Yumeko » review http://www.yumeko.web.id Belajar budaya dan bahasa Jepang bersama Tue, 16 Mar 2010 08:00:12 +0000 http://wordpress.org/?v=2.9.2 en hourly 1 Menggunakan contoh kalimat pada Mnemosyne agar hafalan lebih efektif http://www.yumeko.web.id/2009/04/26/menggunakan-contoh-kalimat-pada-mnemosyne-agar-hafalan-lebih-efektif/ http://www.yumeko.web.id/2009/04/26/menggunakan-contoh-kalimat-pada-mnemosyne-agar-hafalan-lebih-efektif/#comments Sun, 26 Apr 2009 10:59:49 +0000 Agro Rachmatullah http://www.yumeko.web.id/?p=321 Penggunaan contoh kalimat pada Mnemosyne

Seperti dijanjikan sebelumnya, secara berkala saya akan menulis artikel-artikel yang membeberkan tips dan trik penggunaan program bantu mengingat Mnemosyne. Setelah lima tahunan menggunakan program tersebut dan terus merevisi teknik belajar menggunakannya, saya rasa pengalaman saya sedikit banyak bisa membantu kamu juga. Inilah seri pertama dari tips dan trik tersebut.

Cara paling simpel di Mnemosyne untuk menghafalkan kata-kata adalah hanya memasukkan kata bahasa Jepangnya dan diikuti arti Indonesianya. Walaupun begitu, sebetulnya ada yang jauh lebih efektif untuk belajar kata, yaitu dengan menggunakan contoh kalimat.

Sebagai contoh, kita mungkin punya kartu berikut untuk menghafalkan arti kata haha:

P: haha
J: ibu

Kartu tersebut bisa kita buat lebih baik dengan menggunakan contoh kalimat yang memuat kata haha, misalnya:

P: watashi no {haha} wa chichi yori mo se ga takai desu
J: ibu

(Arti kalimatnya: Ibu saya jauh lebih tinggi daripada ayah)

Perhatikan bahwa pada pertanyaannya kita mengurung haha dengan {}, tentunya agar kita tahu bahwa kata yang ditanya adalah haha dan bukan kata lain misalnya chichi.

Keunggulan

Menggunakan contoh kalimat memiliki banyak keuntungan. Pertama, walaupun kata yang perlu kita jawab hanya satu, kita akan belajar banyak kata lainnya. Dalam contoh di atas, secara tidak langsung kita akan diingatkan pada kata watashi juga misalnya.

Lalu, otak kita secara alami akan membentuk asosiasi antar kata-kata yang berhubungan. Misalnya, dengan contoh kalimat di atas haha akan berasosiasi dengan konsep watashi (saya) dan chichi (ayah). Lalu kamu juga akan mengingat kata sifat se ga takai (tinggi) sebagai salah satu sifat yang bisa dimiliki seseorang. Dengan asosiasi ini, penguasaan bahasa Jepangmu akan dengan cepat bertambah dibanding kalau belajar kata yang terpisah-pisah. Kamu akan tahu bahwa megane (kacamata) bisa di-kakeru (dipakai) misalnya. Lalu kamu mungkin bisa tahu bahwa piano bisa di-hiku (dimainkan).

Tentunya dengan verba, kalau ada contoh kalimatnya kita akan bisa tahu penggunaan partikel yang benar. Misalnya, kalau hanya menghafal kata wakaru (mengerti) saja, mungkin kamu menyangka partikel yang benar adalah o. Tapi dari contoh kalimat nihongo ga wakaru misalnya, kamu akan jadi tahu dan terbiasa bahwa partikel yang benar adalah ga.

Penggunaan contoh kalimat terutama sangat efektif dengan kata yang bisa memiliki banyak arti. Sebagai contoh, kartu Mnemosyne seperti ini akan membuat kita cukup frustrasi:

P: ageru
J: mengangkat, menaikkan, memberi, memperoleh

Tapi dengan memecahnya menjadi banyak kartu yang masing-masing memiliki contoh kalimat, tentu akan sangat memudahkan. Ini beberapa contohnya:

P: te o {ageru}
J: mengangkat

(Arti: mengangkat tangan)

P: nedan o {ageru}
J: menaikkan

(Arti: menaikkan harga)

P: tomodachi ni purezento o {ageru}
J: memberi

(Arti: memberi hadiah ke teman)

Dengan kata lain, jangan ragu untuk menanyakan kata yang sama dalam beberapa kartu selama contoh kalimatnya berbeda.

Mencari contoh kalimat

Kalau kamu menemukan suatu kata baru saat membaca, mendengarkan lagu, atau menonton film misalnya, maka selamat karena kalimat yang memuat kata tersebut ada di depan mata. Walaupun begitu, kalau ingin mencari contoh kalimat dari sumber lain, kamu punya banyak pilihan misalnya Jahoo! Jisho (favorit saya), WWWJDIC (cari katanya lalu klik pranala “[Ex]“), jisho.org (cari katanya lalu klik pranala “sentences”), ALC, maupun Google.

Konjugasi kata

Seringkali dalam contoh kalimat katanya bukan berada dalam bentuk dasar namun dalam suatu konjugasi. Hal ini tidak masalah, yang penting kita sertakan juga bentuk dasarnya. Contohnya:

P: chotto {matte} kudasai
   (matsu)
J: menunggu

(Arti: tolong tunggu sebentar)

Dari contoh di atas, kita bisa tahu bahwa kata yang ditanyakan adalah matsu walaupun pada kalimat dia berada di bentuk te yaitu matte. Justru dengan kalimat yang menggunakan infleksi, ada bonus tambahan yaitu kita mempelajari perubahan bentuknya.

Menyertakan arti kalimat

Kalau mencari kata lewat Yahoo! Jisho misalnya, kita bisa mendapatkan arti bahasa Inggrisnya. Kalau kita ingin menyertakan arti seluruh kalimatnya juga di kartunya, cara favorit saya adalah dengan menggunakan “komentar HTML” di jawabannya. Caranya adalah dengan menuliskan artinya di dalam <!-- --> seperti contoh berikut:

P: tomodachi ni purezento o {ageru}
J: memberi
   <!-- memberi hadiah ke teman -->

Dengan cara seperti itu, normalnya arti kalimatnya tidak akan terlihat (“komentar HTML” berguna untuk memasukkan tulisan tersembunyi). Kalau perlu melihat arti kalimat yang tersembunyi tersebut, kita tinggal menekan tombol edit kartu.

Kana dan kanji

Contoh-contoh di atas menggunakan romaji. Hanya saja, kalau kamu sudah mempelajari kana maupun kanji tentu sebaiknya menggunakan huruf-huruf tersebut. Contohnya untuk versi kana:

P: ともだちに プレゼントを {あげる}
J: memberi
   <!-- memberi hadiah ke teman -->

Dan untuk versi kanji:

P: 友達にプレゼントを{上げる}
J: あげる (memberi)
   <!-- memberi hadiah ke teman -->

Karena Mnemosyne memiliki fitur edit kartu, maka kita bisa memulai dari romaji misalnya lalu di waktu yang mendatang mengubahnya ke kana maupun kanji saat kita telah mempelajarinya.

Penutup

Sejak menggunakan Mnemosyne, saya baru mulai sadar manfaat contoh kalimat beberapa tahun setelahnya. Ini karena ada kata yang selalu saja saya lupa, sehingga saya mulai mencoba mencari-cari trik untuk meningkatkan daya ingat. Ternyata dengan menambahkan contoh kalimat, kata-kata yang susah tersebut bisa dengan mudah saya ingat. Terlebih lagi, dengan contoh kalimat pemahaman saya terhadap kata-kata lama juga bertambah dalam.

Saya rasa efektivitas menggunakan contoh kalimat dalam belajar kata suatu bahasa adalah dua sampai empat kali. Sebab, kalau kita mengklaim “tahu” suatu kata namun tidak bisa membayangkan kalimat di mana kata tersebut digunakan, sebetulnya kita belum tahu kata tersebut.

Menggunakan contoh kalimat di Mnemosyne adalah kunci penggunaan Mnemosyne yang efektif untuk menghafal. Sampai saat ini pun, saya masih secara perlahan-lahan menambahkan contoh kalimat ke kartu-kartu lama Mnemosyne saya yang belum memilikinya.

Dengan informasi ini, kamu bisa sedini mungkin memanfaatkan trik di sini untuk meningkatkan kemampuan berbahasa Jepangmu dengan pesat. Selamat mencoba!

]]>
http://www.yumeko.web.id/2009/04/26/menggunakan-contoh-kalimat-pada-mnemosyne-agar-hafalan-lebih-efektif/feed/ 6
romaji.org – situs online untuk mengubah tulisan Jepang menjadi romaji http://www.yumeko.web.id/2009/04/07/romajiorg-situs-online-untuk-mengubah-tulisan-jepang-menjadi-romaji/ http://www.yumeko.web.id/2009/04/07/romajiorg-situs-online-untuk-mengubah-tulisan-jepang-menjadi-romaji/#comments Tue, 07 Apr 2009 10:32:42 +0000 Agro Rachmatullah http://www.yumeko.web.id/?p=295 Kali ini kita akan sedikit mereview situs Romaji Translator di romaji.org. Di web site tersebut kamu bisa memasukkan teks bahasa Jepang (kanji, hiragana, dan katakana) misalnya dari suatu situs dan dia akan mengubahnya menjadi huruf latin. Mungkin bisa menjadi perkakas yang bisa dimanfaatkan mereka yang baru belajar bahasa Jepang.

Antarmuka

Antarmuka romaji.org

Antarmukanya cukup sederhana. Pertama kamu bisa memilih apakah ingin transliterasi ke romaji atau hiragana dari dropdown (1). Lalu kamu bisa menentukan bagaimana hasil konversinya diselipkan melalui (2). Kemungkinan pada (2) adalah:

Mode line by line romaji.org
a) line by line: Romajinya untuk tiap baris akan dimasukkan di bawah baris yang bersangkutan

Mode text blob romaji.org
b) separate text blobs: Semua romajinya akan diletakkan di akhir teks Jepangnya.

Mode tooltip romaji.org
c) windows style tool tips: Romajinya baru keluar kalau kita mengistirahatkan kursor mouse di baris yang bersangkutan.

Langkah pertama adalah menentukan mana yang kita inginkan di (1) dan (2) lalu menekan tombol “click to set” (3). Setelahnya kita tinggal memasukkan teksnya di (4) lalu terakhir menekan tombol (5) untuk mendapatkan hasilnya.

Tes 1: Kalimat buatan sederhana

Kita akan mencoba serangkaian tes untuk menguji kemampuan program di situs tersebut. Pertama adalah teks mudah berikut:

はじめまして。 hajimemashite.
私は夢子です。日本語が大好きです。 watashi wa yumeko desu. nihongo ga daisuki desu.
よろしくおねがいします。 yoroshiku onegai shimasu
Perkenalkan.
Saya Yumeko. Saya sangat suka bahasa Jepang.
Mohon kebaikannya.

Inilah hasilnya:

hajimemashite .
watashi ha yumeko desu . nihongo ga daisuki desu .
yoroshikuonegaishimasu .

Secara umum dia menerjemahkan teks tersebut dengan baik. Hanya saja, perhatikan bahwa program tersebut menggunakan romanisasi yang selalu menulis は sebagai “ha”, へ sebagai “he”, dan を sebagai “wo”. Jadi kalau menggunakan program tersebut, kamu harus tahu bahwa “ha” harus dibaca “wa” saat dia sebagai partikel topik. Pada contoh teks di atas, cara membaca yang benar tentunya “watashi wa…” walaupun tertulisnya “watashi ha”. (Baca juga lebih lanjut untuk kasus “he” maupun “wo”).

Kedua, di bahasa Jepang memang tidak digunakan spasi. Nah pemecahan kata yang dilakukan program ini belum tentu optimal. Misalnya “yoroshiku onegai shimasu” ditulis sebagai “yoroshikuonegaishimasu” yang kelewat panjang.

Tes 2: Kalimat dari ensiklopedia

Berikutnya adalah teks dari Wikipedia bahasa Jepang:

第二次世界大戦(だいにじせかいたいせん)は、1939年から1945年にかけて連合国と枢軸国の二つの陣営で行われた人類史上二度目の世界大戦。主な戦場はヨーロッパ戦線とアジア・太平洋戦線の二つ。両陣営合わせて、数千万人の死者を出す人類史上最大の戦争となった。戦争は連合国の勝利で終わった。第二次大戦ともいい、今日の日本では単に「戦争」といった場合、第二次世界大戦を指すことが多い。

Untuk hasilnya silahkan coba masukkan sendiri. Di sini kita akan membahas masalah atau hal menarik yang ada saja.

Pertama, program itu tidak memberikan cara baca angka. Jadi 1939 tetap menjadi 1939. Oleh karenanya, kamu tidak bisa menggunakan program ini untuk belajar membaca angka.

Lalu, satu kanji bisa memiliki banyak bacaan dan dia belum tentu memberikan bacaan yang benar. Misalnya 枢軸国 seharusnya dibaca suujiku-koku (negara-negara poros) namun program tersebut memberikan suujiku kuni

Ketiga, perhatikan bahwa suara vokal panjang ー ditransliterasikan sebagai ^. Jadi “yo^roppa” harus kamu baca “yooroppa”.

Terakhir, berbeda dengan kasus sebelumnya yang tidak memecah kata sehingga terlalu panjang, kali ini terdapat juga pemecahan yang membingungkan misalnya “owa tta” yang sebetulnya satu kata owatta (bentuk lampau owaru, berakhir).

Tes 3: Lirik lagu

Untuk tes terakhir kita akan menggunakan lirik lagu Take off is now! (dengar di YouTube).

Selain masalah-masalah sebelumnya, masalah baru di sini adalah パッと yang ditulis menjadi “patsu to” padahal seharusnya patto. Sepertinya program ini tidak bisa menangani perubahan dari katakana ke hiragana seperti ini. Padahal di lagu tersebut banyak onomatop yang ditulis seperti ini (dobatto, saratto, sukitto, dotto, dll).

Kesimpulan

Tool http://romaji.org/ bisa menjadi alat yang berguna, hanya saja kita harus tahu keterbatasannya. Sebagai contoh, kita tidak bisa mengharapkannya untuk menghasilkan romaji lagu yang berkualitas sebagaimana romaji buatan tangan. Ini karena dia bisa memberi bacaan kanji yang salah, romanisasi yang tidak umum, dan pemecahan kata yang aneh.

Kamu bisa menggunakan mode tool tip dari situs tersebut untuk latihan membaca bagian-bagian kana dari suatu kalimat. Bisa juga untuk main detektif-detektifan dalam menavigasi situs, misalnya untuk mencari link yang tulisannya download (daunroodo). Kalau memanfaatkan transliterasinya untuk memahami satu kalimat, hati-hatilah terutama dengan pemotongan katanya yang tidak wajar.

Saya pribadi menyarankan bagi segenap pelajar bahasa Jepang untuk sesegera mungkin belajar hiragana dan katakana. Setelah mempelajari kedua huruf tersebut, kamu bisa menggunakan tool yang lebih powerful dan berguna yaitu rikaichan.

Jadi penilaian akhir Yumeko adalah: “Kalau memang perlu gunakan dengan hati-hati, namun usahakan untuk secepatnya belajar kana”

]]>
http://www.yumeko.web.id/2009/04/07/romajiorg-situs-online-untuk-mengubah-tulisan-jepang-menjadi-romaji/feed/ 14