Tutorial Watarasebashi #01 – Belajar bahasa Jepang secara alternatif menggunakan lagu

Selasa, 10 Juni 2008 oleh Agro Rachmatullah

Matsuura Aya pada PV Watarasebashi
Matsuura Aya di PV Watarasebashi

Kamu beruntung sekali datang hari ini, karena sekarang kita akan mencoba sesuatu yang benar-benar berbeda! Kita akan belajar bahasa Jepang dari nol, ya, dari nol, dengan perantara sebuah lagu. Begini metodenya…

Lagu yang akan kita pelajari adalah Watarasebashi, tembang indah tahun 90-an. Lagu karangan Moritaka Chisato ini telah dinyanyikan ulang oleh beberapa penyanyi dan saya pribadi mengenalnya melalui Matsuura Aya. Kita akan berusaha memahami liriknya dari awal sampai akhir, sedikit demi sedikit. Nah, setiap kali kita bertemu suatu tata bahasa baru, maka kita akan membahas tata bahasa tersebut. Apa yang telah kita pelajari di suatu episode akan menjadi fondasi bagi episode-episode selanjutnya. Jadi, cara mengikuti seri ini adalah dengan membaca secara urut dari episode pertama sampai akhir.

Baca kelanjutannya »

Tutorial bahasa Jepang Tae Kim: verba (kata kerja)

Senin, 9 Juni 2008 oleh Agro Rachmatullah

Materi dan soal latihan untuk bab verba pada tutorial Tae Kim telah diterjemahkan. Point yang paling penting adalah bahwa yang dibutuhkan oleh kalimat bahasa Jepang lengkap hanyalah verba. Setelah mempelajari bab tersebut, kamu bisa mengungkapkan hal-hal yang melibatkan aksi seperti “Saya makan” dan “Siapa yang datang?” Selanjutnya yang akan diterjemahkan adalah bab mengenai konjugasi negatif verba.

Bagi yang belum tahu: Apa itu Tutorial Tae Kim?

Tutorial Tae Kim adalah tutorial bahasa Jepang yang berusaha menerangkan dengan cara yang masuk akal, mengajak kamu berpikir tentang bahasa Jepang sebagaimana orang Jepang memahaminya. Di antara berbagai buku tentang bahasa Jepang yang pernah saya baca, inilah pegangan yang menurut saya terbaik dan paling mudah dimengerti (oleh karenanya saya menerjemahkannya).

Untuk menikmatinya, kamu sebelumnya harus bisa membaca hiragana dan katakana. Namun jangan khawatir, kalau saat ini kamu belum ada waktu untuk mempelajari kedua jenis huruf tersebut, artikel-artikel pada Yumeko akan seringkali mengambil materi dari tutorial Tae Kim dan disajikan dengan disertai romaji.

Nanti kalau bab yang diterjemahkan sudah cukup banyak, saya akan menyediakan versi zip-nya agar kamu bisa mudah berbagi materi belajar bahasa Jepang tersebut ke teman-teman.

Ibu dan ayah: “haha” atau “okaasan”? “chichi” atau “otousan”?

Sabtu, 7 Juni 2008 oleh Agro Rachmatullah

Terdapat banyak sekali kata untuk konsep ayah dan ibu. Di artikel ini kita hanya akan membahas dua untuk masing-masing dan melihat perbedaan penggunaannya.

(haha) dan お母さん (okaasan) sama-sama berarti ibu. Walaupun begitu, “okaasan” terdengar lebih menghormati. Oleh karenanya, untuk menyebut ibu dari lawan bicara kita menggunakan “okaasan”. Contohnya:

お母さんは家にいる?
okaasan wa ie ni iru?
Apa ibu kamu di rumah?

家 (ie): rumah
いる (iru): ada

Baca kelanjutannya »

Tips dan trik menggunakan Input Method Editor (IME) bahasa Jepang di Windows XP – bagian 1

Jum'at, 6 Juni 2008 oleh Agro Rachmatullah

Menulis bahasa Jepang menggunakan Input Method Editor (IME) Windows XP

Pada artikel kemarin telah dibahas cara menginstall IME di Windows XP agar kamu bisa menulis huruf Jepang. Setelah mengetahui dasarnya, sekarang kita akan membahas kesalahan-kesalahan yang umum terjadi dan beberapa penggunaan lebih lanjutnya.

Baca kelanjutannya »

Cara menulis huruf Jepang di Windows XP: Menginstall Microsoft Input Method Editor (IME)

Kamis, 5 Juni 2008 oleh Agro Rachmatullah

Screenshot IME pada Windows XP menulis シャボン玉 (shabondama, gelembung sabun)

Setelah menginstall font Jepang, langkah selanjutnya untuk mendukung studi bahasa Jepangmu adalah dengan menginstall Input Method Editor atau IME. Dengan IME tersebut kamu bisa menulis huruf Jepang di komputer menggunakan keyboard biasa, baik hiragana, katakana, maupun kanji!

Dengan kemampuan tersebut, kamu bisa melakukan sangat banyak hal baru! Kamu bisa dengan mudah mencek penulisan suatu kata tanpa membuka kamus. Kamu bisa melakukan pencarian kata-kata bahasa Jepang di Google maupun Wikipedia Bahasa Jepang. Kamu juga bisa berinteraksi di situs-situs berbahasa Jepang seperti 2ch maupun berkorespondensi dengan orang Jepang melalui email dan IM. Tentu saja, kamu juga bisa menggunakan kanji-kanjinya sebagai elemen misterius pada desain grafismu.

Baca kelanjutannya »

Kanjiku: Di tengah sawah padi (田 dan 中) – tanaka

Rabu, 4 Juni 2008 oleh Agro Rachmatullah

Seri belajar menulis kanji ini akan kita beri nama Kanjiku. Penulisannya adalah 漢字区, dengan 漢字 berarti “kanji” dan 区 (ku) berarti “distrik”. 区 (ku) di sini seperti nama daerah 渋谷区 (shibuya-ku) dan 新宿区 (shinjuku-ku). Ya, kamu baru saja memasuki distrik kanji dari Yumeko!

Kita akan melanjutkan perkenalan kita dengan kanji, dan kali ini giliran kanji untuk “sawah padi” dan “tengah”. Kedua kanji tersebut sangat mudah dan di Jepang sana diajarkan di kelas 1 SD.

Sawah padi: 田 (ta)

Sawah padi dilihat dari atas dan kemiripannya dengan kanji 田 (ta)

Di bahasa Jepang, “sawah padi” adalah “ta”. Nemoniknya adalah “tanam”, karena “sawah padi” tentunya digunakan untuk menanam padi.

Kanji untuk sawah padi sangat mirip dengan petak-petak sawah asli, yaitu 田:

Urutan guratan kanji 田 (ta, sawah padi)

Baca kelanjutannya »

Tutorial bahasa Jepang Tae Kim: latihan adjektiva (kata sifat)

Selasa, 3 Juni 2008 oleh Agro Rachmatullah

Soal latihan untuk bab adjektiva pada tutorial Tae Kim telah diterjemahkan. Berikutnya adalah penerjemahan tentang dasar-dasar verba (kata kerja), dan di situlah asyiknya (susahnya?) konjugasi dimulai… Sebagai informasi tambahan, sekarang pranala ke versi bahasa Indonesianya sudah ada di halaman depan versi bahasa Inggrisnya!

Apa itu Tutorial Tae Kim?

Tutorial Tae Kim adalah tutorial bahasa Jepang yang berusaha menerangkan dengan cara yang masuk akal, mengajak kamu berpikir tentang bahasa Jepang sebagaimana orang Jepang memahaminya. Di antara berbagai buku tentang bahasa Jepang yang pernah saya baca, inilah pegangan yang menurut saya terbaik dan paling mudah dimengerti (oleh karenanya saya menerjemahkannya).

Untuk menikmatinya, kamu sebelumnya harus bisa membaca hiragana dan katakana. Namun jangan khawatir, kalau saat ini kamu belum ada waktu untuk mempelajari kedua jenis huruf tersebut, artikel-artikel pada Yumeko akan seringkali mengambil materi dari tutorial Tae Kim dan disajikan dengan disertai romaji.

Nanti kalau bab yang diterjemahkan sudah cukup banyak, saya akan menyediakan versi zip-nya agar kamu bisa mudah berbagi materi belajar bahasa Jepang tersebut ke teman-teman.

Tebak-tebakan kata: 一、二、三、十

Minggu, 1 Juni 2008 oleh Agro Rachmatullah

Di artikel lalu kita telah belajar kanji-kanji mudah 一、二、三、dan 十 (ichi, ni, san, juu) yang artinya masing-masing 1, 2, 3, dan 10. Bagi yang belum membacanya, ayo lirik dulu sebentar. Sekarang kita akan menggunakan pengetahuan tersebut untuk sedikit bermain tebak-tebakan.

Caranya sangat mudah. Saya akan memberikan suatu kata atau istilah dalam kanji, dan kamu harus menebak artinya! Kalaupun kamu belum bisa membacanya atau belum tahu seluruh kanji yang membentuknya, kalau teliti pasti kamu bisa mendapatkan jawabannya. Pilih dari dua jawaban yang mungkin.

Klik jawaban yang disembunyikan untuk memunculkannya.

第一次世界大戦
a) perang dunia ke-1
b) perang dunia ke-2
Jawaban: a (Memuat kanji untuk satu 「一」. Dibaca “dai-ichi-ji sekai taisen”)

Baca kelanjutannya »

Cara orang Jepang tertawa di Internet

Sabtu, 31 Mei 2008 oleh Agro Rachmatullah

Kita semua tentunya tahu “LOL”, singkatan dari “Laugh Out Loud” atau tertawa keras. Di Internet, misalnya di forum dan saat chatting, singkatan tersebut sering dipakai sebagai simbol bahwa seseorang tertawa.

Nah, orang Jepang ternyata punya versinya sendiri! LOL versi Jepang adalah “w”. Ya, satu huruf “w”, seperti contoh berikut yang diambil dari sebuah channel IRC (nama disamarkan):

A: 管理者かな~
A: kanrisha kana…
A: Kamu admin di sini bukan ya?

B: ねぇよw
B: Nee yo w
B: Nggak lah LOL

管理者 (kanrisha): administrator

かな (kana) digunakan saat seseorang berpikir apakah sesuatu benar atau tidak. “Bener nggak ya?”, “Bisa nggak ya?”, “Apa betul?”, dsb. ねぇ (nee) di sini adalah bahasa gaul dan maksudnya じゃない (janai, tidak). (ciri bahasa gaul adalah mengkorupsi kata-kata sebenarnya)

Kembali ke topik. Kenapa “w”?

Baca kelanjutannya »

Penjumlahan dan pengurangan

Jum'at, 30 Mei 2008 oleh Agro Rachmatullah

Kemarin kita mempelajari kanji 一, 二, 三, dan 十. Seperti dijanjikan, kita sekarang akan menggunakannya untuk sedikit berhitung. Berita buruknya adalah, sebetulnya di matematika, dan untuk hal-hal yang menggunakan angka pada umumnya, kanjinya tidak dipakai lagi! Ya, simbol yang telah kita kenal baik yaitu 0-9 lebih banyak digunakan di zaman modern ini. Namun berita baiknya adalah kanji tersebut belum sepenuhnya hilang! Beberapa istilah umum masih menggunakan kanjinya, dan terkadang ada yang sengaja menggunakan kanjinya untuk memberikan sehembus aura kuno atau kesan klasik.

Contohnya, cover belakang majalah Bungei Shunjuu yang saya punya menggunakan kanji untuk harganya:

Bisa melihat kanji 三 di situ kan? (Harganya adalah 730 yen)

Sekarang kembali ke topik kita kali ini yaitu berhitung. Kita akan belajar penjumlahan dan pengurangan, jadi pertama-tama mari kita pelajari istilahnya.

Baca kelanjutannya »