Yumeko » urutan http://www.yumeko.web.id Belajar budaya dan bahasa Jepang bersama Tue, 16 Mar 2010 08:00:12 +0000 http://wordpress.org/?v=2.9.2 en hourly 1 Situs cara menulis kanji: WWWJDIC dan Kakijun http://www.yumeko.web.id/2010/01/13/situs-cara-menulis-kanji-wwwjdic-dan-kakijun/ http://www.yumeko.web.id/2010/01/13/situs-cara-menulis-kanji-wwwjdic-dan-kakijun/#comments Wed, 13 Jan 2010 12:09:25 +0000 Agro Rachmatullah http://www.yumeko.web.id/?p=349 Belajar cara menulis kanji
Sumber gambar: yabe-chosho

Pada artikel lain, telah dijelaskan bahwa urutan menulis tiap-tiap guratan kanji adalah hal yang penting. Sebagai contoh, mengetahui cara menulis yang benar akan membantumu memahami tulisan tangan orang lain yang pada umumnya tidak serapi font komputer.

Nah, untuk mengetahui cara menulis tiap kanji dengan benar, situs yang bisa kamu gunakan adalah WWWJDIC dan Kakijun. Masing-masing memiliki keunggulan sendiri-sendiri.

Pada WWWJDIC, kita bisa mencari menggunakan romaji. Selain itu, pada animasinya ditunjukkan arah menggambar tiap guratannya sehingga lebih mudah bagi pemula. Hanya saja, kanjinya tidak selengkap Kakijun dan berdasarkan pengalaman saya situs tersebut sangat lambat (semoga ini hanya masalah ISP saya dan tidak berlaku secara nasional).

Kakijun (書き順) sendiri berarti “urutan menulis”. Kelebihan situs itu adalah datanya yang sangat lengkap, mulai dari kanji sederhana seperti (chichi, ayah), kanji yang lebih rumit seperti (musume, putri), sampai kanji yang sangat langka misalnya (kamado, tungku). Namun pengguna diasumsikan sudah tahu arah menggambar tiap-tiap guratannya sehingga arahnya tidak ditunjukkan. (di akhir artikel akan diberi panduan arah menggambar guratan)

Cara penggunaan WWWJDIC

Pertama bukalah halaman depan WWWJDIC. Kalau aksesnya sangat lambat, coba gunakan link alternatif berikut (menggunakan perantara web proxy sehingga ada iklannya). Kamu akan disambut dengan kotak pencarian sederhana:

Di situ, kamu bisa memasukkan romaji kanji yang ingin kamu cari misalnya “watashi” (saya). Kamu juga bisa menggunakan hiragananya misalnya “わたし” ataupun langsung kanjinya misalnya “私”.

Ada satu catatan penting di sini. Kata-kata seperti taberu (makan) pada kanji ditulis menggunakan okurigana: 食べる. Pada WWWJDIC, kita harus repot memisahkan antara batas kanji dengan hiragananya menggunakan koma. Jadi kalau kamu memasukkan “taberu” kamu tidak akan mendapatkan apapun. Kamu harus memasukkan “ta,beru”. Oleh karenanya saya menyarankan untuk langsung menuliskan kanjinya saja.

Setelahnya menekan tombol “Select Kanji”, kamu akan dibawa ke halaman hasil. Kalau banyak kanji yang cocok dengan pencarian kamu, pertama-tama kamu harus mengklik kanji yang diinginkan. Setelahnya, tinggal klik saja link SODA (Stroke Order Diagram Animation):

Nanti akan muncul animasi cara menggambarnya, misalnya animasi berikut untuk watashi:

Pada tiap guratan, kamu mulai menggambar dari titik yang diwarnai merah. Mudah kan?

Cara penggunaan Kakijun

Saat membuka halaman depannya, yang perlu kamu cari adalah kotak pencarian yang ditandai merah pada screenshot di bawah:

Kotak pencarian kakijun

Di situ, kamu harus memasukkan 1 huruf kanji yang ingin kamu cari. Ingat bahwa situs tersebut tidak mengenali masukan hiragana maupun romaji. Kanji yang ingin kamu cari bisa didapat misalnya dengan copy-paste dari dokumen aslinya ataupun dengan menuliskannya sendiri menggunakan IME.

Hal vital yang perlu diingat adalah jika kamu memasukkan huruf selain kanjinya, maka pencariannya akan gagal. Sebagai contoh, untuk mecari kanji taberu kamu tidak bisa memasukkan 食べる yang memuat hiragana -beru, namun harus kanjinya saja yaitu 食.

Setelahnya, tekan tombol pencarian yang bertuliskan 漢字検索 (kanji kensaku, cari kanji). Nanti kamu akan dibawa ke halaman yang berisi info dasar kanji tersebut beserta animasi urutan menggambarnya. Sebagai contoh, urutan menggambar (yume, mimpi) adalah sebagai berikut:

Urutan menulis kanji yume

Cukup mudah kan?

Arah tiap guratan

Saat menggunakan Kakijun, mungkin ada satu masalah bagi pemula. Situs tersebut memberitahu mana guratan yang harus digambar terlebih dahulu, tapi tidak memberitahu arah menggambar guratannya! Sebagai contoh, guratan pertama pada kanji yume di atas adalah sebuah garis horizontal (一). Apakah kita harus menggambarnya dari kiri ke kanan atau dari kanan ke kiri?

Nah, untuk menjawab pertanyaan tersebut gunakan dua panduan berikut:

1) Garis horizontal digambar dari kiri ke kanan

Sebagai contoh, pada kanji (san, tiga) seluruh guratannya digambar dari kiri ke kanan:

urutan menulis kanji san (三)Arah menggambar garis horizontal

2) Garis vertikal digambar dari atas ke bawah

Sebagai contoh, pada kanji (kawa, sungai) semua guratannya adalah dari atas ke bawah:

Urutan menulis kawa (川)Cara menggambar guratan vertikal

Contoh tambahan dan perkecualian

Sayangnya tidak semua guratan sesederhana yang di atas. Ada yang berbelok tajam di tengah-tengah, dan ada juga yang miring. Pada intinya, kita berusaha sebisa mungkin melindungi kedua aturan di atas. Di sini akan diberikan beberapa contohnya.

Untuk guratan ke-2 kanji (kuchi, mulut), tentu arah yang paling alami adalah dari kiri ke kanan dan selanjutnya meluncur ke bawah. Kalau kamu memilih kebalikannya, maka kamu akan melanggar aturan 1 dan 2 sekaligus. Lihat ilustrasi benarnya berikut:

Hal yang sama berlaku untuk bentuk serupa di kanji-kanji seperti (guratan 2) dan (guratan 2 dan 6).

Untuk guratan ke-3 kanji (kawaru, menggantikan), arah yang benar adalah dari kiri ke kanan. Mungkin ini seakan-akan melanggar aturan 2 karena kita bergerak dari bawah ke atas, namun karena garis tersebut lebih mendekati garis horizontal (一) ketimbang vertikal (|), maka yang menang adalah aturan 1:

Perhatikan bahwa guratan ini adalah guratan yang lurus, dalam artian tidak ada lengkungan sama sekali. Hal yang sama berlaku untuk kanji seperti (guratan 3).

Untuk guratan ke-3 kanji (bun, kalimat/tulisan), bentuknya sudah cukup miring (ノ) sehingga dia dianggap vertikal dan yang menang adalah aturan menggambar dari atas ke bawah:

Hal yang sama berlaku untuk misalnya (guratan 1 dan 5), (guratan 1 dan 3), (guratan 3), dan (guratan 1).

Perhatikan bahwa pada (ke, rambut) dan (te, tangan), guratan pertama dianggap vertikal sehingga digambar dari atas ke bawah, sedang guratan kedua dan ketiga dianggap horizontal sehingga digambar dari kiri ke kanan. Poin penting di sini adalah pada guratan pertama tersebut bentuknya cukup melengkung, sedangkan guratan kedua dan ketiga adalah garis lurus. Guratan pertama pada (watashi, saya) juga bentuknya melengkung ke atas sehingga aturan yang diutamakan adalah menggambar dari atas ke bawah.

Perkecualian yang bisa saya pikirkan untuk semua panduan yang telah dibahas di atas hanyalah guratan ke-2 pada bentuk radikal es (冫) dan guratan ke-3 pada bentuk radikal air (氵). Walaupun orientasinya sudah cukup miring untuk dianggap vertikal (berarti seharusnya dari atas ke bawah), dia digambar dari kiri ke kanan agar seakan-akan menjadi cermin bagi cara menggambar guratan sebelumnya. Contohnya adalah pada kanji (nami, ombak):

Hal yang sama berlaku misalnya pada (guratan 2), (guratan 3 dan 6), dan (guratan 7).

Penutup

Pemula mungkin akan lebih nyaman dengan diagram dari WWWJDIC karena arah guratannya ditunjukkan. Namun kalau mencari kanji-kanji yang langka, bisa dipastikan Kakijun memiliki datanya. Kalau kamu sudah bisa menggambar guratan-guratan individunya dengan arah yang benar, maka Kakijun akan menjadi referensi yang sangat handal. Untuk mengetes kemampuan menulismu, kamu bisa bereksperimen dengan pengenalan tulisan IME.

Terakhir, seluruh animasi pada WWWJDIC bisa didownload dari sumber aslinya yaitu kanjicafe. Dengan ini, kamu bisa mengaksesnya tanpa terhubung ke Internet. Ada banyak versinya, dan perbedaannya hanyalah pada bagaimana file-filenya diberi nama. Kalau kamu pengguna Windows maka disarankan mendownload yang berlabel “GIF89a format animations with Unicode encoded file names in tar.gz format”.

]]>
http://www.yumeko.web.id/2010/01/13/situs-cara-menulis-kanji-wwwjdic-dan-kakijun/feed/ 4
Kanjiku: Di tengah sawah padi (田 dan 中) – tanaka http://www.yumeko.web.id/2008/06/04/kanjiku-di-tengah-sawah-padi-%e7%94%b0-dan-%e4%b8%ad/ http://www.yumeko.web.id/2008/06/04/kanjiku-di-tengah-sawah-padi-%e7%94%b0-dan-%e4%b8%ad/#comments Wed, 04 Jun 2008 03:19:28 +0000 Agro Rachmatullah http://www.yumeko.web.id/?p=42 Seri belajar menulis kanji ini akan kita beri nama Kanjiku. Penulisannya adalah 漢字区, dengan 漢字 berarti “kanji” dan 区 (ku) berarti “distrik”. 区 (ku) di sini seperti nama daerah 渋谷区 (shibuya-ku) dan 新宿区 (shinjuku-ku). Ya, kamu baru saja memasuki distrik kanji dari Yumeko!

Kita akan melanjutkan perkenalan kita dengan kanji, dan kali ini giliran kanji untuk “sawah padi” dan “tengah”. Kedua kanji tersebut sangat mudah dan di Jepang sana diajarkan di kelas 1 SD.

Sawah padi: 田 (ta)

Sawah padi dilihat dari atas dan kemiripannya dengan kanji 田 (ta)

Di bahasa Jepang, “sawah padi” adalah “ta”. Nemoniknya adalah “tanam”, karena “sawah padi” tentunya digunakan untuk menanam padi.

Kanji untuk sawah padi sangat mirip dengan petak-petak sawah asli, yaitu 田:

Urutan guratan kanji 田 (ta, sawah padi)

Kalau masih belum bisa melihat persamaannya, ini saya berikan ilustrasi satu lagi:

Ilustrasi kanji 田 (ta, sawah padi)

Mirip kan?

Saat menggambar kanji 田, ingatlah untuk mengisi bagian dalamnya dulu (十) sebelum menutup kotaknya (口)! Ini salah satu aturan umum dalam menggambar kanji: buat wadahnya, isi dalamnya, lalu tutup.

Kalau kamu masih ingat urutan menggambar 十 (juu, sepuluh), kamu mungkin kaget bahwa bentuk 十 pada 田 digambar dengan urutan berbeda! Kasus pada 田 adalah perkecualian, umumnya yang digambar adalah garis mendatarnya dulu.

Tengah: 中 (naka)

Di bahasa Jepang, “tengah” adalah “naka”. Nemoniknya adalah anak “nakal” yang disetrap dengan hukuman berdiri di “tengah” kelas.

Kanjinya juga sangat mudah diingat. Bentuknya seperti kue yang dipotong di “tengah” menggunakan pisau. Pertama gambar kuenya, lalu tebas dengan pisau di tengahnya:

Urutan guratan/penulisan kanji 中 (naka, tengah)

Ini ilustrasi kue dan pisaunya:

Ilustrasi kanji 中 (naka, tengah)

Pada kanji 中 juga terdapat aturan umum yang akan kita jumpai berulang-ulang. Secara umum, kalau ada guratan-guratan yang memotong, maka pemotongan itu dilakukan terakhir. Dengan kata lain: gambar korbannya, lalu tebas!

Penggunaan

田 dan 中 membentuk suatu nama keluarga yang sangat umum yaitu 田中 (tanaka). Mungkin Tanaka yang pertama dilahirkan di tengah sawah :) . Contoh orang terkenal dengan nama keluarga Tanaka adalah 田中れいな (Tanaka Reina, penyanyi) dan 田中久重 (Tanaka Hisashige, pendiri Toshiba).

Tentunya kedua kata tersebut juga bisa digunakan di kalimat biasa, namun karena artikel ini sepertinya sudah terlalu panjang, kita akan membahasnya lain kali saja.

Jangan lupa untuk mencoba menggambarnya sendiri ya… Kalau kamu di kelas atau meeting yang membosankan, gambar-gambar saja kanji yang telah kamu pelajari untuk mengisi waktu :) .

]]>
http://www.yumeko.web.id/2008/06/04/kanjiku-di-tengah-sawah-padi-%e7%94%b0-dan-%e4%b8%ad/feed/ 4
4 kanji pertamamu! Dan kenapa harus menulis dengan cara yang benar… http://www.yumeko.web.id/2008/05/29/4-kanji-pertamamu-dan-kenapa-harus-menulis-dengan-cara-yang-benar/ http://www.yumeko.web.id/2008/05/29/4-kanji-pertamamu-dan-kenapa-harus-menulis-dengan-cara-yang-benar/#comments Thu, 29 May 2008 06:48:30 +0000 Agro Rachmatullah http://www.yumeko.web.id/?p=22 Siapa bilang kanji susah? Beberapa kanji malah lebih mudah daripada hiragana dan katakana. Kali ini, kita akan mengenal 4 kanji termudah, tentunya juga cara menulisnya yang benar.

Kanji pertama adalah kanji untuk angka 1 yaitu 一:

Kanji ini terdiri dari satu guratan, dan cara menggambarnya adalah dari kiri ke kanan. Untuk angka satu, garisnya satu. Mudah bukan?

Kanji 一 dibaca いち (ichi). Suatu kanji pada umumnya memiliki lebih dari satu cara baca, termasuk juga kanji yang baru kita pelajari. Namun untuk sekarang kita tidak akan mempelajari bacaan lainnya.

Yang kedua adalah kanji untuk angka 2 yaitu 二:

Lagi-lagi masuk akal kan? Kanji untuk angka 2 adalah dua garis mendatar! Perhatikan urutannya, bahwa kita mulai dari garis yang atas terlebih dahulu. Cara membacanya adalah に (ni).

Mungkin kamu sudah bisa menebak bahwa kanji berikutnya adalah 三 yang artinya angka 3:

Ini sangat menarik karena ketiga kanji tadi sebetulnya jauh lebih mudah dibandingkan 1 2 3 yang biasa kita kenal! Cara membaca 三 adalah さん (san).

Kanji terakhir yang akan dibahas di sini sayangnya bukan angka 4, karena bentuknya bukanlah empat garis mendatar seperti yang kamu harapkan. Yang akan kita pelajari adalah kanji untuk angka 10 yaitu 十. Sebetulnya ada cara gampang untuk mengingat kenapa bentuknya begitu. Kamu pasti masih ingat angka Romawi yang diajarkan di SD kan? Menggunakan angka Romawi, cara menulis 10 adalah X. Nah bentuk X tersebut, kalau diputar ke kanan sedikit, akan menjadi 十 yaitu kanji untuk 10. Inilah cara menggambarnya:

Pertama gambar garis horizontalnya dari kiri ke kanan, lalu garis vertikalnya dari atas ke bawah. Cara membacanya adalah じゅう (juu).

Betul kan mudah? Inilah rangkuman semua kanji tadi dan cara membacanya:

Kanji Kana Romaji Arti
いち ichi satu
ni dua
さん san tiga
じゅう juu sepuluh

Aku mau menulis dengan caraku sendiri!

Sebaiknya jangan…

Kenapa cara menulisnya harus dilakukan dengan benar? Pertama, hal tersebut sebetulnya memudahkan kita membaca tulisan orang lain! Di Jepang sana setiap orang diajari urutan dan arah guratan yang benar di sekolah. Kalau kita juga mengikuti cara menulis yang sama dengan mereka, saat bertemu tulisan orang lain yang seringnya acak-acakan kita akan sangat terbantu. Ini karena sekacau-kacaunya tulisan orang, karena urutan dan arah guratannya sama, pasti kita bisa merasakan aliran garis-garisnya.

Kamu bisa bandingkan tulisan tangan penyanyi Tanaka Reina di bawah dengan font komputer. Menguasai urutan menulis yang benar akan sangat membantu membaca tulisan tangannya, sebab walaupun bentuknya berbeda aliran garis-garisnya masih tetap bisa terasa:

Ini terlebih lagi penting dalam membaca gaya tulisan kaligrafi di mana kuasnya mengalir begitu saja:

Kamu bisa melihat pada gambar di atas bahwa gaya kaligrafinya seakan-akan seperti permainan menghubungkan titik-titik saja. Makannya, kita harus tahu titik-titik awal setiap guratannya.

Kedua, mengetahui cara menulis yang benar memudahkan kita dalam melakukan pencarian di kamus. Misalnya kita menemui kanji 鋼 (baja) saat membaca suatu buku. Buku nyata, jadi tidak mungkin copy-paste ke program kamus! Kalaupun kita belum pernah menemui kanji itu sebelumnya, orang yang sudah terlatih bisa tahu bahwa kanji tersebut terdiri dari 16 guratan. Dari informasi tersebut kita akan bisa menemukan kanjinya dengan cepat baik di kamus elektronik maupun kamus cetak.

Sedikit soal

Di artikel lain kita akan menggunakan kanji-kanji tersebut untuk sedikit berhitung. Untuk sekarang, coba tebak cara membaca dan arti dari angka-angka berikut. Cara kerjanya sebetulnya tidak rumit, jadi kalau tebakanmu salah coba selidiki polanya dari kunci jawabannya:

Soal Kunci jawaban
十一 じゅういち (juuichi, 11)
十二 じゅうに (juuni, 12)
十三 じゅうさん (juusan, 13)
二十 にじゅう (nijuu, 20 (dua-puluh))
二十一 にじゅうにち (nijuuichi, 21 (dua-puluh-satu))
三十二 さんじゅうに (sanjuuni, 32 (tiga-puluh-dua))

Kalau tetap tidak mengerti, tentunya kamu bisa bertanya di komentar…

]]>
http://www.yumeko.web.id/2008/05/29/4-kanji-pertamamu-dan-kenapa-harus-menulis-dengan-cara-yang-benar/feed/ 11