Yumeko » peribahasa http://www.yumeko.web.id Belajar budaya dan bahasa Jepang bersama Tue, 16 Mar 2010 08:00:12 +0000 http://wordpress.org/?v=2.9.2 en hourly 1 Peribahasa: oboreru mono wa wara o mo tsukamu http://www.yumeko.web.id/2009/06/10/peribahasa-oboreru-mono-wa-wara-o-mo-tsukamu/ http://www.yumeko.web.id/2009/06/10/peribahasa-oboreru-mono-wa-wara-o-mo-tsukamu/#comments Wed, 10 Jun 2009 11:30:57 +0000 Agro Rachmatullah http://www.yumeko.web.id/?p=355 oboreru mono wa wara o mo tsukamu

Di atas kalian bisa melihat komik Kariage-kun. Apa yang lucu dari gambar di atas?

Inti lawakannya adalah bahwa Kariage-kun (orang yang iseng) mengikuti suatu peribahasa (kotowaza) di Bahasa Jepang:

溺れる者は藁をも掴む
oboreru mono wa wara o mo tsukamu
Orang yang tenggelam akan menggapai bahkan jerami sekalipun

溺れる (oboreru): tenggelam
者 (mono): orang
藁 (wara): jerami
掴む (tsukamu): menangkap, mengambil, menggapai, memegang

Arti peribahasanya adalah bahwa pada keadaan susah atau bahaya, orang akan mati-matian menggunakan bantuan apapun walaupun misalnya hal/benda yang bersangkutan sebenarnya tidak berguna.

wara o (mo) tsukamu (menggapai/berpegangan pada jerami) sendiri bisa digunakan untuk menggambarkan situasi yang sangat gawat atau benar-benar tidak ada harapan.

Ini contoh kalimatnya:

藁をも掴む思いで始めた商売だったが、今では支店を出せるほどになった。 [1]
wara o mo tsukamu omoi de hajimeta shoubai datta ga, ima de wa shiten o daseru hodo ni natta
Waktu memulai usaha ini rasanya seperti (orang tenggelam yang) berpegangan pada jerami, tapi sekarang saya sudah bisa membuka cabang.

藁 (wara): jerami
掴む (tsukamu): menangkap, mengambil, menggapai, memegang
思い (omoi): perasaan
始める (hajimeru): memulai
商売 (shoubai): usaha, bisnis
今 (ima): sekarang
支店 (shiten): toko cabang
出す (dasu): mengeluarkan
ほど (hodo): menyatakan derajat/batas
なる (naru): menjadi

Terakhir, di sini gabungan o (を) dan mo (も) maknanya mirip de sae mo atau de sura mo (bahkan). Kalau objek suatu kalimat ingin dijadikan topik juga, jangan gunakan o wa atau o mo, namun cukup wa atau mo saja. Contohnya adalah sakana mo tabeta (makan ikan juga), BUKAN sakana o mo tabeta.

Banyak lawakan pada komik Jepang yang hanya bisa dimengerti sepenuhnya kalau kita tahu latar belakang budaya di dalamnya. Kalau kapan-kapan saya menemukannya lagi, akan saya posting di sini :)

]]>
http://www.yumeko.web.id/2009/06/10/peribahasa-oboreru-mono-wa-wara-o-mo-tsukamu/feed/ 13