Yumeko » setting http://www.yumeko.web.id Belajar budaya dan bahasa Jepang bersama Tue, 16 Mar 2010 08:00:12 +0000 http://wordpress.org/?v=2.9.2 en hourly 1 Cara Menjalankan Program Jepang Bermasalah Tanpa Mengubah Setting Locale Windows http://www.yumeko.web.id/2009/06/20/cara-menjalankan-program-jepang-bermasalah-tanpa-mengubah-setting-locale-windows/ http://www.yumeko.web.id/2009/06/20/cara-menjalankan-program-jepang-bermasalah-tanpa-mengubah-setting-locale-windows/#comments Sat, 20 Jun 2009 01:00:01 +0000 Agro Rachmatullah http://www.yumeko.web.id/?p=370 Ini adalah pelengkap dari artikel sebelumnya yaitu cara mengubah setting Windows untuk menjalankan program Jepang yang bermasalah.

Q-Tsune-san mengangkat suatu kesulitan yang sangat valid. Kalau kita menggunakan komputer bersama-sama (misal satu keluarga), maka mensetting Windows seperti pada artikel sebelumnya bisa mengganggu pemakai lain karena akan ada program-program yang secara otomatis mengubah bahasanya menjadi bahasa Jepang.

Untuk latar belakang masalahnya (dengan banyak gambar ilustrasi) silahkan baca artikel sebelumnya. Di sini kita hanya akan membahas metode alternatifnya yaitu menggunakan program AppLocale yang dibuat oleh Microsoft sendiri untuk mengatasi masalah ini.

Persiapan

PENTING: Ikuti langkah di sini sebelum maju ke bagian berikutnya!

Pertama kamu harus menginstall font bahasa Jepang.

Lalu install IME agar kamu bisa menulis bahasa Jepang. Saya rasa langkah kedua ini sebetulnya opsional, tapi alangkah baiknya kalau kita bisa sekalian memasukkan nama Jepang ke game RPG Jepang yang kamu download, misalnya.

Kedua langkah di atas tidak akan memberi efek samping apapun ke program yang tidak diinginkan.

AppLocale

Berikutnya, download dan install AppLocale. Kalau kesulitan mengunduh dari situs resminya Microsoft, silahkan ambil dari mirror di MediaFire. Perlu dicatat bahwa program tersebut dirancang untuk Windows XP.

Selanjutnya kamu bisa menjalankan program ini dari Start – All Programs – Microsoft AppLocale – AppLocale. Tinggal ikuti saja pentunjuknya yaitu memilih program yang ingin dijalankan dan selanjutnya memilih mode bahasa yang diinginkan (tentu saja pilih bahasa Jepang (日本語)).

Menu Konteks Explorer

Untuk mempermudah penggunaan program AppLocale di atas, kamu bisa menambahkan menu konteks ke Windows Explorer. Download file zip di bawah lalu buka file japanese_locale_context_add.reg di dalamnya:

japanese_locale_context.zip

Dengannya, untuk menjalankan program pada mode Jepang kamu tinggal mengklik kanan program Jepangnya lalu pilih “Run in Japanese Locale”. (tentu AppLocale sudah harus kamu install)

Untuk menghilangkan menu konteksnya, klik dua kali file japanese_locale_context_remove.reg pada file zip di atas.

Penutup

Semoga langkah-langkah di atas bisa membantu! Untuk program Jepang yang bisa dicoba, silahkan lihat misalnya ehon. Kalau ada yang mencoba metode ini dan berhasil, saya akan sangat berterima kasih kalau ada yang mengkonfirmasikannya melalui komentar :) .

]]>
http://www.yumeko.web.id/2009/06/20/cara-menjalankan-program-jepang-bermasalah-tanpa-mengubah-setting-locale-windows/feed/ 8
Mengubah setting Windows XP agar program Jepang bermasalah bisa berjalan http://www.yumeko.web.id/2009/06/04/mengubah-setting-windows-xp-agar-program-jepang-bermasalah-bisa-berjalan/ http://www.yumeko.web.id/2009/06/04/mengubah-setting-windows-xp-agar-program-jepang-bermasalah-bisa-berjalan/#comments Thu, 04 Jun 2009 13:19:55 +0000 Agro Rachmatullah http://www.yumeko.web.id/?p=341 Program Jepang nggak jalan
Aduh, sudah download capek-capek ternyata nggak jalan! Padahal sudah install font Jepang!

Di zaman modern ini, sudah ada standar bernama Unicode untuk merepresentasikan huruf-huruf pada berbagai macam bahasa di dunia. Jadi dengan memanfaatkan Unicode, suatu program komputer modern bisa dengan mudah menampilkan huruf Yunani, katakana, dan huruf Arab secara bersamaan misalnya.

Namun dulu teknologi komputer sangatlah terbatas. Oleh sebab itu, program-program lama tidak bisa secara bersamaan menampilkan huruf Arab dan katakana misalnya. Kalau di sistem operasinya diatur agar mendukung bahasa Arab, maka program-program yang ingin menampilkan bahasa Jepang tidak bisa jalan dengan baik, dan begitu juga sebaliknya.

Contoh masalah

Inilah beberapa contoh masalah yang bisa muncul pada program-program non-Unicode tersebut. Yang pertama, programnya tidak mau jalan sama sekali. Mungkin jalan sekilas, menampilkan pesan eror fatal, dan keluar. Sebagai bonus, kalau pesan erornya dalam bahasa Jepang maka yang keluar adalah mojibake. Ini contohnya pada Wolf RPG Editor:

Game RPG Jepang gagal jalan

Kedua, mungkin programnya bisa jalan tapi huruf Jepangnya menjadi mojibake. Ini contohnya, suatu ebook bergambar mengenai Legenda Tangkuban Perahu (perhatikan huruf Jepang di bagian bawahnya):

Ebook cerita rakyat Tangkuban Perahu bahasa Jepang

Apapun masalahnya, tentunya programnya jadi tidak bisa dinikmati.

Penyebab

Komputer-komputer Windows XP di Indonesia biasanya menggunakan setting default, yaitu agar menginterpretasikan program-program “kuno” tersebut sebagai program berbahasa Inggris. Oleh karenanya, kalau kita mencoba menjalankan program Jepang non-Unicode, program tersebut tidak bisa jalan dengan baik.

Jadi kalau kamu mendapatkan masalah saat mencoba menjalankan program berbahasa Jepang yang didapat dari Internet misalnya, ikuti panduan di tutorial ini.

Persiapan

PENTING: Ikuti langkah di sini sebelum maju ke bagian berikutnya!

Pertama kamu harus menginstall font bahasa Jepang.

Lalu install IME agar kamu bisa menulis bahasa Jepang. Saya rasa langkah kedua ini sebetulnya opsional, tapi alangkah baiknya kalau kita bisa sekalian memasukkan nama Jepang ke game RPG Jepang yang kamu download, misalnya.

Langkah-langkah untuk mengubah settingnya

Kalau persiapan di atas sudah dilakukan, setting berikutnya sangatlah sederhana. Pergi ke “Control Panel”, buka “Regional and Language Options” (ganti ke “Classic View” kalau susah mencarinya), lalu masuk tab “Advanced”. Kamu akan mendapati window berikut:

Regional and Language Options

Tinggal ganti saja pilihan di drop down dari “English (United States)” (atau apapun yang diset di situ) menjadi “Japanese”. Setelahnya pilih “OK”. Kalau diminta memasukkan CD windows, tinggal ikuti petunjuknya saja. Tapi ada kemungkinan file-file yang diperlukan sudah ada di hard disk sehingga Windows hanya akan menanyakan apakah mau menggunakan file yang sudah di hard disk (tentunya pilih iya). Terakhir nanti akan diminta restart.

Hasil

Hasilnya, program yang tadinya tidak mau jalan akan bisa jalan! Perhatikan Wolf RPG Editor misalnya (bonus buat yang bisa baca menunya, ayo tulis di komentar):

Game Jepang Wolf RPG Editor berjalan dengan benar

Lalu program yang tadinya jalan dengan mojibake sekarang akan bisa jalan dengan huruf Jepang yang ditampilkan sempurna. Perhatikan saja ebook Tangkuban Perahu tadi misalnya:

Tangkuban perahu dengan teks Jepang

Hmm… Sepertinya saya mendengar teriakan hore…

Efek samping

Ada efek sampingnya? Iya, tapi tidak terlalu buruk. Dan lagipula setting di Control Panelnya bisa kamu kembalikan kapanpun.

Efek samping pertama berkaitan dengan mata uang Jepang. Dengan teknologi zaman dahulu, jumlah huruf “umum” yang bisa ditampilkan sangatlah terbatas. Nah dulu orang yang merancang teknologinya (entah siapa) beranggapan bahwa simbol yen (¥) bagi orang Jepang lebih penting dari simbol backslash (\). Oleh karenanya pada program-program Jepang non-Unicode, kode karakter untuk backslash akan digambar sebagai yen. Kalau kamu menekan tombol backslash di keyboard maka dia akan digambar sebagai yen. Lihat efeknya pada beberapa program misal Explorer:

Yen pada Windows Explorer

Aneh kan? Tapi jangan terlalu panik karena itu hanya masalah penggambaran di program yang bersangkutan. Pada dasarnya secara internal tidak ada yang berubah. Jadi misalnya kamu copy-paste alamat di Explorer tadi ke program seperti Notepad, dia akan secara benar digambar sebagai backslash lagi.

Ini kesalahan desain yang ada dari entah kapan, jadi di otak orang Jepang simbol yen sudah sama seperti simbol backslash kalau berurusan dengan komputer. Kamu juga harus mulai menganggap mereka sama (setelah bertahun-tahun saya sendiri akhirnya terbiasa haha).

Berikutnya belum tentu efek samping yang buruk. Tapi yang pasti, ada program-program tertentu yang menggunakan setting di Control Panel tadi untuk menentukan bahasanya. Contohnya adalah program gambar Inkscape. Kalau settingan di Control Panel tadi kita set ke Japanese, maka secara otomatis Inkscape akan menggunakan antarmuka berbahasa Jepang. Pada kasus seperti ini, konsultasikan dokumentasi program masing-masing untuk mengubahnya kembali menjadi bahasa Inggris misalnya.

Penutup

Dengan mengubah settingan Control Panel seperti yang dijelaskan di artikel ini, kamu akan mendapat keuntungan berikut:

  • Program Jepang non-Unicode bisa berjalan
  • Kamu bisa mengaktifkan IME di command prompt (kalau tidak tahu command prompt, abaikan informasi ini :) )

Efek sampingnya:

  • Di beberapa program backslash akan tergambar sebagai yen
  • Beberapa program yang melakukan deteksi bahasa otomatis akan menampilkan antarmuka bahasa Jepang

Yang pasti, antarmuka Windowsnya sendiri tidak akan berubah jadi jangan khawatir (cara mengubah antarmuka Windows XP bahasa Inggris menjadi Jepang akan dibahas lain waktu).

Mengenai Windows Vista saya belum tahu langkah pastinya. Kalau ada yang punya info silahkan posting saja.

Terakhir, kalau ingin mencari program berbahasa Jepang untuk mengetes artikel ini, silahkan baca artikel Game UUE atau game-game Wolf RPG Editor.

]]>
http://www.yumeko.web.id/2009/06/04/mengubah-setting-windows-xp-agar-program-jepang-bermasalah-bisa-berjalan/feed/ 11
Tips dan trik menggunakan Input Method Editor (IME) bahasa Jepang di Windows XP – bagian 1 http://www.yumeko.web.id/2008/06/06/tips-dan-trik-menggunakan-input-method-editor-ime-bahasa-jepang-di-windows-xp-bagian-1/ http://www.yumeko.web.id/2008/06/06/tips-dan-trik-menggunakan-input-method-editor-ime-bahasa-jepang-di-windows-xp-bagian-1/#comments Fri, 06 Jun 2008 13:50:46 +0000 Agro Rachmatullah http://www.yumeko.web.id/?p=63 Menulis bahasa Jepang menggunakan Input Method Editor (IME) Windows XP

Pada artikel kemarin telah dibahas cara menginstall IME di Windows XP agar kamu bisa menulis huruf Jepang. Setelah mengetahui dasarnya, sekarang kita akan membahas kesalahan-kesalahan yang umum terjadi dan beberapa penggunaan lebih lanjutnya.

Artikel ini terutama ditujukan untuk mereka yang telah mengerti hiragana dan katakana, jadi kalau kamu sama sekali tidak mengerti apa yang dibicarakan, simpan saja dahulu untuk referensi di masa datang (karena kamu pasti membutuhkannya).

Menghindari kesalahan-kesalahan umum

Orang yang baru menggunakan IME, terutama orang yang juga baru belajar bahasa Jepang, akan sering melakukan beberapa kesalahan dasar pengetikan. Kesalahan-kesalahan tersebut berkaitan dengan partikel dan akan dibahas di sini. Kalau belum bisa membaca kanjinya, fokus saja pada hiragana yang sedang dibahas.

Pertama adalah mengenai partikel topik “wa”, misalnya pada kalimat “watashi wa takahashi to moushimasu” (nama saya Takahashi). Partikel tersebut memang bunyinya “wa”, namun dia ditulis dengan hiragana は (ha). Jadi saat menggunakan IME, jangan lupa untuk menulis “ha”.

Salah: 私わ高橋と申します
Benar: 私は高橋と申します

Kedua adalah partikel arah yang sering ditulis “e” menggunakan romaji, misalnya pada “yamaguchi e sayumi to iku” (pergi ke Yamaguchi bersama Sayumi). Partikel tersebut ditulis menggunakan hiragana へ (he). Saat menggunakan IME, jangan lupa untuk menulis “he”.

Salah: 山口えさゆみと行く
Benar: 山口へさゆみと行く

Ketiga adalah partikel objek langsung yang sering ditulis “o” menggunakan romaji, misalnya “purezento o risako ni ageru” (memberi hadiah ke Risako). Partikel tersebut sebetulnya menggunakan hiragana を (wo), jadi saat menggunakan IME jangan lupa untuk menulis “wo”.

Salah: プレゼントお梨沙子にあげる
Benar: プレゼントを梨沙子にあげる

n mati (ん)

Penulisan romaji seringkali menyebabkan ambigu pada huruf “n”. Sebagai contoh adalah “kinenbi”. Apakah maksudnya ki-nen-bi (hari perayaan) atau kin-en-bi (hari dilarang merokok)?

Pada kasus tersebut, IME akan menganggap kinenbi sebagai きねんび (ki-nen-bi). Untuk memaksa menulis “n” mati (ん) pada kasus-kasus ambigu tersebut, kita harus menulis n' atau nn. Jadi untuk menulis kin-en-bi (きんえんび), kita harus menulis kin'enbi atau kinnenbi.

Kita harus selalu hati-hati dengan masalah “n” tersebut. Sebagai contoh, misalnya kita ingin menulis hiragana dari nama seseorang yaitu “konno”. Kalau kita menuliskan persis konno, maka nn tersebut akan dianggap sebagai “n” mati dan hasilnya salah yaitu こんお (kon-o). Kita harus memasukkan kon'no atau konnno untuk mendapatkan tulisan yang benar yaitu こんの.

tsu kecil (っ)

“tsu” kecil digunakan untuk menggandakan konsonan misalnya pada なっち. Yang perlu diingat adalah IME Windows XP tidak akan menerima gaya penulisan “tch” misalnya “natchi”. Kita harus menulisnya sebagai “nacchi”.

Kana kecil lainnya

Beberapa kana selain “tsu” memiliki versi kecil seperti “yu” kecil (ゅ) dan “a” kecil (ぁ). Umumnya, mereka akan muncul sendiri saat kamu menuliskan romajinya. Sebagai contoh, kalau kamu menulis shashinshuu atau syashinsyuu maka otomatis akan muncul huruf-huruf kecilnya: しゃしんしゅう. Sebagai contoh lain, kalau kamu menulis fankurabu maka otomatis akan muncul “a” kecil: ファンクラブ

Tapi kalau kamu karena alasan yang aneh ingin menulis kana kecil pada kasus-kasus yang tidak wajar, misalnya ingin menulis “niinii” sebagai ニィニィ (katakana dengan dua buah “i” kecil), maka kamu bisa menulis “x” sebelum huruf yang ingin kamu kecilkan tersebut. Pada contoh tadi, caranya adalah dengan menulis nixinixi. Ingat, tidak semua kana memiliki versi kecil.

Tanda baca

Inilah beberapa tanda baca yang umum dan cara menulisnya menggunakan IME:

Simbol Cara menulis
Titik Jepang 。 . (titik)
Koma Jepang 、 , (koma)
Tanda “atau”/spasi katakana ・ / (garis miring kanan)
Tanda kutip 「」 [ dan ] (kurung kotak)
Tanda baca panjang katakana ー - (minus)
Tanda pembatas/tanda baca panjang ~ ~ (tilda)

Kebanyakan tanda baca lainnya, jika ditulis dalam mode edit IME, akan memberikan versi lebar gandanya. Sebagai contoh, menulis tanda seru (!) pada IME akan menghasilkan !, yaitu tanda seru versi lebar ganda. Guna karakter-karakter versi lebar ganda adalah agar terlihat seragam jika ditulis berdampingan dengan kanji. Karakter lebar ganda sering juga disebut karakter lebar penuh (full width), dan karakter-karakter normal sering disebut karakter lebar setengah (half width).

Karakter-karakter rahasia

Kalau kita menuliskan kata-kata tertentu, IME memberikan pilihan untuk mengubahnya menjadi karakter khusus. Inilah daftar beberapa masukan rahasia tersebut dan karakter yang akan dihasilkan:

  • dakuten: Tanda “tenten” ゛. Coba juga “handakuten”.
  • kakko: Berbagai tanda kurung misalnya 〔〕, 《》, dan 【】. “kakko” artinya tanda kurung.
  • onpu: ♪. “onpu” artinya not.
  • ecchi: Berbagai versi huruf “h”. Orang Jepang memang mengucapkan “h” sebagai “ecchi”. Memangnya kamu berharap apa?

Jangan lupa menekan tombol konversi Space sampai mendapatkan karakter rahasia tersebut. Silahkan bermain-main dengan berbagai kata-kata dalam bahasa Jepang, mungkin saja kamu akan mendapat suatu karakter rahasia.

Penutup

Ini baru bagian 1 dari tips dan trik. Masih ada catatan penggunaan tambahan yang akan ditulis di lain artikel. Yang pasti, kemahiran menggunakan IME sangat vital bagi penulisan bahasa Jepang, sama seperti kemahiran menekan tombol-tombol keyboard saat menulis huruf latin.

]]>
http://www.yumeko.web.id/2008/06/06/tips-dan-trik-menggunakan-input-method-editor-ime-bahasa-jepang-di-windows-xp-bagian-1/feed/ 5
Cara menulis huruf Jepang di Windows XP: Menginstall Microsoft Input Method Editor (IME) http://www.yumeko.web.id/2008/06/05/cara-menulis-huruf-jepang-di-windows-xp-menginstall-microsoft-input-method-editor-ime/ http://www.yumeko.web.id/2008/06/05/cara-menulis-huruf-jepang-di-windows-xp-menginstall-microsoft-input-method-editor-ime/#comments Thu, 05 Jun 2008 04:55:18 +0000 Agro Rachmatullah http://www.yumeko.web.id/?p=48 Screenshot IME pada Windows XP menulis シャボン玉 (shabondama, gelembung sabun)

Setelah menginstall font Jepang, langkah selanjutnya untuk mendukung studi bahasa Jepangmu adalah dengan menginstall Input Method Editor atau IME. Dengan IME tersebut kamu bisa menulis huruf Jepang di komputer menggunakan keyboard biasa, baik hiragana, katakana, maupun kanji!

Dengan kemampuan tersebut, kamu bisa melakukan sangat banyak hal baru! Kamu bisa dengan mudah mencek penulisan suatu kata tanpa membuka kamus. Kamu bisa melakukan pencarian kata-kata bahasa Jepang di Google maupun Wikipedia Bahasa Jepang. Kamu juga bisa berinteraksi di situs-situs berbahasa Jepang seperti 2ch maupun berkorespondensi dengan orang Jepang melalui email dan IM. Tentu saja, kamu juga bisa menggunakan kanji-kanjinya sebagai elemen misterius pada desain grafismu.

Instalasi Input Method Editor

Catatan: Agar bisa menjalankan langkah-langkah di artikel ini, kamu sebelumnya perlu menginstall font bahasa Jepang yang sudah dijelaskan pada artikel cara menginstall font bahasa Jepang.

Pertama, pergi ke Control Panel dan buka Regional and Language Options. Kalau entah kenapa kamu tidak bisa menemukannya, kamu bisa menjalankannya lewat StartRun... lalu memasukkan perintah intl.cpl. Dari window yang muncul pergilah ke tab Languages:

Window Regional and Language Options pada Windows XP untuk menginstall dukungan menulis bahasa Jepang

Dari situ, klik tombol Details...:

Langkah-langkah untuk instalasi dukungan menulis bahasa Jepang pada Windows XP

Dari window berikutnya yang muncul, pertama tekan tombol Add..., lalu pada bagian Input language pilih Japanese. Tekan OK. Kamu bisa melihat bahwa kini dukungan untuk menulis huruf Jepang sudah ditambahkan:

Dukungan menulis bahasa Jepang di komputer Windows XP yang sudah diinstall

Berikutnya tergantung dari keadaan komputer kamu. Kalau di layar tersebut selain bahasa Jepang hanya ada bahasa-bahasa yang menggunakan huruf latin, misalnya bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia, maka hapus saja dukungan keyboard untuk bahasa tersebut. Ini karena dengan settingan bahasa Jepang pun kamu bisa menulis huruf latin. Kalau kamu menggunakan bahasa lain misalnya bahasa Arab atau Korea, jangan hapus mereka karena tentu saja IME bahasa Jepang tidak bisa digunakan untuk menulis bahasa-bahasa tersebut.

Pada contoh di atas hanya terdapat bahasa Inggris jadi settingan keyboardnya akan dihapus. Klik nama bahasanya, lalu tekan tombol Remove. Kalau kamu tidak ingin menghapus apapun, kamu mungkin ingin merubah Default input language menjadi Japanese - Microsoft IME Standard 2002 ver. 8.1 (sekali lagi, dengan default bahasa Jepang pun kita masih bisa menulis huruf latin).

Setelahnya tekan tombol OK. Mungkin Windows akan mengatakan bahwa dukungan menulis bahasa yang sedang aktif (misal Inggris) tidak bisa dihapus saat ini. Kalau memang begitu kasusnya, atau kalau ada pesan lain yang menyarankan kita untuk merestart komputer, maka restart komputernya.

Pengaturan language bar

Setelah semua langkah di atas, buka program yang bisa digunakan untuk mengetik misalnya Notepad. Lalu, cari benda baru bernama “language bar” pada taskbar yang bentuknya seperti ini:

Language bar pada taskbar Windows XP yang menunjukkan bahasa Jepang sebagai bahasa yang aktif

Language bar tersebut menunjukkan bahasa apa yang akan dipakai untuk menulis. JP berarti Jepang. Kalau tadi kamu sudah menghapus bahasa-bahasa lain, atau kalau kamu sudah mengatur bahasa Jepang menjadi default, maka di situ akan tertera JP dan tidak ada yang perlu kamu ubah. Namun kalau di situ yang aktif adalah bahasa selain JP, klik saja tombolnya untuk mengubahnya:

Merubah bahasa yang aktif dari bahasa Inggris ke kahasa Jepang menggunakan language bar pada Windows XP

Kalau language barnya tidak ada di taskbar, coba cari di seluruh layar kamu. Ada kemungkinan dia melayang entah di mana seperti berikut:

Language bar pada Windows XP yang melayang bebas

Kalau yakin dia benar-benar hilang, kamu bisa memunculkannya dengan mengklik kanan taskbar dan memilih ToolbarsLanguage bar.

Cara memunculkan language bar pada Windows XP dengan mengklik kanan taskbar

Ingat, untuk menulis bahasa Jepang, kode yang tertulis pada language bar haruslah JP. Jika bahasa Jepang tidak terpilih di situ, kita tidak akan bisa menyalakan IME-nya.

Cara menulis hiragana

Setelah memastikan bahwa bahasa yang aktif pada language bar adalah Jepang, mulailah mengetik suatu kata misalnya “musume” (putri):

Menulis \"musume\" yang memunculkan huruf latin di Notepad

Terlihat bahwa yang muncul masih huruf latin. Seperti dikatakan sebelumnya, bahkan dengan settingan bahasa Jepang kita masih bisa menulis huruf latin. Untuk mulai menulis huruf Jepang, aktifkan IME dengan menekan tombol Alt+~. ~ adalah tombol yang berada di sebelah atas Tab dan di sebelah kiri tombol 1. Sekarang coba lagi tulis “musume” di bawahnya:

Menulis hiragana dari \"musume\" (むすめ) pada Notepad di Windows XP

Apa yang kamu tulis akan langsung dirubah oleh IME menjadi hiragana! Perhatikan bahwa di bawah tulisan むすめ tersebut ada garis bawah, yang artinya kita masih berada pada mode edit. Di mode edit, apa yang kita tulis belum dikirim ke programnya, misalnya Notepad.

Untuk mengirim huruf-huruf hiragana tersebut ke programnya, kamu tinggal menekan Enter:

Menulis hiragana dari \"musume\" (むすめ) pada Notepad di Windows XP

Untuk kembali menulis huruf latin, tekan saja lagi Alt+~.

Mencari penulisan kanji dan katakana

Kata “musume” memiliki penulisan kanji. Selain itu, kita juga bisa saja ingin menulis “musume” menggunakan katakana. Cara untuk mendapatkan kedua hal tersebut sangatlah mudah.

Pertama, tuliskan kata yang diinginkan misalnya “musume”. Untuk mencari penulisan selain hiragananya, kamu tinggal menekan Spasi. Nanti IME akan memberikan salah satu kemungkinan lainnya, misalnya kanji untuk kata “musume” yaitu 娘:

Konversi kanji \"musume\" (娘) di Notepad pada Windows XP

Kalau tawaran IME bukan yang kamu inginkan, tekan saja spasi lagi untuk melihat kemungkinan-kemungkinan lainnya:

Konversi \"musume\" ke katakana (ムスメ) di Notepad pada Windows XP

Seperti sebelumnya, tekan Enter setelah mendapat pilihan yang diinginkan. Alternatifnya adalah menekan angka yang tertera di sebelah kiri pilihan.

Jangan kaget kalau untuk suatu kata, banyak sekali kemungkinan menulisnya. Ini karena di bahasa Jepang suaranya terbatas sehingga akhirnya banyak homofon.

Sebagai latihan, coba kamu tulis “koubou” yang kanjinya seperti ini: 工房 (ruang kerja seniman, studio). Jangan sampai salah karena artinya bisa sangat berbeda. Misalnya, 攻防 juga dibaca “koubou” namun artinya “serangan dan pertahanan”.

Penutup

Bisa dilihat bahwa kita bisa menulis bahasa Jepang pada komputer tanpa menggunakan Windows XP versi Jepang. Dengan IME, pemula sekalipun bisa mulai bersenang-senang dengan memunculkan karakter-karakter eksotis ke layar komputernya. Selama tidak aktif, IME juga tidak akan mengganggu pengguna komputer lain yang hanya perlu huruf latin. Ingatlah bahwa IME bisa digunakan di hampir semua program, mulai dari Microsoft Word, OpenOffice.org sampai Mozilla Firefox.

Fasilitas IME juga ada di Windows Vista, berbagai distro Linux misalnya Ubuntu, dan Mac OS X. Mungkin di lain waktu akan dibahas cara instalasinya di Ubuntu. Kapan-kapan kita juga akan membahas tips dan trik yang akan membuat pengoperasian IME menjadi lebih efisien.

Selamat menulis!

]]>
http://www.yumeko.web.id/2008/06/05/cara-menulis-huruf-jepang-di-windows-xp-menginstall-microsoft-input-method-editor-ime/feed/ 73