen buri ni obaasan no hakamairi ni itta
Aku berkunjung lagi ke makam nenek setelah 2 tahun lamanya

2 (ni): dua
年 (nen): tahun
おばあさん (obaasan): nenek
墓参り (hakamairi): kunjungan ke makam
行く (iku): pergi

buri di sini memberi nuansa bahwa saat mengunjungi makam neneknya lagi si penulis seakan-akan berkata “Wah, ternyata sudah selama ini ya…” Perhatikan juga bahwa buri umumnya ditulis dengan hiragana.

Inilah contoh lainnya lagi:

10年ぶりにインドネシアに帰りました
juu-nen buri ni indonesia ni kaerimashita
Aku pulang lagi ke Indonesia setelah 10 tahun lamanya

10 (juu): sepuluh
年 (nen): tahun
インドネシア (indoneshia): Indonesia
帰る (kaeru): pulang, kembali

Selain partikel ni, partikel konteks de juga bisa digunakan seperti pada contoh di bawah:

私は5年ぶりで彼に会った
watashi wa go-nen buri de kare ni atta
Aku bertemu dengannya lagi setelah 5 tahun berlalu

私 (watashi): saya
5 (go): lima
年 (nen): tahun
彼 (kare): dia (laki-laki)
会う (au): bertemu

Lama waktu yang diikuti buri juga bisa memodifikasi nomina dengan partikel no:

10年ぶりの同窓会 [Koi wa Hassou DO THE HUSTLE!: | ]
juu-nen buri no dousoukai
Reuni kelas yang diadakan setelah 10 tahun (sejak pertemuan yang terakhir)

10 (juu): sepuluh
年 (nen): tahun
同窓会 (dousoukai): reuni kelas

Kata tanya seperti nani pun bisa digunakan:

家族みんなでピクニックに行ったのは何年ぶりだろう
kazoku minna de pikunikku ni itta no wa nan-nen buri darou
Sudah berapa tahun ya sejak terakhir kita sekeluarga pergi piknik seperti ini?
(= Sudah lama ya kita sekeluarga tidak piknik seperti ini)

家族 (kazoku): keluarga
みんな (minna): semua
ピクニック (pikunikku): piknik
行く (iku): pergi
何年 (nannen): berapa tahun

Poin penting yang perlu diperhatikan mengenai buri adalah bahwa kata tersebut hanya bisa digunakan untuk hal yang sudah terjadi kembali, atau untuk hal yang akan terjadi kembali. Jadi pada kalimat “kemarin saya bertemu dia setelah 5 tahun lamanya” atau “minggu depan akan ada reuni setelah 5 tahun lamanya” buri bisa digunakan. Namun pada kalimat seperti “Saya sudah 5 tahun tidak mendengar kabarnya” buri tidak bisa digunakan.

Perhatikan beda dua contoh ini:

彼は5年ぶりに便りをよこした
kare wa go-nen buri ni tayori o yokoshita
Dia mengabariku lagi setelah 5 tahun lamanya
(hal yang sudah lama tidak terjadi akhirnya terjadi lagi)

彼 (kare): dia (laki-laki)
5 (go): lima
年 (nen): tahun
便り (tayori): berita/kabar
よこす (yokosu): mengirim

この5年間彼から便りがない
kono go-nen kan kare kara tayori ga nai
Selama 5 tahun ini tidak ada kabar dari dia
(hal tersebut belum terjadi lagi)

この (kono): ini
5 (go): lima
年 (nen): tahun
間 (kan): menyatakan lama waktu (selama)
彼 (kare): dia (laki-laki)
から (kara): dari
便り (tayori): berita/kabar
ない (nai): tidak ada

Di contoh terakhir, yang digunakan adalah penunjuk lama waktu umum kan, bukannya buri.

Untuk menutup bagian ini, diberikan beberapa tabel lama waktu yang bisa kamu pasangi buri:

Kanji Kana Romaji Arti
一ヶ月 いっかげつ ikkagetsu 1 bulan
二ヶ月 にかげつ nikagetsu 2 bulan
三ヶ月 さんかげつ sankagetsu 3 bulan
四ヶ月 よんかげつ yonkagetsu 4 bulan
五ヶ月 ごかげつ gokagetsu 5 bulan
六ヶ月 ろっかげつ rokkagetsu 6 bulan
七ヶ月 ななかげつ nanakagetsu 7 bulan
八ヶ月 はちかげつ hachikagetsu 8 bulan
九ヶ月 きゅうかげつ kyuukagetsu 9 bulan
十ヶ月 じゅっかげつ jukkagetsu 10 bulan

Kanji Kana Romaji Arti
一年 いちねん ichinen 1 tahun
二年 にねん ninen 2 tahun
三年 さんねん sannen 3 tahun
四年 よねん yonen 4 tahun
五年 ごねん gonen 5 tahun
六年 ろくねん rokunen 6 tahun
七年 ななねん nananen 7 tahun
八年 はちねん hachinen 8 tahun
九年 きゅうねん kyuunen 9 tahun
十年 じゅうねん juunen 10 tahun

Tetunya penulisan kanjinya bisa menggunakan angka romawi, misalnya 6ヵ月 dan 2年. Lalu, 8 bulan bisa juga dibaca hakkagetsu dan 10 bulan juga bisa dibaca jikkagetsu.

Terakhir, satuan waktu lain seperti hari dan minggu juga tentunya bisa digunakan dengan buri selama penulisnya menganggap bahwa itu waktu yang lama untuknya. Contohnya adalah mikka buri no inshu (minum sake lagi setelah tiga hari).

]]>
http://www.yumeko.web.id/2009/03/24/akhiran-buri-pada-lama-waktu/feed/ 3
Senryu lingkungan karya artis-artis Hello! Project #2 – Jitarazu http://www.yumeko.web.id/2009/02/17/senryu-lingkungan-karya-artis-artis-hello-project-2-jitarazu/ http://www.yumeko.web.id/2009/02/17/senryu-lingkungan-karya-artis-artis-hello-project-2-jitarazu/#comments Tue, 17 Feb 2009 00:21:19 +0000 Agro Rachmatullah http://www.yumeko.web.id/?p=276 Ini adalah kelanjutan dari seri artikel-artikel yang membahas tentang senryu. Senryu-senryu yang diangkat kali ini juga masih bertemakan lingkungan dan ditulis oleh artis-artis Hello! Project. Masih ingat kan rumusnya? go-shichi-go (5-7-5).

Kalau ada dua kata yang perlu kalian hafal, itu adalah chikyuu (bumi) dan mina (kita/kalian semua). Nah, mari mulai kita bahas senryunya satu-persatu!

Mitsui Aika (Morning Musume)

Senryu Mitsui Aika

Download: mitsui_aika_senryu.mp3

みなさんで minasan de
増やしていこう fuyashite ikou
森林を shinrin o

Semuanya
Mari meningkatkan
Hutan kita

みなさん (mina-san): semuanya (orang)
増やす (fuyasu): menambahkan
森林 (shinrin): hutan

Di baris terakhir ini terdapat partikel objek langsung o namun tidak ada verbanya. Tapi verba yang tidak disebutkan ini sebetulnya sudah jelas, yaitu fuyasu (menambahkan) yang sudah disebutkan di baris sebelumnya. Jadi kalau ingin lengkap, sebetulnya kalimatnya adalah minasan de fuyashite ikou. shinrin o fuyashite ikou.

Perhatikan bahwa kata 森林 (shinrin) yang artinya hutan terdiri dari bentuk-bentuk kanji untuk pohon yaitu 木. Melihat kata tersebut, kamu serasa benar-benar berada di hutan kan?

san pada mina-san adalah akhiran nama sopan seperti pada Tanaka-san. Kita bisa menggunakan akhiran yang jauh lebih sopan lagi misalnya mina-sama.

Tanaka Reina (Morning Musume)

Senryu Tanaka Reina

Download: tanaka_reina_senryu.mp3

地球を chikyuu o
みんなの意識で minna no ishiki de
助けよう tasukeyou

Dengan kesadaran semuanya
Mari selamatkan
Bumi

地球 (chikyuu): bumi
みんな (minna): semuanya (orang)
意識 (ishiki): kesadaran
助ける (tasukeru): menyelamatkan

Jumlah mora di senryu ini adalah 4-8-5. Kita telah belajar sebelumnya bahwa kelebihan mora seperti pada baris kedua ini disebut jiamari dan diperbolehkan. Agar adil, kebalikannya yaitu kekurangan mora seperti pada baris pertama (chi-kyu-u-o) juga tentunya diperbolehkan. Hal ini disebut jitarazu (字足らず) yang berarti kekurangan huruf.

Perhatikan bahwa minna hanyalah bentuk lain mina.

Kusumi Koharu (Morning Musume)

Senryu Kusumi Koharu

Download: kusumi_koharu_senryu.mp3

エコ運動 eko undou
みんなでしよう minna de shiyou
小春とね koharu to ne

Gerakan lingkungan
Mari bersama melakukannya
Dengan Koharu ya

運動 (undou): gerakan
みんな (minna): semuanya (orang)
する (suru): melakukan

Kata yang menarik di sini adalah eko yang berasal dari bahasa Inggris ecology. eco adalah istilah yang digunakan untuk gerakan maupun produk-produk yang berhubungan dengan pelestarian lingkungan.

Niigaki Risa (Morning Musume)

Senryu Niigaki Risa

Download: niigaki_risa_senryu.mp3

地球をね chikyuu o ne
守って行こう mamotte ikou
私達 watashi-tachi

Bumi
Mari kita jaga
Bersama

地球 (chikyuu): bumi
守る (mamoru): melindungi
私達 (watashi-tachi): kita/kami

Perhatikan penggunaan gobi ne untuk membulatkan jumlah moranya.

tachi adalah akhiran yang menunjukkan banyak/sekelompok orang. Kalau anata berarti “kamu”, maka anata-tachi berarti “kamu sekelompok”, dengan kata lain “kalian”. Sebagai contoh lain, sensei-tachi berarti “para guru”.

Junjun (Morning Musume)

Senryu Junjun

Download: junjun_senryu.mp3

暑い日は atsui hi wa
エアコン消して eakon keshite
海へ行く umi e iku

Di hari yang panas
Aku mematikan AC
Dan pergi ke laut

暑い (atsui): panas
日 (hi): hari
エアコン (eakon): AC (Air Conditioner)
消す (kesu): menghapus/mematikan alat elektronik
海 (umi): laut
行く (iku): pergi

Di sini kita bisa melihat penggunaan partikel topik wa yang tidak menyatakan subjek. Subjek kalimat ini adalah “saya”, dan di sini wa menyatakan waktu.

Miyoshi Erika (v-u-den)

Senryu Miyoshi Erika

Download: miyoshi_erika_senryu.mp3

地球をさ chikyuu o sa
みんなの力で minna no chikara de
守ろうね mamorou ne

Dengan kekuatan semuanya
Mari kita lindungi
Bumi kita

地球 (chikyuu): bumi
みんな (minna): semuanya (orang)
力 (chikara): kekuatan
守る (mamoru): melindungi

Kalau di sini, yang digunakan untuk membulatkan jumlah moranya adalah sa. sa digunakan untuk menarik perhatian lawan bicara, misalnya untuk mengajak orang melakukan sesuatu seperti pada sa, yukou! (yuk, berangkat).

Penutup

Di sini kita telah melihat lagi lebih banyak contoh senryu dan mempelajari tentang jitarazu. tarazu sendiri adalah bentuk negatif sastra dari taru (cukup). Bentuk negatif biasanya tentu saja taranai. Menarik untuk diketahui bahwa pada antologi puisi tertua Jepang yaitu Man’youshuu (abad 7), kita juga bisa menemukan jitarazu (dan juga jiamari).

]]>
http://www.yumeko.web.id/2009/02/17/senryu-lingkungan-karya-artis-artis-hello-project-2-jitarazu/feed/ 15
Lokasi relatif (dan bonus permainan) http://www.yumeko.web.id/2008/11/28/lokasi-relatif-dan-bonus-permainan/ http://www.yumeko.web.id/2008/11/28/lokasi-relatif-dan-bonus-permainan/#comments Fri, 28 Nov 2008 06:01:50 +0000 Agro Rachmatullah http://www.yumeko.web.id/?p=223
Morning Musume di meja bundar
Siapa yang ada di sebelahku?

Untuk menyatakan lokasi relatif, misalnya “depan rumah”, bahasa Jepang menggunakan partikel no yang fungsinya menggabungkan dua nomina. Untuk contoh “depan rumah”, bahasa Jepangnya adalah ie no mae dengan ie berarti “rumah” dan mae berarti “depan”. (perhatikan urutan katanya yang beda dengan bahasa Indonesia)

Inilah beberapa nomina yang menunjukkan lokasi relatif yang bisa kamu gunakan:

上 (ue): atas
下 (shita): bawah
右 (migi): kanan
左 (hidari): kiri
中 (naka): dalam
前 (mae): depan
後ろ (ushiro): belakang
近く (chikaku): dekat
隣 (tonari): sebelah

Beberapa contoh berikut menunjukkan bagaimana posisi relatif tersebut dipakai di kalimat:

ああ目の前にあなた立っているわ [Sakura Mankai: | ]
aa me no mae ni anata tatteiru wa
Ah, engkau sedang berdiri di depan mataku

目 (me): mata
前 (mae): depan
あなた (anata): kamu
立つ (tatsu): berdiri

Kalau ingin lengkap secara tata bahasa, seharusnya anata diikuti partikel wa atau ga. Namun partikel-partikel memang sering diabaikan baik di percakapan maupun karya sastra. wa yang ada di akhir kalimat ini bukan partikel topik wa tapi akhiran kalimat (gobi) yang biasa digunakan perempuan untuk penekanan.

二人の心の中のせんこう花火 [Senkou Hanabi: | ]
futari no kokoro no naka no senkou hanabi
Kembang api yang ada di dalam hati kita berdua

二人 (futari): dua orang, berdua
心 (kokoro): hati
中 (naka): dalam
せんこう花火 (senkou hanabi): kembang api

駅の近くまで駆け足になってた [Haru Beautiful Everyday: | ]
eki no chikaku made kakeashi ni natteta
Aku berlari sampai di dekat stasiun

駅 (eki): stasiun
近く (chikaku): dekat
まで (made): sampai
駆け足 (kakeashi): lari
なる (naru): menjadi

車の下で鳴いてる猫 [Happiness: | ]
kuruma no shita de naiteru neko
Kucing yang sedang mengeong di bawah mobil

車 (kuruma): mobil
下 (shita): bawah
鳴く (naku): mengeong, menggonggong, berkicau, dll
猫 (neko): kucing

この丘の上で待ち合わせる [Ohiru no Kyuukei Jikan: | ]
kono oka no ue de machiawaseru
Janjian bertemu di atas bukit ini

この (kono): ini
丘 (oka): bukit
上 (ue): atas
待ち合わせる (machiawaseru): berjanji untuk bertemu

田中さんの隣の人は誰ですか
tanaka-san no tonari no hito wa dare desu ka
Siapa orang di sebelah Tanaka?

隣 (tonari): sebelah
人 (hito): orang
誰 (dare): siapa

Hati-hati untuk tidak menukar urutannya. ginkou no chikaku berarti “dekat bank” tetapi chikaku no ginkou berarti “bank yang dekat”.

Permainan: nagai jiko shoukai game!

nagai jiko shoukai

Sekarang kita akan bermain sedikit dengan lokasi relatif ini. Nama permainannya adalah nagai jiko shoukai (perkenalan diri yang panjang). Aturannya sangat gampang. Pertama duduklah melingkar (lihat gambar atas) dan tentukan siapa yang akan memulai. Orang pertama memperkenalkan diri dengan sederhana, misalnya:

夢子です
yumeko desu
Saya Yumeko

Lalu perkenalan dilanjutkan oleh orang di sebelahnya, namun kali ini caranya seperti ini:

夢子の隣の秋子です
yumeko no tonari no akiko desu
Saya Akiko yang ada di sebelahnya Yumeko

Tentu orang yang mendapat giliran di sebelahnya akan lebih panjang lagi, misalnya:

夢子の隣の秋子の隣のブラムです
yumeko no tonari no akiko no tonari no buramu desu
Saya Bram yang ada di sebelahnya Akiko yang ada di sebelahnya Yumeko

Ini berlanjut sampai satu lingkaran penuh, dan hasilnya bisa cukup panjang. Dengarkan serunya permainan ini di potongan audio berikut:

Download: nagai_jiko_shoukai_momusu_1.mp3 (685 KB)

Tahap pertama mungkin gampang kalau kita kenal orang-orangnya. Nah tapi itu baru pemanasan. Di tahap kedua, hal yang disukai harus disebutkan misalnya:

日本語が好きな夢子です
nihongo ga suki na yumeko desu
Saya Yumeko yang suka bahasa Jepang

Yang disusul oleh misalnya:

日本語が好きな夢子の隣のラーメンが好きな秋子です
nihongo ga suki na yumeko no tonari no raamen ga suki na akiko desu
Saya Akiko yang suka ramen yang ada di sebelahnya Yumeko yang suka bahasa Jepang

Contoh gilirannya bisa seperti berikut:

Download: nagai_jiko_shoukai_momusu_2.mp3 (310 KB)

(Bonus bagi yang bisa menangkap nama-nama makanan yang ada di situ, tulis di komen ya ^^…)

Untuk setiap putaran, ganti lagi benda yang disukainya. Orang yang salah mengucapkan akan diberi kesempatan sekali lagi namun mendapat hukuman. Selamat mencoba!

]]>
http://www.yumeko.web.id/2008/11/28/lokasi-relatif-dan-bonus-permainan/feed/ 9
Tutorial Watarasebashi #23 – Suara panjang dan romanisasinya http://www.yumeko.web.id/2008/10/25/tutorial-watarasebashi-23-suara-panjang-dan-romanisasinya/ http://www.yumeko.web.id/2008/10/25/tutorial-watarasebashi-23-suara-panjang-dan-romanisasinya/#comments Sat, 25 Oct 2008 03:42:11 +0000 Agro Rachmatullah http://www.yumeko.web.id/?p=211 [Pada seri tutorial ini, kita akan belajar bahasa Jepang dari nol dengan menggunakan lagu Watarasebashi sebagai materinya. Karena pembahasan tiap episode dibangun dari pembahasan-pembahasan sebelumnya, saya menyarankan agar kamu mengikutinya dari episode pertama.]

Saat membahas mengenai hiragana dan katakana, ada satu hal penting yang terlewat yaitu suara panjang. Karena itu, mari kita ganggu sejenak alur pelajarannya dengan membahas konsep tersebut.

Di bahasa Jepang terdapat suara panjang yang jika diucapkan dua kali lebih lama dibanding suara biasanya. Contohnya, jika “a” diibaratkan memakai satu ketukan, “aa” memakan waktu dua ketukan. Ingat, “aa” hanyalah “a” yang dibaca panjang, dan bukan suara “a-a” terpisah seperti pada “Aa Gym”.

Penting bagi kita untuk mengucapkan suara-suara panjang tersebut dengan benar. Sebaliknya, suara pendek jangan diucapkan dengan panjang. Jika tidak, artinya bisa berubah jauh seperti pada dua kalimat berikut: (Tata bahasanya memang belum sepenuhnya kita pelajari, jadi cukup perhatikan saja kata-katanya)

伯父さんはチーズを食べた。
ojisan wa chiizu o tabeta
Paman memakan keju.

伯父さん (ojisan): paman
チーズ (chiizu): keju (Inggris: cheeze)
食べる (taberu): makan

お爺さんは地図を食べた。
ojiisan wa chizu o tabeta
Kakek memakan peta.

お爺さん (ojiisan): kakek
地図 (chizu): peta
食べる (taberu): makan

Perhatikan di situ pasangan kata yang suaranya mirip yaitu ojisan (paman) vs. ojiisan (kakek) dan chizu (peta) vs. chiizu (keju). Tentu saja di sini kita sedang berbicara keluarga tikus yang memang terkadang menggerogoti kertas.

Cara penulisan

Ada berbagai cara menulis suara panjang di Jepang, yang mungkin pada awalnya cukup membingungkan. Yang pertama dan sangat alami adalah dengan menambahkan vokal yang bersangkutan. Contohnya “ku” (く) diperpanjang dengan vokal tambahan “u” (う) sehingga menjadi “kuu” (くう). Contoh kata yang menggunakan cara memperpanjang seperti ini adalah お母さん (okaasan, ibu), お兄さん (oniisan, kakak laki-laki), 空気 (kuuki, udara), お姉さん (oneesan, kakan perempuan), dan 多い (ooi, banyak).

Tapi suara panjang “o” juga bisa dituliskan dengan menambahkan vokal “u”. Misalnya, 飛行機 (pesawat terbang) dieja sebagai ひこうき (hikouki) namun cara mengucapkannya sebetulnya adalah “hikooki” (o panjang). Contoh lainnya adalah 王子 (pangeran) yang ejaannya adalah おうじ (ouji) dengan cara membacanya “ooji”. 光子 (foton/partikel cahaya) ditulis こうし (koushi) dengan cara membaca “kooshi”. Menarik untuk diketahui bahwa kebanyakan suara panjang “o” ditulis dengan cara seperti ini yaitu menambahkan “u” dan malah bukan dengan menambahkan “o”.

Suara panjang “e” juga bisa diperoleh dengan menambah vokal “i”. Contoh klasiknya adalah 先生 (sensei, guru) dan 学生 (gakusei, murid). Nah di sini perlu dicatat bahwa ada yang mengucapkan bagian “sei”-nya sempurna sebagai vokal panjang yaitu “see”, namun ada juga cara pengucapan yang lebih terdengar sebagai “sei”. Bagaimanapun cara pengucapanya, suara e+i seperti itu dikategorikan sebagai suara panjang dari vokal “e” di bahasa Jepang. “e” panjang yang ditulis sebagai “ei” juga lebih banyak dibanding “ee”.

Pada katakana, suara panjang diperoleh dengan menambahkan simbol pemanjang suara ー pada vokal apapun yang ingin diperpanjang. Contohnya adalah ケーキ (keeki, kue) dan サーバー (saabaa, server), モーニング (mooningu, pagi), dan キュート (kyuuto, imut). Bisa dilihat bahwa pada romajinya, kita menuliskan vokalnya dua kali.

Namun ada juga beberapa perkecualian. Kita kadang perlu melihat penulisan kanjinya untuk tahu cara membaca yang benar. Misalnya, verba 問う (tou, bertanya) diromanisasikan sebagai “tou”. Walaupun begitu, “u” pada kata tersebut adalah okurigana yang bisa berubah-ubah misalnya 問わない (towanai) pada bentuk negatifnya dan 問います (toimasu) pada bentuk sopannya. Dari situ jelas bahwa “tou” tersebut bukan vokal panjang sehingga pengucapan “u”-nya harus ada (seperti “towu”). Bandingkan dengan 到着 (touchaku, sampai) yang berisi vokal panjang dan dibaca “toochaku”. Pada contoh tersebut tou merupakan suara intrinsik huruf 到.

地位 (chii, kedudukan) juga bukan suara panjang. Ini karena suara “chii” terbagi pada dua huruf 地 (chi) dan 位 (i). Jadi cara membacanya “chi-i”. Bandingkan dengan 小さい (chiisai, kecil) yang memiliki suara panjang.

Tapi dua contoh perkecualian yang disebutkan sangat jarang. Jadi kalaupun kamu belum memiliki pengetahuan kanjinya, kamu bisa cukup yakin bahwa pola-pola penulisan suara panjang (“-aa”, “-ii”, “-uu”, “-ee”/”-ei”, dan “-oo”/”-ou”) memang dibaca sebagai suara panjang.

Pada lagu

Di lagu Watarasebashi, cukup banyak suara panjang yaitu 夕日 (yuuhi, matahari terbenam), 綺麗 (kirei, indah), 公衆電話 (koushuudenwa, telepon umum), 昨日 (kinou, kemarin), 今日 (kyou, hari ini), dan 遠い (tooi, jauh). Terutama perhatikan bahwa “rei” pada kirei diucapkan sebagai “re” dan “i” namun “kou” pada koushuudenwa diucapkan sebagai “ko” dan “o”. Secara umum, suara panjang “-ei” pada lagu memang diucapkan sebagai “-e” yang disusul “i” dan bukannya “-e” dengan “e”.

Suara panjang bukan hal yang langka jadi saya rasa akan sangat mudah untuk menemukannya di lagu. Pada reff lagu Sayonara no Kawari ni, terdapat 4 baris berturut-turut yang berisi suara panjang: (Sekali lagi, untuk keperluan ini tata bahasanya tidak perlu dipusingkan dan cukup fokus ke pengucapan kata-katanya)

にぎやかだった教室には
さよなら夕陽が染まる
「はじめて」をたくさんくれた先生
ありがとう

nigiyaka datta kyoushitsu ni wa
sayonara yuuhi ga somaru
“hajimete” o takusan kureta sensei
arigatou

Di kelas yang dulunya ramai
Matahari senja perpisahan terlihat berwarna
Kepada guruku yang memberi banyak hal baru
Terima kasih

にぎやか (nigiyaka): sibuk, penuh aktivitas
教室 (kyoushitsu): ruang kelas
さよなら (sayonara): selamat tinggal
夕日 (yuuhi): matahari terbenam
染まる (somaru): berwarna
はじめて (hajimete): untuk pertama kali
たくさん (takusan): banyak
くれる (kureru): memberi
先生 (sensei): guru
ありがとう (arigatou): terima kasih

Bisakah kamu menemukan semuanya?

Hilangnya suara panjang pada nama versi Inggris

Kalender Berryz Koubou
“berryz koubou” yang ditulis sebagai “berryz kobo”

Kadang-kadang nama Jepang memiliki versi bahasa Inggrisnya. Contohnya adalah nama tempat, nama perusahaan, dan nama orang. Versi bahasa Inggris tersebut tentunya ditulis dengan huruf latin, dan yang menarik di sini adalah bahwa suara panjang umumnya dihilangkan. Ini untuk memudahkan orang asing membacanya. Tentunya ini adalah romanisasi nonakademis dan bukanlah cara membaca nama Jepangnya yang sebenarnya. Kadang-kadang suara panjang “-ou” ditulis sebagai “-oh”. Coba pelajari perbedaan berikut:

Kata/Nama Kanji Kana Romaji
Yu-gi-oh 遊戯王 ゆうぎおう yuugiou
Azumanga Daioh あずまんが大王 あずまんがだいおう azumanga daiou
Tokyo 東京 とうきょう toukyou
Osaka 大阪 おおさか oosaka
Berryz Kobo Berryz工房 Berryzこうぼう Berryz koubou
Goto Maki 後藤真希 ごとうまき gotou maki
Ohe Tomomi 大江朝美 おおえともみ ooe tomomi
Kudo Shinichi 工藤新一 くどうしんいち kudou shin’ichi
Sumo 相撲 すもう sumou
Judo 柔道 じゅうどう juudou
Fujitsu 富士通 ふじつう fujitsuu
Toshiba 東芝 とうしば toushiba

Sebagai penutup, menarik untuk diketahui bahwa di bahasa Jepang suara panjang disebut 長音 (chouon) yang lucunya juga memuat suara panjang :) .

Lampiran: Tabel suara panjang

Untuk referensi, di sini diberikan tabel cara membuat suara panjang.

Suara vokal Diperpanjang oleh Contoh
-a あ (a) お婆さん (obaasan, nenek)
ー (katakana) コンサート (konsaato, konser)
-i い (i) 小さい (chiisai, kecil)
ー (katakana) ニート (niito, pengangguran (NEET = Not in Education, Employment or Training))
-u う (u) 扇風機 (senpuuki, kipas angin)
ー (katakana) ウーマン (uuman, wanita (woman))
-e い (i, umum) 永遠 (eien, keabadian)
ー (katakana) レーザー (reezaa, laser)
え (e, jarang) お姉さん (oneesan, kakak perempuan)
-o う (u, umum) 太陽 (taiyou, matahari)
ー (katakana) モーニング (mooningu, pagi (morning))
お (o, jarang) 通る (tooru, lewat)
]]>
http://www.yumeko.web.id/2008/10/25/tutorial-watarasebashi-23-suara-panjang-dan-romanisasinya/feed/ 10
Akhiran klasik adjektiva -ki http://www.yumeko.web.id/2008/09/25/akhiran-klasik-adjektiva-ki/ http://www.yumeko.web.id/2008/09/25/akhiran-klasik-adjektiva-ki/#comments Wed, 24 Sep 2008 23:29:31 +0000 Agro Rachmatullah http://www.yumeko.web.id/?p=202 Di bahasa tertulis, dan terkadang dalam percakapan, sisa-sisa bahasa Jepang klasik masih muncul. Salah satunya adalah akhiran klasik -ki bagi adjektiva-i, menggantikan akhiran -i. Akhiran ini hanya bisa digunakan untuk memodifikasi nomina dan tidak bisa muncul jika adjektivanya mengakhiri kalimat:

悲しき恋 [Kanashimi Twilight: | ]
kanashiki koi
cinta yang menyedihkan

悲しい (kanashii): sedih
恋 (koi): cinta

愛しき悪友 [Itoshiki Tomo e: | ]
itoshiki tomo
temanku tercinta

悪友 (tomo): teman
愛しい (itoshii): tercinta

Perhatikan bahwa 悪友 umumnya dibaca akuyuu dan merupakan sebutan akrab untuk sahabat dekat. (arti literalnya adalah “teman buruk”, mungkin karena kita sering diajak melakukan hal-hal buruk bersama oleh sahabat dekat :) ) Namun di lagu “Itoshiki Tomo e” ini pengarangnya ingin 悪友 dibaca “tomo”.

良き思い出 [Sakura wa Raku sa: | ]
yoki omoide
kenangan indah

良い (yoi): baik
思い出 (omoide): kenangan

美しき日々 [Utsukushiki Ningen no Hibi: | ]
utsukushiki hibi
hari-hari indah

美しい (utsukushii): indah
日々 (hibi): hari-hari

Kamu terutama akan banyak menemui bentuk -ki ini di lagu dan judul film atau buku. Selain perbedaan nuansa dengan akhiran -i yang modern, artinya persis sama. Bahasa klasik tidak harus selalu susah kan?

]]>
http://www.yumeko.web.id/2008/09/25/akhiran-klasik-adjektiva-ki/feed/ 4
Tutorial Watarasebashi #21 – Latihan konjugasi dasar nomina dan adjektiva http://www.yumeko.web.id/2008/09/17/tutorial-watarasebashi-21-latihan-konjugasi-dasar-nomina-dan-adjektiva/ http://www.yumeko.web.id/2008/09/17/tutorial-watarasebashi-21-latihan-konjugasi-dasar-nomina-dan-adjektiva/#comments Wed, 17 Sep 2008 03:08:14 +0000 Agro Rachmatullah http://www.yumeko.web.id/?p=198 [Pada seri tutorial ini, kita akan belajar bahasa Jepang dari nol dengan menggunakan lagu Watarasebashi sebagai materinya. Karena pembahasan tiap episode dibangun dari pembahasan-pembahasan sebelumnya, saya menyarankan agar kamu mengikutinya dari episode pertama.]

Setelah mempelajari konjugasi dasar nomina dan adjektiva-na lalu adjektiva-i, sekarang saatnya untuk latihan. Untuk tiap soal akan diberikan kata yang harus kamu konjugasikan ke bentuk tertentu. Inilah contohnya:

道 (michi): jalan

michi → deklaratif
Jawaban: michi da [I WISH: | ]

Ingat, bentuk deklaratif adalah pernyataan yang sifatnya tegas, dan adjektiva-i tidak bisa ditempeli da tersebut.

Menghafal bentuk konjugasi yang banyak bisa jadi merupakan hal yang menantang. Namun semua soal di bab ini diambil dari lagu, jadi jika dirasa memudahkan hafalan kamu bisa mencoba mendengarnya digunakan pada lagu dengan mengklik simbol ♪.

悪い (warui): buruk (tidak baik)

warui → negatif

Jawaban: warukunai [22sai no Watashi: | ]

初めて (hajimete): (melakukan sesuatu) untuk pertama kali

hajimete → lampau

Jawaban: hajimete datta [Memory Seishun no Hikari: | ]

上手 (jouzu): mahir

jouzu → negatif

Jawaban: jouzu janai [Suna wo Kamu You ni...NAMIDA: | ]

寂しい (samishii): merasa sendiri/kesepian

samishii → negatif lampau

Jawaban: samishikunakatta [Furusato: | ]

いい (ii): baik, bagus

ii → lampau

Jawaban: yokatta (ingat, konjugasinya diturunkan dari yoi) [FIRST KISS: | ]

素敵 (suteki): indah, hebat, mengagumkan

suteki → deklaratif

Jawaban: suteki da [(judul dirahasiakan): | ]

うまい (umai): mahir

umai → negatif

Jawaban: umakunai [Furusato: | ]

Perhatikan bahwa jouzu pada soal sebelumnya dan umai pada soal ini sama-sama berarti “mahir”, namun yang satu adalah adjektiva-na dan yang lainnya adjektiva-i.

一人 (hitori): satu orang, sendiri

hitori → negatif lampau

Jawaban: hitori janakatta [Sakura no Hanabira-tachi: | ]

かっこいい (kakkoii): keren, berpenampilan baik

kakkoii → negatif

Jawaban: kakkoyokunai (konjugasinya juga diturunkan dari yoi) [HEY! Mirai: | ]

嬉しい (ureshii): senang

ureshii → lampau

Jawaban: ureshikatta [FIRST KISS: | ]

同じ (onaji): sama

onaji → deklaratif

Jawaban: onaji da [Never Forget: | ]

onaji bukan adjektiva-na maupun -i. Cara menggunakannya langsung menempel ke nominanya seperti onaji basho (tempat yang sama). Namun untuk konjugasi dia seperti adjektiva-na.

幸せ (shiawase): bahagia

shiawase → lampau

Jawaban: shiawase datta [AS FOR ONE DAY: | ]

淋しい (samishii): merasa sendiri/kesepian

samishii → lampau

Jawaban: samishikatta [100kai no Kiss: | ]

Perhatikan bahwa kanji untuk samishii yang digunakan pada soal ini berbeda dengan soal sebelumnya. Yang lebih umum dipakai adalah 寂.

無駄 (muda): tidak ada guna

muda → negatif

Jawaban: muda janai [Koi ING: | ]
]]>
http://www.yumeko.web.id/2008/09/17/tutorial-watarasebashi-21-latihan-konjugasi-dasar-nomina-dan-adjektiva/feed/ 0
Kanjiku #3 – Ramalan (卜, 占) http://www.yumeko.web.id/2008/09/12/kanjiku-3-ramalan-%e5%8d%9c-%e5%8d%a0/ http://www.yumeko.web.id/2008/09/12/kanjiku-3-ramalan-%e5%8d%9c-%e5%8d%a0/#comments Fri, 12 Sep 2008 06:03:50 +0000 Agro Rachmatullah http://www.yumeko.web.id/?p=192 Kali ini kita akan belajar bentuk yang sangat berguna yaitu 卜. Bentuk tersebut muncul di banyak kanji sehingga mengetahuinya akan memudahkan studi kita.

Ramalan: 卜 (uranai)

Bahasa Jepang ramalan adalah uranai. Nemonik yang bisa dibuat misalnya: uratnya naik (menjadi tampak) mendengar ramalan buruk. urat naik → uranai → ramalan:

Nemonik \"uranai\" ke \"ramalan\" - uratnya naik mendengar ramalan buruk

Kanjinya berbentuk tongkat ramalan. Bayangkan saja tongkat yang diberdirikan di tanah dan dibiarkan jatuh saat kita ingin tahu arah mana yang akan membawa nasib baik.

Ilustrasi kanji uranai (卜)

Jangan lupa kalau masih ada satu daun yang tersisa di tongkatnya!

Inilah urutan guratannya:

Urutan guratan/penulisan kanji 卜 (uranai, ramalan)

Perlu diketahui suatu hal penting yaitu bahwa penulisan kata uranai umumnya tidak menggunakan kanji 卜 yang baru kita pelajari. Yang digunakan adalah 占 yang akan kita pelajari di artikel ini juga. Kita mempelajari 卜 karena bentuk tersebut digunakan pada kanji-kanji lain. Saat digunakan pada kanji lain, kita akan menyebut bentuknya sebagai “tongkat ramal” agar lebih kongkrit.

Ramalan: 占 (uranai)

Katanya sama dengan yang baru dipelajari, dan yang berbeda hanyalah kanjinya:

Komponen kanji 占 (uranai, ramalan)

Perhatikan bahwa kanji ini terdiri dari dua komponen yaitu “tongkat ramal” (卜) yang baru kita pelajari dan mulut (口) yang telah dibahas di artikel lain. Bentuk 卜 yang dipakai pada 占 sedikit beda, namun ini adalah hal yang biasa saat suatu kanji dipakai sebagai komponen kanji lain. Dari komponennya, kita bisa membuat nemonik sebagai berikut: Seorang peramal tua sedang menggoyang-goyangkan tongkat ramalnya (卜), matanya tertutup dan mulutnya (口) komat-kamit, berusaha mendapat wangsit ramalan.

Urutan menulisnya mudah kalau kamu sudah tahu cara menulis kedua komponennya:

Urutan guratan/penulisan kanji 占 (uranai, ramalan)

Penggunaan

Ingat bahwa walaupun 卜 dan 占 mengacu pada kata yang sama, yang digunakan dalam penulisan adalah kanji 占. Terlebih lagi, penulisannya menggunakan okurigana i yaitu 占い karena dia bisa berubah menjadi verba uranau (占う, meramal). Ah, kalau begitu kita coba saja menggunakan kedua kata tersebut!

夢占いをする [1]
yume-uranai o suru
meramal mimpi (literal: melakukan ramalan mimpi)

夢 (yume): mimpi
夢占い (yume-uranai): ramalan mimpi
する (suru): melakukan

人の運勢を占う [2]
hito no unsei o uranau
meramal keberuntungan seseorang

人 (hito): orang
運勢 (unsei): keberuntungan
占う (uranau): meramal

ネットの占いごっこしたり [AS FOR ONE DAY: | ]
netto no uranai-gokko shitari
(kita dulu) bermain ramal-ramalan di Internet

ネット (netto): Internet
ごっこ (gokko): bermain sesuatu-sesuatuan (dokter-dokteran, koboi-koboian, dsb.)
する (suru): melakukan

gokko sendiri adalah kata yang menarik. Dia menempel pada nomina dan menyatakan permainan sesuatu-sesuatuan. Misalnya gakkou adalah “sekolah”, sehingga gakkou-gokko adalah “bermain sekolah-sekolahan”. Kata gokko mengandung makna pura-pura atau bohong-bohongan.

Nah, karena saat melakukan ramalan di Internet (misal ini) tidak ada peramal sebenarnya dan yang melakukannya adalah program komputer, maka ramalan seperti itu dianggap bohong-bohongan sehingga disebut uranai-gokko dan bukan uranai. Lalu menurut kamus ramalan uranai jiten, kalau kita membeli buku ramalan dan mencobanya ke teman itu juga dianggap uranai-gokko karena kita bukanlah peramal ahli.

Di episode berikutnya, kita akan kembali menemui bentuk 卜 pada kanji lain. Sampai jumpa!

]]>
http://www.yumeko.web.id/2008/09/12/kanjiku-3-ramalan-%e5%8d%9c-%e5%8d%a0/feed/ 1
Partikel identifikasi no pada klausa subordinat http://www.yumeko.web.id/2008/09/06/partikel-identifikasi-no-pada-klausa-subordinat/ http://www.yumeko.web.id/2008/09/06/partikel-identifikasi-no-pada-klausa-subordinat/#comments Fri, 05 Sep 2008 18:27:00 +0000 Agro Rachmatullah http://www.yumeko.web.id/?p=190 Kita semua (iya kan?) mengenal partikel no sebagai partikel kepemilikan. Contohnya, watashi no keeki berarti “kue milik saya”. Secara umum, partikel no ini memungkinkan suatu nomina memodifikasi nomina lain.

Namun pada klasusa subordinat, kita bisa menemui partikel no yang artinya sama sekali berbeda dengan contoh di atas. Pada kasus ini, partikel no fungsinya sama seperti partikel ga yaitu sebagai partikel identifikasi.

Perhatikan contoh berikut:

お母さんが作った
okaasan ga tsukutta
Ibu membuat (sesuatu)

Di contoh tersebut ga mengidentifikasi bahwa ibu adalah pelakunya. Klausa tersebut bisa digunakan untuk memodifikasi nomina misalnya keeki (kue):

お母さんが作ったケーキ
okaasan ga tsukutta keeki
Kue yang dibuat ibu

Untuk sedikit menyegarkan ingatan, bagian berwarna hijau yang memodifikasi keeki disebut klausa subordinat.

Nah, contoh berikutnya yang menggunakan no memiliki arti yang persis sama:

お母さんのが作ったケーキ
okaasan no tsukutta keeki
Kue yang dibuat ibu

Pada contoh di atas, no tidak menyatakan kepemilikan (tidak ada arti ‘kue milik ibu’) tapi no mengidentifikasi siapa pelaku dari aksi “membuat”. Jadi kamu bisa menganggap bahwa ga dapat berubah menjadi no pada klausa subordinat.

Bentuk seperti ini akan banyak kamu temui pada bahasa tertulis. Inilah beberapa contoh lainnya:

画像のあるページ[1]
gazou no aru peeji
halaman yang memiliki gambar (gazou ga aru = ada gambar)

足の長い彼女[C\C (Cinderella\Complex): | ]
ashi no nagai kanojo
dia yang kakinya panjang (ashi ga nagai = kakinya panjang)

変わりのない景色[Ohiru no Kyuukei Jikan.: | ]
kawari no nai keshiki
pemandangan yang selalu sama (kawari ga nai = tidak ada perubahan)

仕方のない事[VERY BEAUTY: | ]
shikata no nai koto
hal yang hanya bisa dipasrahkan (shikata ga nai = tidak ada yang bisa dilakukan)

背の高い人[Tomodachi ga Ki ni Itteru Otoko Kara no Dengon: | ]
se no takai hito
orang yang tinggi (se ga takai = tinggi (tubuhnya))

Ada sedikit beda nuansa antara ga dan no pada klausa subordinat. Pada boku ga katta yubiwa/boku no katta yubiwa (cincin yang kubeli), penggunaan ga lebih memberikan fokus pada boku sedangkan penggunaan no mengalihkan fokusnya pada yubiwa.

]]>
http://www.yumeko.web.id/2008/09/06/partikel-identifikasi-no-pada-klausa-subordinat/feed/ 8
Tutorial Watarasebashi #15 – Latihan menggunakan adjektiva http://www.yumeko.web.id/2008/08/01/tutorial-watarasebashi-15-latihan-menggunakan-adjektiva/ http://www.yumeko.web.id/2008/08/01/tutorial-watarasebashi-15-latihan-menggunakan-adjektiva/#comments Fri, 01 Aug 2008 03:48:48 +0000 Agro Rachmatullah http://www.yumeko.web.id/?p=157 [Pada seri tutorial ini, kita akan belajar bahasa Jepang dari nol dengan menggunakan lagu Watarasebashi sebagai materinya. Karena pembahasan tiap episode dibangun dari pembahasan-pembahasan sebelumnya, saya menyarankan agar kamu mengikutinya dari episode pertama.]

Setelah mempelajari adjektiva-i dan adjektiva-na, sekarang kamu akan latihan menggunakannya. Untuk tiap soal akan diberikan adjektiva dan nominanya, dan tugas kamu adalah menggunakan adjektivanya dengan benar untuk menggambarkan nominanya. Tujuannya adalah agar kamu terampil membedakan adjektiva-i dengan adjektiva-na.

笑顔 (egao): senyum
温かい (atatakai): hangat

Jawaban: atatakai egao [Motto Futari de: | ]

娘 (musume): putri
わがまま (wagamama): egois

Jawaban: wagamama na musume [Furusato: | ]

人 (hito): orang
大好き (daisuki): (sangat) suka

Jawaban: daisuki na hito [Suna wo Kamu You ni...NAMIDA: | ]

初恋 (hatsukoi): cinta pertama
淡い (awai): hanya sesaat, berlalu dengan cepat

Jawaban: awai hatsukoi [Zutto Suki de Ii desu ka: | ]

川 (kawa): sungai
綺麗 (kirei): indah

Jawaban: kirei na kawa (ingat, kirei adalah adjektiva-na) [ALL FOR ONE & ONE FOR ALL! : | ]

場所 (basho): tempat
遠い (tooi): jauh

Jawaban: tooi basho [Atarimae no Nichijou #1]

自転車 (jitensha): sepeda
変 (hen): aneh

Jawaban: hen na jitensha [Atarimae no Nichijou #2]

英語 (eigo): Bahasa Inggris
嫌い (kirai): benci

Jawaban: kirai na eigo (ingat, kirai adalah adjektiva-na) [1]
]]>
http://www.yumeko.web.id/2008/08/01/tutorial-watarasebashi-15-latihan-menggunakan-adjektiva/feed/ 8
Tutorial Watarasebashi #13 – Latihan partikel konteks de (で) http://www.yumeko.web.id/2008/07/18/tutorial-watarasebashi-13-latihan-partikel-konteks-de-%e3%81%a7/ http://www.yumeko.web.id/2008/07/18/tutorial-watarasebashi-13-latihan-partikel-konteks-de-%e3%81%a7/#comments Fri, 18 Jul 2008 03:06:47 +0000 Agro Rachmatullah http://www.yumeko.web.id/?p=142 [Pada seri tutorial ini, kita akan belajar bahasa Jepang dari nol dengan menggunakan lagu Watarasebashi sebagai materinya. Karena pembahasan tiap episode dibangun dari pembahasan-pembahasan sebelumnya, saya menyarankan agar kamu mengikutinya dari episode pertama.]

Kita telah mempelajari fungsi partikel de, yaitu memberikan konteks untuk verba. Konteks tersebut bisa berupa alat atau cara (dengan, menggunakan) maupun konteks tempat (di).

Sekarang waktunya untuk sedikit latihan. Yang perlu kamu lakukan sangat mudah yaitu menulis terjemahan bahasa Indonesianya. Soal-soal berikut berdasarkan lagu (dengan modifikasi seperlunya), dan kamu bisa mengklik ♪ untuk mendengar lagunya dan 詞 untuk melihat liriknya. Gunakan lampiran di akhir artikel ini untuk mencari tahu arti kata-kata yang tidak kamu ketahui.

1) 電話で話す[Koe: | ]
denwa de hanasu
Jawaban: berbicara dengan telepon

2) 東京で暮らす[Furusato: | ]
toukyou de kurasu
Jawaban: tinggal di Tokyo

3) たこ焼き屋さんで読む[Sabori: | ]
takoyaki-ya-san de yomu
Jawaban: membaca di warung takoyaki

4) 自転車で帰る[Suppin to Namida: | ]
jitensha de kaeru
Jawaban: pulang dengan sepeda

Dua soal terakhir di bawah diambil dari novel amatir Atarimae no Nichijou:

5) 階段で転ぶ
kaidan de korobu
Jawaban: jatuh di tangga

6) 小声で話す
kogoe de hanasu
Jawaban: berbicara dengan suara pelan (berbisik). Perhatikan bahwa di sini konteks yang diberikan bukanlah alat fisik, tapi lebih ke arah cara melakukan sesuatu.

Lampiran: daftar kata

東京 (toukyou): Tokyo
暮らす (kurasu): tinggal
電話 (denwa): telepon
話す (hanasu): berbicara
たこ焼き屋さん (takoyaki-ya-san): warung Takoyaki
読む (yomu): membaca
自転車 (jitensha): sepeda
帰る (kaeru): pulang
階段 (kaidan): tangga
転ぶ (korobu): jatuh (terpeleset, tersandung, dsb)
小声 (kogoe): suara pelan

]]>
http://www.yumeko.web.id/2008/07/18/tutorial-watarasebashi-13-latihan-partikel-konteks-de-%e3%81%a7/feed/ 0